Menurut Jaya, setelah dua kali melakoni partai tandang di pertandingan perdana, PT LI mengistirahatkan Persib selama sebulan lebih dan baru akan melakoni pertandingan selanjutnya pada tanggal 21 November.
"Jadwal kali ini saya pandang tetap merugikan Persib karena kita istirahat kompetisinya selama satu bulan setengah. Tentu waktu jeda yang lama ini merugikan persiapan tim," kata Jaya.
Dalam draf jadwal LSI 2009/10, partai perdana Persib akan digelar pada 11 Oktober melawan tuan rumah PSM Makassar, dilanjutkan partai tandang selanjutnya melawan tuan rumah Persiba Balikpapan pada 14 Oktober. Setelah dua partai tandang itu, Persib baru kembali main pada 21 November melawan Pelita Jaya dan 24 November melawan Persitara di Stadion Si Jalak Harupat.
Jeda jadwal yang cukup panjang merupakan kompensasi perlakuan khusus kepada tim penyumbang pemain timnas terbanyak. Persib, Sriwijaya, Persipura, dan beberapa tim lainnya mendapatkan perlakuan khusus karena beberapa pemain intinya harus bergabung dalam pelatnas jangka pendek PSSI untuk persiapan pertandingan Pra-Piala Asia yang baru akan selesai pada tanggal 14 November nanti.
"Partai pertama harus tandang itu tidak masalah bagi kita karena kita dari sekarang akan mempersiapkan segala sesuatunya. Namun di saat kita sudah in dalam kompetisi, tiba-tiba harus istirahat yang sangat panjang. Mental dan fisik pemain yang sedang on fire tiba-tiba harus dikendurkan lagi karena istirahat. Permainan kita menurun musim lalu karena jeda pertandingan ke pertandingannya sangat lama," kata Jaya.
Tapi di sisi lain, Jaya mengaku bahwa komposisi jadwal tersebut sedikit menguntungkan timnya karena lima pemain timnasnya bisa memperkuat Persib. "Kita untungnya karena kekuatan kita saat pertandingan home nanti dalam kekuatan penuh. Ya, sekarang saya hanya bisa menerima saja jadwalnya sudah seperti ini," kata Jaya.
Laga amal dompet untuk gempa bumi antara tim Bentang Bandung yang bermaterikan mantan pemain Persib melawan para pemain Persib LSI 2009/10 yang digelar di Stadion Sidolig Bandung, Sabtu (12/9) sore, berhasil mengumpulkan dana untuk korban gempa sebesar Rp 18.090.000.
Penggagas acara, Yusuf Bahtiar, mengatakan, seluruh sumbangan akan diberikan kepada korban gempa di Bandung selatan. (tor)
Sumber Berita: Tribun Jabar
By: Balad Persib

2 comments:
Bagaimana pun terjadi tetaplah Persib..
Dah biasa kali bikin jadwal semrawut!
Post a Comment