Pengusaha Bandung Khawatir Persib Tidak Berlaga di LSI

10 September 2009

BANDUNG, (PRLM).- Keterlibatan konsorsium di dalam PT PBB bermula dari kekhawatiran pengusaha asal Bandung yang juga bobotoh saat mengetahui Persib terancam tidak bisa berlaga di LSI 2009-2010 karena dililit kesulitan keuangan. Hal itu dikatakan M. Farhan dari konsorsium tersebut di Bandung, Rabu.

"Sejak tahu begitu, kemudian ada tawaran dari pimpinan konsorsium Glenn Sugita yang juga merangkul orang Bandung yang lain untuk sama-sama patungan membantu Persib dalam bentuk sebuah konsorsium. Sebab kalau bantuan diberikan dalam bentuk orang per orang, dikhawatirkan tidak akan terkelola secara profesional," ucapnya.

Glenn sendiri dikenal sebagai seorang pengusaha yang bergerak di sejumlah bisnis. Sejumlah perusahaan yang ditangani mantan petenis Jabar ini antara lain Bank BTPN, Alfamart, dan PT Northstar Pacific Capital.

Peter Tanuri yang kemudian menjabat sebagai Wakil Komusaris Utama PT PBB mengatakan, dana yang akan digelontorkan konsorsium tahun ini memang hanya Rp 20 miliar. Namun jika di perjalanan ada kekurangan dana, konsorsium siap menggulirkan tambahan dana untuk menutupinya. Meski demikian manajemen harus tetap berusaha menggunakan dana seefisien mungkin. Kalau bisa, cukup hanya dengan Rp 20 miliar yang ada.

"Yang penting, perjalanan Persib menuju LSI musim ini lancar. Pemain dan ofisial tidak perlu lagi mengkhawatirkan masalah finansial," katanya.

Direktur Utama PT PBB yang juga Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar mengaku amat bersyukur dengan kehadiran konsorsium yang siap membantu pembiayaan tim. "Selama dana yang diberikan konsorsium mencukupi, tidak perlu lagi kami menunggu-nunggu cairnya APBD," ucap Umuh seraya mengatakan konsorsium siap untuk tidak mengubah nama Persib dan tetap menjadikan Bandung sebagai markasnya.

Ucapan syukur yang senada disampaikan pula Eka Ramdani sebagai perwakilan permain. "Kami akan menjawab kepercayaan yang telah mereka berikan dengan menampilkan permainan yang terbaik selama membela Persib," ujarnya.

Secara khusus Dede Yusuf yang berperan sebagai penjembatan awal antara PT PBB dengan konsorsium tersebut juga menitipkan pesan yang tidak jauh berbeda dengan dengan janji yang sudah disampaikan pemain. "Anggota konsorsium sudah mengucurkan keringat mereka untuk membantu keuangan Persib. Keringat itu harus diganti dengan keringat pemain untuk menjadikan Persib juara di LSI," ucapnya. (A-184/A-26).***


Sumber berita: Pikiran Rakyat

By: Balad Persib

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger