Karena dana dari manajemen klub lama untuk pembayaran gaji terakhir yang tertunggak pada musim lalu tak kunjung cair, Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), H. Umuh Muchtar kembali harus merogoh kocek pribadinya. Kendati belum bisa melunasinya seratus persen, Umuh sudah menjanjikan kepada para pemain dan ofisial tim untuk membayarkan utang manajemen klub lama itu.
"Kalau masalah gaji tertunggak ini tak diselesaikan, saya khawatir akan mengganggu konsentrasi dan semangat para pemain menghadapi kompetisi. Karena itu, meski mungkin baru 60 sampai 70 persen, saya berjanji akan membayarkan utang itu dalam satu-dua hari ke depan. Saya pakai uang pribadi dulu," kata Umuh, usai sesi latihan sore Persib di Stadion Persib, Jln. A. Yani Bandung, Selasa (8/9).
Umuh mengatakan, sebenarnya dirinya merasa sangat berat untuk bisa menanggulangi pembayaran gaji pemain dan ofisial yang tertunggak pada musim lalu itu. Pasalnya dalam waktu bersamaan, ia juga harus menyiapkan dana yang tidak sedikit untuk pembayaran uang muka pemain yang besarnya 20 persen dari nilai kontrak.
"Pada saat saya menjelaskan hal itu kepada para pemain, mereka (para pemain, red) sebenarnya karunyaeun ka sayah. Sebab mereka tahu, utang itu sebenarnya bukan tanggung jawab saya, tapi manajemen klub lama," tutur Umuh.
Ketika ditanyakan berapa dana segar yang disiapkan untuk pembayaran gaji pemain dan ofisial yang tertunggak itu, Umuh menolak menyebutkannya. "Yang pasti, untuk semuanya sekitar 980 juta. Tapi mungkin saya belum bisa tanggulangi semuanya dulu," jawab Umuh.
Soal rencana Umuh menanggulangi pembayaran utang gaji pemain dan ofisial itu, dibenarkan oleh penjaga gawang Persib, Cecep Supriyatna. "Betul, Pak Haji (Umuh) sudah bilang akan membayarkan gaji tahun lalu itu dengan uang pribadinya dulu," kata Cepi, sapaan pemain paling senior di tim Persib 2009 ini. (B.82)**
Sumber berita: Galamedia
By: Balad Persib

0 comments:
Post a Comment