Showing posts with label Stadion Persib. Show all posts
Showing posts with label Stadion Persib. Show all posts

Stadion Persib Sudah Bisa Digunakan

2 March 2012
AHMAD YANI,(GM)-
Meski lapangan Stadion Persib di Jln. Ahmad Yani sudah bisa digunakan pada pertengahan Maret, Persib Bandung tetap tidak bisa berlatih secara permanen di sana. Pasalnya, harus berbagi dengan masyarakat umum yang hendak menggunakannya.

"Pada pekan kedua Maret lapangan sudah bisa digunakan. Tetapi Persib tidak bisa menggunakannya seperti musim-musim sebelumnya. Persib tidak bisa menggunakannya setiap hari sepanjang musim," kata Kepala Pengelola Stadion Persib Bandung, Fiator Ambarita di kantornya, Kamis (1/3).

Diungkapkan Fiator, Stadion Persib merupakan milik Pemkot Bandung. Stadion ini diperbaiki untuk dapat bisa digunakan oleh masyarakat umum. Masyarakat bisa menggunakannya dengan menyewanya.

"Sama seperti Persib, masyarakat bisa menggunakannya juga. Karena ini fasilitas umum yang dibangun oleh pemerintah," kata Fiator.

Namun, ujarnya, Persib tentu akan lebih diprioritaskan untuk menggunakan fasilitas stadion. "Kalau Persib pasti akan memiliki kesempatan lebih dibandingkan yang lainnya. Tetapi, tidak bisa memonopoli seperti sebelumnya," katanya.

Diungkapkan Fiator, hingga saat ini manajemen Persib belum pernah menghubungi pengelola Stadion Persib terkait rencana penggunaan stadion. Sehingga belum diketahui kemungkinan Persib akan memulai berlatih.

"Kita tidak tahu kapan Persib akan mulai berlatih di sini. Karena belum ada pembicaraan tentang hal itu," katanya.

Sebelumnya pelatih Persib Bandung, Drago Mamic sempat berharap bisa segera menggunakan lapangan Stadion Persib agar anak asuhnya bisa memanfaatkan waktu dengan baik dan berlatih dua kali sehari.

Selama ini Persib terpaksa berpindah-pindah tempat latihan, mulai dari Stadion Siliwangi, Lapangan Brigif hingga Lapangan Gunung Bohong.

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

Lapangan Persib Belum Bisa Digunakan

24 December 2011
AHMAD YANI,(GM)-
Persib Bandung harus menunda kembali rencana untuk menggunakan Stadion Persib di Jln. Ahmad Yani sebagai tempat latihan. Pasalnya, lapangan tersebut baru dapat digunakan pada Maret mendatang.

"Lapangan baru dapat digunakan untuk latihan pada Maret 2012 mendatang. Saat ini masih belum bisa digunakan untuk latihan Persib," ujar pengelola Stadion Persib, Fiator Ambarita di Stadion Persib.

Diungkapkan Fiator, saat ini perbaikan lapangan Stadion Persib masih dalam proses penyelesaian tahap akhir. Lapangan telah selesai diperbaiki. Rumput pun telah diganti seluruhnya.

"Kini masuk dalam tahap pemeliharaan sebelum diserahterimakan ke Pemkot Bandung," tutur mantan pemain Bandung Raya ini.

Tahap pemeliharaan yang dimaksud, yaitu proses pengerasan lapangan. Lapangan masih harus dikeraskan dengan menggunakan stoomwalls sekali lagi. Sebelumnya sempat diratakan dengan stoomwalls mini.

"Memang sudah sempat diratakan, tetapi dengan menggunakan stoomwalls kecil. Sepertinya masih belum terlalu rata dan padat. Sehingga perlu dilakukan proses perataan lagi," jelasnya.

Selain itu, lanjut Fiator, rumput di lapangan juga masih renggang. Sehingga masih harus menunggu proses perapatan secara alami.

Manajer Persib Bandung, H. Umuh Muchtar juga sempat berharap Persib bisa kembali menggunakan Stadion Persib. Pasalnya sejak stadion tersebut direnovasi, Persib terpaksa harus berpindah-pindah tempat latihan.

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

Renovasi Lapangan Stadion Persib Hampir Rampung

20 October 2011

BANDUNG, (PRLM).- Renovasi Stadion Persib Jalan Ahmad Yani, Bandung, hampir rampung dilakukan. Hingga Rabu (18/10), pemasangan rumput Stadion Persib, Jalan Ahmad Yani, Bandung, sudah mencapai 90 persen.

Kepala pengelola Stadion Persib Fiator Ambarita mengatakan, setelah pemasangan rumput selesai, hanya tinggal beberapa tahapan lagi hingga renovasi selesai. "Untuk rumput ini akan selesai sekitar November. Kita mulai pengerjaan renovasi ini sejak Agustus," ujarnya ketika ditemui di ruang kerjanya, di Stadion Persib, Jalan Ahmad Yani, Bandung, Rabu (18/10).

Lapangan Stadion Persib saat ini ditanami jenis rumput gajah seperti yang digunakan di Stadion Siliwangi. Menurut Fiator jenis rumput tersebut dipilih karena lebih kuat dan juga lebih mudah dalam segi perawatan.

Dia menuturkan, setelah rumput selesai dipasang, tahapan selanjutnya adalah pemerataan rumput dengan menggunakan stum. Selain itu, para pekerja juga masih harus melakukan pemisahan antara rumput gajah dengan rumput-rumput liar yang menempel disana.

Meskipun pengerjaan renovasi lapangan akan selesai pada bulan November, namun lapangan baru bisa digunakan pada Februari 2012 mendatang. "Karena rumput baru dipasang, tapi belum kuat. Jadi masih harus masa perawatan dulu selama tiga bulan mulai Desember sampai Februari," katanya.

Dengan begitu, pada Februari mendatang para punggawa "Maung Bandung" sudah mulai bisa menggunakan kembali lapangan Stadion Persib yang juga dikenal dengan nama lapangan Sidolig itu. Perbaikan lapangan Stadion Sidolig memang cukup dinantikan karena idealnya lapangan tersebut menjadi tempat berlatih para pemain asuhan Pelatih Drago Mamic.

Sumber: PR

By: BP

Read more >>

Lapangan Buruk Latihan Jalan Terus

19 May 2011
AHMAD YANI,(GM)-
Kendati kondisi lapangan Stadion Persib yang dijadikan tempat latihan tim Maung Bandung pada, Rabu (18/5) pagi, dianggap tidak layak, namun bagi gelandang asal Montenegro, Miljan Radovic tidak terlalu mempermasalahkannya. Hanya saja, dengan kondisi lapangan yang di beberapa titik berkubang air akibat guyuran hujan, pemain Persib bernomor punggung 58 ini harus lebih hati-hati untuk menghindari cedera.

"Lapangan memang kurang bagus. Tapi, bagaimanapun saya harus tetap latihan. Yang harus saya lakukan adalah beradaptasi dengan kondisi lapangan. Selain itu, saya juga harus lebih berhati-hati," kata pemain yang sudah menyumbangkan 4 gol untuk Persib ini.

"Ya memang lapangan ini kurang bagus, saya kira tidak perlu saya jelaskan seperti apa. Tapi bagaimana pun harus tetap latihan, saya harus beradaptasi dengan kondisi di sini," katanya ketika ditemui seusai latihan di Lapangan Stadion Persib, Jalan Ahmad Yani, Bandung, kemarin. (B.82)**

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

Stadion Persib Siap Direnovasi

3 May 2011
WASTUKANCANA,(GM)-
Pemerintah Kota Bandung menyiapkan anggaran sebesar Rp 600 juta untuk renovasi Stadion Persib (SIDOLIG) yang berlokasi di Jln. A. Yani Bandung. Perbaikan yang dilakukan seperti rumputisasi lapangan, perbaikan mes yang bocor, dan pengecatan. Terakhir, Lapangan SIDOLIG atau Stadion Persib ini sempat diperbaiki pada 2009.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung, Ebet Hidayat, usai menghadiri peringatan Hari Pendidikan Nasional tingkat Kota Bandung di plaza balai kota, Jln. Wastukancana, Senin (2/5).

Menurut Ebet, perbaikan Stadion Persib akan disesuaikan dengan besarnya dana yang ada. Bila memadai, maka selain rumputisasi juga akan dilakukan perbaikan mes yang bocor dan pengecatan.

Dikatakan Ebet, perbaikan stadion menurut rencana akan dilakukan saat kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) berakhir. Karena stadion ini pun digunakan sebagai markas Persib senior dan junior. Kemungkinan perbaikan baru akan dilaksanakan pada bulan Puasa atau Agustus mendatang.

"Saat ini masih dalam proses lelang. Untuk lelangnya, kita lakukan melalui e-proc (electronic procurement) Pemkot Bandung. Kemungkinan perbaikan baru akan dilaksanakan pada bulan Puasa mendatang," terangnya.

Untuk Stadion Persib, Ebet menambahkan, terakhir perbaikannya dilakukan pada 2009. Namun saat itu stadion ini masih berada di bawah tanggung jawab Dinas Pendidikan Kota Bandung. Setelah terbentuk Dispora, barulah tanggung jawabnya dialihkan.

Tak hanya SIDOLIG, kata Ebet, pihaknya pun melakukan perbaikan Stadion Lodaya. Namun untuk Stadion Lodaya ini, ia tak mengetahui secara pasti berapa jumlah dana yang dianggarkan. "Untuk pemeliharaan stadion, kita lakukan untuk dua tempat yakni SIDOLIG dan Lodaya," tuturnya.

Sementara Wali Kota Bandung, Dada Rosada mengatakan, pemeliharaan Stadion Persib dilakukan bila memang dirasakan penting dan diperlukan. Sebab, stadion ini digunakan untuk kepentingan bersama. "Kalau ada yang rusak, masa tidak diperbaiki," katanya. (B.95)**

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

PENONTON GANGGU LATIHAN

3 November 2009

PEMAIN THAILAND SUCHAO NUTNUM AKAN TIBA SORE INI

PEMAIN baru Persib Dhian Fachrudin (kiri) berusaha merebut bola dari Munadi pada sesi latihan pagi di Stadion Persib, Jln. Ahmad Yani Bandung, Senin (2/11). Dhian dan kiper asal Thailand, Shintaweechai "Kosin" Hathairattanakool, pertama kali berlatih bersama pemain Persib lainnya pada sesi pagi tersebut.* HARRY SURJANA/"PR"

BANDUNG, (PR).-
Membeludaknya penonton yang memenuhi Stadion Persib Jalan Ahmad Yani Bandung, Senin (2/11) sore, membuat program latihan skuad "Pangeran Biru" terganggu. Ribuan penonton yang ingin melihat kiper baru Persib asal Thailand Sinthaweechai "Kosin" Hathairattanakool membanjiri stadion, bahkan meluber sampai ke lapangan hingga membuyarkan konsentrasi Cristian Gonzales dkk. Walhasil, latihan pun berjalan tidak fokus.

Bahkan saat pemain diinstruksikan berlatih melesakkan bola ke gawang untuk mengasah naluri gol mereka, si kulit bundar melesat tak tentu arah. Pemain seakan sengaja menembakkan bola ke segala arah tanpa langsung mengarahkannya ke gawang.

Pelatih Jaya Hartono tidak dapat berkomentar banyak dengan kondisi tersebut. Ia hanya kembali meminta bobotoh untuk bersikap tertib, menonton di tribun yang sudah disediakan dan tidak masuk ke lapangan karena dapat mengganggu konsentrasi pemain.

Kondisi yang sudah berulang kali terjadi itu akhirnya membuat Jaya melaporkan hal tersebut kepada manajer. Ia meminta agar manajemen mengizinkan perpindahan latihan ke tempat lain yang lebih representatif.

"Saya minta kalau boleh kami pindah ke lapangan lain. Mungkin mulai besok (Selasa-red.) kami mulai berlatih di tempat yang baru," ucap Jaya seusai latihan. Selain karena faktor penonton, kondisi lapangan yang keras juga menjadi alasan lain yang membuat Jaya meminta perpindahan tempat latihan.

Menurut Jaya, lapangan Stadion Persib saat ini sangat keras dan diperparah dengan permukaan yang tidak rata. Lekukan permukaan lapangan itu yang dapat membahayakan pemain, seperti Gilang Angga yang pekan lalu mengalami cedera setelah terpeleset di bagian lapangan yang agak menjorok ke dalam. Selain Gilang, Aji Nurpijal dan Airlangga pun mengeluhkan kondisi lapangan yang keras dan pernah pula mengalami cedera ankle karenanya.

Menanggapi permintaan tersebut, Manajer Umuh Muchtar mengatakan ia tengah mengusahakan agar Persib dapat menggunakan lapangan Stadion Siliwangi. Ia sudah menjalin komunikasi dengan Kajasdam III/Siliwangi Letkol Inf. Prasodjo Budi supaya Persib diizinkan menggunakan lapangan mulai Selasa (3/11) sore ini.

"Kalau di Siliwangi, pasti latihan bisa berjalan lebih lancar karena penonton pun akan berlaku lebih tertib. Selama latihan di Stadion Siliwangi, lapangan Stadion Persib mungkin bisa sambil dirawat supaya saat hujan sudah turun yang membuat lapangan tidak lagi keras, latihan bisa kembali dilakukan di Ahmad Yani," tutur Umuh.

Lebih lanjut Umuh mengatakan, pada sesi latihan Selasa (3/11) sore nanti, pemain baru Persib asal Thailand lainnya, Suchao Nutnum, direncanakan sudah bisa hadir. Pemain yang memiliki wajah ganteng ini akan tiba di Bandung sore hari. Kalaupun belum bisa ikut berlatih, yang penting pemain yang juga memperkuat tim nasional Thailand tersebut benar-benar bergabung dengan Persib.

Dengan kehadiran Suchao di tim, Jaya Hartono akan mengembalikan Atep ke posisinya semula sebagai gelandang sayap kanan. Jaya amat berharap Suchao dan Atep yang dapat bergerak cepat bisa memberi suplai-suplai bola yang lebih lancar kepada Cristian Gonzales, Hilton Moreira, atau Budi Sudarsono. Suplai bola dari sayap inilah yang minim dimiliki Persib di dua pertandingan awalnya di Liga Super Indonesia (LSI) 2009-2010 kontra Persiba Balikpapan dan PSM Makassar.

Ketajaman umpan-umpan Atep dan Suchao akan diuji saat Persib menggelar partai uji coba melawan Persib U-21 pada Kamis (5/11). Selain untuk melihat ketajaman dua pemain sayap tersebut, Jaya juga ingin menilai kemampuan organisasi pertahanan anak buahnya.

"Yang penting pemain harus disiplin, baik saat menggalang serangan maupun ketika harus siap kembali bertahan dari gempuran balik lawan," ucapnya.

Untuk mempersiapkan kemampuan tersebut, Jaya tengah memfokuskan pemainnya dalam hal pertahanan. Sejauh ini baru pertahanan di lini belakang, tetapi kemudian akan bertahap ke lini tengah, hingga akhirnya depan.

Usai partai uji coba, dua pemain Thailand Kosin dan Suchao harus kembali ke negaranya. Mereka harus berkumpul dengan tim nasional Thailand guna mempersiapkan diri sebelum menghadapi Singapura di ajang Pra-Piala Asia 2011 pada 14 dan 18 November. Setelah itu, pada 19 November keduanya kembali ke Bandung untuk memperkuat Persib yang akan menjamu Pelita Jaya Karawang dan Persitara Jakarta Utara. (A-184)***


Sumber Berita: PR

By: BP

Read more >>

4 Pemain Timnas Tinggalkan Persib

25 October 2009
AHMAD YANI,(GM)-
Persiapan Persib Bandung menghadapi lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 kembali tidak akan diikuti seluruh anggota skuadnya. Sebab, mulai Senin (26/10), empat pemain anggota tim nasional, yaitu Maman Abdurahman, Nova Arianto, Hariono, dan Eka Ramdani bakal kembali bergabung dalam pemusatan latihan tim nasional menghadapi babak kualifikasi Piala Asia 2011, 14 dan 18 November mendatang.

"Ya, saya akan berangkat ke Sawangan (tempat pelatnas, red) pada Senin (26/10) pagi. Sebab, latihan pertama pelatnas kali ini akan dilakukan pada sore hari," kata kapten Persib, Eka Ramdani ketika berbincang dengan "GM" di sela-sela sesi latihan pagi di Stadion Persib, Jln. A. Yani Bandung, Sabtu (24/10).

Pagi itu, gelandang asal Purwakarta yang akrab disapa Ebol itu tidak bergabung dengan rekan-rekannya dalam sesi latihan fisik, lantaran sedikit mengalami demam.

"Daripada hasil latihan selama seminggu sia-sia, saya memilih istirahat. Sebab kalau dipaksakan ikut berlatih, saya pasti harus dirawat lagi," kata Eka yang memang tergolong rentan terserang penyakit ini.

Menurut Eka, pelatnas kali ini dilakukan untuk menghadapi pertandingan lanjutan babak kualifikasi Piala Asia 2011, 14 dan 18 November mendatang. "Setelah pertandingan uji coba melawan Iran batal, rencananya timnas tetap akan melakukan pertandingan pemanasan sebelum main di babak kualifikasi," kata Eka.

Dengan demikian, keempat pemain Persib di tim nasional ini baru akan kembali bergabung dengan tim menjelang pertandingan kandang melawan Pelita Jaya Karawang, 21 November mendatang. (B.82)**

Sumber Berita: Galamedia
By: Balad Persib
Read more >>

Persib Tolak Osvaldo Mayora

22 October 2009
BANDUNG, (PRLM).- Setelah memantau kemampuan Matthew Osvaldo Mayora dalam game internal tiga hari terakhir, jajaran pelatih Persib Bandung sepakat tidak merekomendasikan pemain asal Australia tersebut untuk direkrut manajemen.
Rekomendasi tersebut langsung disampaikan kepada Manajer Umuh Muchtar yang berhalangan hadir untuk memantau langsung latihan skuad “Pangeran Biru” ke Stadion Persib Jalan Ahmad Yani Bandung dikarenakan masih harus beristirahat.
Pelatih Jaya Hartono sebenarnya menilai Matthew sebagai pemain yang bagus. Hanya saja dia tidak memenuhi kriteria yang dibutuhkan Persib saat ini.
“Kebutuhan yang mendesak bagi Persib saat ini ialah kehadiran seorang gelandang sayap dan Matthew tidak bisa melakukan peran tersebut karena ia baru bermain bagus sebagai gelandang serang dan sesekali striker,” tutur Jaya usai memimpin sesi latihan Rabu (21/10) sore.
Kehadiran gelandang sayap tambahan tersebut amat dibutuhkan Persib saat ini yang baru bisa mengandalkan Atep dan Gilang Angga. Idealnya ada tiga pilihan pemain yang berposisi sebagai gelandang sayap supaya memudahkan pelatih saat harus melakukan bongkar pasang pemain. (A-184/A-26).***

Sumber Berita: Pikiran Rakyat
By: Balad Persib
Read more >>

Launching Persib Meriah

9 October 2009

Launching Persib Meriah
Launching tim Persib Bandung meriah. Meski sempat diguyur hujan, namun ribuan pecinta Persib alias bobotoh tetap tidak beranjak di depan panggung utama di stadion Persib, Jalan Ahmad Yani, kemarin.

Acara sendiri baru dimulai sekitar pukul 11.00 WIB. Namun, sejak pukul 09.00 WIB, ribuan bobotoh sudah merangsek masuk ke stadion Persib. Para bobotoh memang tidak dipungut biaya dalam acara ini. Mereka membawa berbagai atribut Maung Bandung, mulai dari syal, kaos, bendera hingga kupluk berbentuk tandung layaknya viking.

Atraksi sebanyak 13 penerjun payung membuka launching klub kesayangan warga Jawa Barat tersebut. Para penerjun dari Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) dan Paskhas TNI AU Lanud Sulaeman ini satu persatu mulai melompat dari pesawatnya. Sesaat kemudian, parasut mereka yang berwarna-warni mulai mengembang. Saat mendarat tepat di samping panggung, ribuan bobotoh mulai bersorak sorai memberikan applaus kepada mereka.

Saat atraksi ini, sempat terjadi insiden kecil. Salah satu penerjun tersesat saat mendarat. Penerjun tersebut mendarat terlalu jauh dari lapangan. Dia mendarat di jalan raya samping stadion Persib yakni di Jalan Laswi. Kejadian ini cukup menghebohkan para bobotoh yang tengah melihat atraksi. Beruntung anggota PMI Kota Bandung dan tim keamanan bisa mengamankan penerjun tersebut. Akhirnya, seluruh penerjun bisa naik ke atas panggung untuk memberikan salam kepada para bobotoh.

Dua tamu istimewa acara yakni wali kota Bandung Dada Rosada dan wakil gubernur Jabar Dede Yusuf didaulat membakar semangat para pemain dan bobotoh. Di bawah guyuran hujan yang cukup deras, Dada meminta para bobotoh bisa mengapresiasi segala permainan skuad Maung Bandung dengan elegan. "Persib harus menang. Dan bobotoh juga harus bersikap dewasa," ujarnya.

Orasi berikutnya disampaikan Dede Yusuf. Dengan nada tinggi, Dede meminta para pemain dan bobotoh untuk mendoakan Persib jadi juara pada Liga Super Indonesia (LSI) musim ini. Dengan target jadi juara ini, Dede berharap semangat para skuad Maung Bandung bisa menggelora. "Persib harus jadi juara! Persib harus maju! Hidup Persib!" teriak Dede.

Setelah orasi keduanya, acara dilanjutkan dengan perkenalan komisaris dan jajaran direksi PT Persib Bandung Bermartabat (PBB). Presiden Direktur PT PBB Umuh Moechtar langsung memperkenalkan selulur jajarannya. Tepuk tangan para bobotoh meramaikan perkenalan ini. Apalagi, saat sang presenter ternama Muhamad Farhan dipanggil. Farhan menjadi Wakil Presiden Direktur mendampingi Umuh.

Untungnya, setelah acara perkenalan jajaran komisaris dan direksi selesai, hujan pun reda. Maka, saat yang dinanti-nanti pun tiba. Satu persatu, para pemain dan pelatih Persib keluar dari mess menuju panggung. Ribuan bobotoh menyambut dengan meriah para pemain idolanya tersebut.

Pembawa acara mulai memanggil satu persatu nama para pemain. Dimulai dari kiper Cecep Supriatna, para pemain pun muncul ke depan panggung. Masing-masing dari mereka membawa syal dan bola yang langsung diberikan kepada para bobotoh. Para bobotoh pun tak luput dari berebut menyabet bola dan syal dari para pemain Persib ini.

Sambutan paling meriah dari bobotoh diberikan kepada striker baru Budi Sudarsono. Selain itu, tak kalah hebatnya adalah riuh tepuk tangan para bobotoh bagi striker Christian Gonzales, Hilton Moreira dan kapten tim Eka Ramdani yang dipanggil terakhir. Termasuk, saat sang pelatih Jaya Hartono dipanggil maju. Setelah lengkap 20 pemain, semuanya memberikan salam dan berpose bagi ribuan penonton.

Launching Persib yang awalnya akan digelar sederhana, memang mendadak meriah. Panitia memang tidak memprediksi bahwa bobotoh akan ramai datang. Apalagi, acara bertepatan dengan hari kerja. Namun, demi kerinduan terhadap skuad baru Persib, ribuan bobotoh yang sebagiannya terlihat memakai seragam sekolah ini memadati lapangan.

Selain perkenalan tim, Viking Persib Club (VPC) pun memberikan sumbangan kepada tim Persib sejumlah Rp50 juta. Sumbangan ini berasal dari pengumpulan kartu anggota VPC. Sumbangan ini nantinya akan diberikan kepada para pemain Maung Bandung sebagai bonus saat mereka memberikan kemenangan.

Presiden Direktur PT PBB Umuh Moechtar mengaku lega atas suksesnya launching Persib, kemarin. Saat ini, pihaknya tinggal memberikan dukungan penuh bagi kemenangan Persib yang hari ini berangkat ke Balikpapan untuk laga perdana tandang kontra Persiba Balikpapan pada Minggu (11/10/2009) nanti. "Sekarang kita tinggal fokus pada memenangkan setiap pertandingan saja. Selain itu ada pekerjaan rumah kita yakni memastikan siapa sponsor utama kita untuk LSI ini," tandas Umuh.

Dengan target juara LSI musim ini, Umuh mengaku para pemain harus memberikan performa terbaiknya. Apalagi, para konsorsium serta jajaran pengurus PT PBB sudah mengupayakan hal yang terbaik bagi keberlangsungan Persib pada LSI musim ini. "Para pemain tinggal berikan yang terbaik bagi warga Jabar. Mereka harus jadi juara," pungkasnya.

Berikut 20 pemain Persib dan nomor punggung:
Dedi haryanto (1)
Edi Hafid Murtado (2)
Irwan Wijasmara (3)
Wildansyah (4)
Maman Abdurahman (5)
Atep (7)
Eka Ramdani (8)
Airlangga (9)
Hiltom Mauro Moriera (10)
Gilang Angga Kusumah (12)
Budi Sudarsono (13)
Munadi (16)
Christian Rene Martinez (17)
Cecep Supriyatna (20)
Hariono (24)
Aji Nurpijal (26)
Cucu Hidayat (27)
Nova Arianto (30)
Chandra Yusuf Ahmad (77)
Christian Gonzales (99)

Sumber Berita: BolaIndo
By: Balad Persib
Read more >>

HUJAN TAK SURUTKAN BOBOTOH


Tim Persib pada Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 secara resmi diperkenalkan kepada masyarakat di Stadion Persib Jalan A. Yani Bandung, Kamis (8/10). Meski hujan deras mengguyur, tidak menyurutkan bobotoh untuk menyaksikan bintang kesayangan mereka. Bobotoh siap memberikan dukungan agar "Pangeran Biru" kembali ke masa-masa kejayaan seperti di era 1995-an.* ANDRI GURNITA/"PR"

DERASNYA hujan yang mengguyur Kota Bandung, tak menyurutkan antusiasme sekitar seribu bobotoh yang hadir di Stadion Persib Jalan Achmad Yani Bandung, Kamis (8/10).

Semangat untuk menyaksikan langsung prajurit "Pangeran Biru" yang akan mengarungi Liga Super Indonesia (LSI) 2009-2010, mengalahkan dinginnya hawa yang terasa saat hujan deras disertai angin kencang berlangsung sekitar hampir satu jam.

Meskipun kerumunan di depan panggung sempat terpecah, bobotoh yang hadir lengkap dengan atribut biru --warna kebanggaan Persib--, tak lantas pergi meninggalkan stadion. Mereka hanya menyingkir ke sisi lapangan untuk mencari tempat untuk meneduh.

Tingginya semangat bobotoh mungkin bisa terwakilkan oleh perjuangan dua orang bobotoh Cianjur yang nekat datang ke Bandung tanpa sepeser pun uang. "Nekat saja, bela-belain dimarahin kondektur kereta api karena tidak bayar. Dari Ciroyom kita jalan kaki demi bisa datang langsung ke acara launching Persib," ucap salah satu di antara mereka tanpa menyebutkan namanya.

Menemani penantian seribu bobotoh yang mulai memadati stadion sejak pukul 9.30 WIB, sejumlah sajian musik yang dipersembahkan bobotoh disajikan dari atas panggung. Hiburan lain yang tak kalah istimewa ialah atraksi tiga puluh penerjun payung dari Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Jawa Barat dan Korps Pasukan Khas TNI AU yang dilakukan sebelum hujan mulai mengguyur. Terlepas dari "melencengnya" salah seorang penerjun hingga ke luar area stadion, sajian tersebut tetap sanggup memukau mata penonton.

Seusai atraksi tersebut, sejenak bobotoh diminta perhatiannya untuk mendengarkan beberapa sambutan yang disampaikan secara bergiliran oleh Manajer Persib Umuh Muhtar, Wali Kota Bandung Dada Rosada, serta Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf. Ketiganya kompak mendoakan agar Persib bisa menampilkan performa terbaiknya musim ini, sehingga gelar juara yang sudah terlepas 14 tahun lamanya bisa kembali ke tatar parahyangan.

Selepas serangkaian sambutan tersebut, bobotoh kembali harus dibuat menunggu. Pasalnya, perangkat sound system tiba-tiba ngadat dan harus menunggu hingga 30 menit.

Akhirnya saat yang dinanti-nanti pun tiba. Satu per satu dari total 20 pemain Persib musim ini keluar dari mes untuk kemudian naik ke atas panggung dengan diiringi jajaran pelatih dan ofisial tim. Setiap pemain yang disebutkan namanya maju ke depan panggung diiringi riuh rendah tepuk tangan penonton.

Tepuk tangan paling membahana ketika giliran striker anyar Persib Budi Sudarsono disebutkan namanya. Tampak malu-malu, Budi membalas tepukan tersebut dengan menyodorkan bola dan syal yang dipegangnya kepada bobotoh yang berdiri di atas panggung.

Ketika pemain sudah komplit berada di atas panggung, bobotoh kompak menyanyikan lagu "Bagimu Persib" yang seketika membuat suasana menjadi syahdu. Hingar bingar perkenalan tim tersebut pun ditutup dengan doa yang berisi penegasan harapan agar Persib dilancarkan jalannya selama mengarungi musim kompetisi ini.

Seusai acara, Manajer Persib Umuh Muhtar mengaku bangga dengan antusiasme bobotoh. "Mudah-mudahan hadirnya bobotoh di acara ini bisa memberikan motivasi lebih kepada pemain untuk memberikan yang terbaik selama di kompetisi nanti," ucapnya.

Perihal sumbangan sebesar Rp 50 juta yang diberikan bobotoh melalui Viking Persib Club, Umuh mengatakan uang tersebut akan dijadikan bonus yang dibagikan kepada pemain jika berhasil merebut kemenangan. Setiap satu kali menang, Rp 10 juta siap dibagikan. Mudah-mudahan perhatian dan bonus tambahan dari bobotoh tersebut bisa benar-benar mendorong Persib untuk bermain lebih baik lagi. Semoga saja... (Riesty Yusnilaningsih/"PR")***


Sumber Berita: Pikiran Rakyat

By: Balad Persib

Read more >>

30 Penerjun Meriahkan Peluncuran Tim Persib

8 October 2009
AHMAD YANI,(GM)-
Sebanyak 30 penerjun payung yang berasal dari Federasi Aerosport Seluruh Indonesia (FASI) Jawa Barat turut memeriahkan acara peluncuran tim Persib Bandung yang akan tampil di Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 di Stadion Persib, Jln. A. Yani Bandung, Kamis (8/10) mulai pukul 10.00 WIB. Dalam acara ini, 20 dari 22 pemain Persib yang sudah didaftarkanbakal diperkenalkan secara resmi kepada "bobotoh" dan publik sepak bola Bandung lainnya.

Menurut Manajer Persib, H. Umuh Muchtar, atraksi terjun payung pada acara launching tim bisa terlaksana berkat dukungan Kepala Staf Garnisun Tetap (Kasgartap) II Bandung, Marsekal Muda Wahyudin. "Atas dukungan dan kesediaannya memeriahkan acara launching tim Persib, saya ucapkan terima kasih buat FASI Jabar dan Kasgartap," kata Umuh.

Meski akan dimeriahkan atraksi terjun payung, penanggung jawab acara launching tim Persib, Veby Permadi mengatakan, secara umum rangkaian acaranya berlangsung sederhana. "Selain penampilan pembuka dari Tatalu (grup perkusi, red), nanti hanya akan ada tiga sambutan, yaitu dari Direktur Utama PT PBB (Persib Bandung Bermartabat), Wali Kota Bandung, dan Wakil Gubernur Jawa Barat. Selanjutnya, seluruh anggota tim langsung diperkenalkan ke publik," kata Veby.

Dikenalkan Om Farhan

Yang menarik, perkenalan pemain, pelatih, dan anggota ofisial tim Persib lainnya kepada bobotoh yang hadir di Stadion Persib akan dipandu MC (master ceremony, red) kondang, presenter sejumlah acara variety show di televisi swasta, Muhammad Farhan. Menurut Veby, selebritis yang akrab disapa Om Farhan ini secara khusus meminta dan bersedia memperkenalkan setiap anggota skuad Persib.

"Di PT PBB, Om Farhan adalah wakil direktur. Tapi, untuk acara launching ini, beliau akan langsung memandu acara perkenalan," kata Veby.

Dikatakan Veby, acara launching tim ini sengaja digelar secara khusus agar bisa dijadikan spirit buat seluruh anggota tim dan bobotoh untuk meraih prestasi terbaik di LSI 2009/2010.

Soal spirit, wakil sekretaris panitia, Budi Bram juga mengatakan, dalam acara ini, Viking Persib Fans Club juga akan memberikan kadeudeuh kepada seluruh anggota tim yang akan segera memulai perjuangannya di kompetisi.

Keesokan harinya atau kurang dari 24 jam setelah acara peluncuran tim, Eka Ramdani dan kawan-kawan akan langsung terbang ke Balikpapan untuk menghadapi Persiba pada pertandingan pertamanya di LSI 2009/2010, 11 Oktober mendatang. Tiga hari kemudian, Persib akan menjajal PSM Makassar di Stadion Mattoangin Makassar. (B.82)**

Sumber Berita: Galamedia
By: Balad Persib
Read more >>

Dokter Tim Persib Mundur

15 September 2009
AHMAD YANI,(GM)-
Dokter tim Persib Bandung, dr. Ia Kurnia secara resmi mengundurkan diri dari tim yang tengah bersiap menghadapi Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010. Surat resmi pengunduran diri Ia sudah diterima manajemen tim Persib, Senin (14/9) ini.

Manajer Persib, H. Umuh Muchtar membenarkan soal mundurnya Ia dari skuad Persib. "Meski disampaikan lewat anaknya, kita sudah menerima surat pengunduran diri dr. Ia," kata Umuh ketika dikonfirmasi "GM" di sela-sela sesi latihan sore Persib di Stadion Persib, Jln. A. Yani Bandung, Senin (14/9).

Meski surat pengunduran dirinya sudah diterima, Umuh mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan pengunduran diri Ia. Namun Umuh menduga, mundurnya Ia terkait pernyataannya di media massa yang memvonis penjaga gawang Tema Mursadat harus beristirahat minimal 6 bulan. "Kalau alasan pastinya saya tidak tahu. Tapi mungkin ada masalah dengan pemain, terkait pernyataannya soal Tema," kata Umuh.

Berdasarkan pengamatan "GM", Ia sudah tidak tampak mendampingi tim sejak Tema melakukan klarifikasi dan mengaku kecewa berat dengan vonis dr. Ia di berbagai media massa yang dinilainya tidak berdasar. Sebab setelah menjalani operasi di bagian cedera lututnya, Tema hanya diharuskan beristirahat selama enam pekan, bukan enam bulan.

Kepada "GM", Tema sempat menyatakan, pernyataan dr. Ia itu bisa membahayakan masa depan kariernya. "Buktinya, saya hanya harus istirahat enam minggu, bukan enam bulan seperti yang dikatakan dokter itu," kata Tema, ketika itu.

Ketika "GM" mencoba mengonfirmasikan alasan pengunduran dirinya, nomor telepon Ia belum bisa dihubungi.

Pengganti

Setelah menerima surat pengunduran diri dr. Ia, manajemen tim Persib langsung bergerak mencari penggantinya. Dikatakan Umuh, calon pengganti dr. Ia adalah dr. Taat Tagore. "Penggantinya saya sudah punya, yaitu dr. Taat," kata Umuh.

Dikatakan Umuh, dr. Taat sudah menyatakan kesediaannya. Meski demikian, karena dr. Taat merupakan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Bandung, ia masih harus meminta izin kepada pimpinannya, termasuk Wali Kota Bandung, H. Dada Rosada. "Tapi saya pikir tidak ada masalah. Persib 'kan tidak bisa dipisahkan dari Pemkot Bandung," ujarnya. (B.82)**

Sumber Berita: Galamedia
By: Balad Persib
Read more >>

Partai Amal Hasilkan 18 Juta "Persib Peduli Gempa"

13 September 2009

IMAM CAHYADI/GM
MANTAN pemain Persib, Kosasih (kiri) menyundul bola saat akan dikejar pemain Persib Liga, Aji Nurpijal, pada pertandingan amal untuk korban gempa di Stadion Persib Bandung, Sabtu (12/9).
AHMAD YANI,(GM)-
Dana segar sebesar Rp 18.098.000 berhasil dikumpulkan dari ribuan bobotoh yang menyaksikan pertandingan amal yang dilakukan para pemain dan mantan pemain Persib Bandung di Stadion Persib, Jln. A. Yani Bandung, Sabtu (12/9). Rencananya, sumbangan para bobotoh itu akan disampaikan secara langsung kepada korban bencana gempa bumi yang mengguncang sebagian besar wilayah Jawa Barat, pekan lalu.

Usai pertandingan, dana sumbangan bobotoh itu langsung diserahterimakan dari salah seorang pentolan Viking Persib Fans Club, Ayi Beutik kepada Manajer Persib, H. Umuh Muchtar. Dari Umuh, sumbangan itu diserahkan lagi kepada perwakilan mantan Persib, Ganjar Nugraha, yang menggagas pertandingan amal ini.

Berdasarkan keterangan resmi yang disampaikan Ayi Beutik, rincian dana sebesar Rp 18.098.000 tersebut didapatkan dari hasil sumbangan bobotoh di pintu masuk stadion sebesar Rp 9.068.000, para pemain dan ofisial Persib sebesar Rp 8.000.000 serta hasil lelang penjualan kostum dan sepatu Cristian Gonzales sebesar Rp 550.000 dan Rp 380.000.

"Setiap pemain Persib masing-masing menyumbangkan Rp 250.000 untuk korban gempa. Dari saya pribadi sebesar Rp 1 juta. Begitu juga dari Pak Zainuri Hasyim dan Erwan (Setiawan, anggota DPRD Kota Bandung, red)," kata Umuh.

Acara bagus

Pertandingan amal ini disambut antusias bukan hanya oleh bobotoh, tapi juga para mantan pemain Persib dari berbagai angkatan. Meski tidak semuanya kebagian main, mereka datang ke Stadion Siliwangi untuk membantu korban gempa bumi.

Beberapa mantan pemain Persib yang tampil dalam pertandingan amal ini antara lain Adjat Sudrajat, Adeng Hudaya, Robby Darwis, Yusuf Bachtiar, Wawan Karnawan, Kosasih, Anwar Sanusi, Yudi Guntara, Kekey Zakaria, Herry Kiswanto, Edi Sutarsa, Agus Atha, hingga generasi Sujana. Para mantan pemain Persib ini bermain bersama dengan pilar-pilar Persib yang akan tampil di Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010.

"Kita sangat antusias menyambut acara seperti ini. Acara ini bagus, karena kita bisa turut membantu meringankan beban korban gempa bumi di Jawa Barat," kata Yudi Guntara, gelandang Persib era '90-an. (B.82)**

Sumber Berita: Galamedia
By: Balad Persib
Read more >>

Persib Rahasiakan Dua Pemain Tambahan

AHMAD YANI,(GM)-
Pelatih Persib Bandung, Jaya Hartono mengaku sudah mengantongi dua nama calon pemain tambahan yang akan bergabung dengan tim kebanggaan bobotoh itu pada Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010. Hanya saja, Jaya masih merahasiakan dua pemain tambahan yang diproyeksikan menempati posisi penjaga gawang dan gelandang itu.

"Kalau calonnya sudah ada. Tapi, karena semuanya masih belum pasti, kita belum mau sebutkan dulu nama pemain yang dimaksud," kata Jaya, usai memainkan pertandingan amal untuk korban gempa bumi di Stadion Persib, Jln. A. Yani Bandung, Sabtu (12/9).

Kendati masih merahasiakannya, namun Jaya tidak mengelak ketika ditanyakan kalau calon kedua pemain tambahan itu untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Tema Mursadat dan seorang pemain gelandang.

Menurut Jaya, dua pemain tambahan yang direkomendasikan kepada manajemen klub itu memang sesuai dengan kebutuhan tim. "Kita akan memaksimalkan kuota maksimal 22 pemain. Karena sekarang sudah ada 20 pemain, kita tinggal butuh dua pemain tambahan lagi.

Pengganti Tema

Seperti halnya Jaya, Manajer Persib, H. Umuh Muchtar pun belum mau mengekspos para pemain tambahan yang tengah dibidiknya, termasuk soal pengganti Tema yang mengalami cedera. Ketika ditanya mengenai spekulasi mendatangkan penjaga gawang Thailand, Kosin Hathairattanakool, Umuh juga belum mau mengungkapkannya.

"Jangan dululah. Nanti saja kita lihat perkembangannya. Seperti yang sudah-sudah, saya selalu memberikan kejutan. Jadi, kalau belum pasti, saya belum mau sebutkan namanya," kata Umuh. (B.82)**

Sumber Berita: Galamedia
By: Balad Persib
Read more >>

"Kita Terima Jadwal"

AHMAD YANI,(GM)-
Persib Bandung menyatakan tidak akan komplain dengan susunan jadwal pertandingan Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 yang drafnya sudah dirilis PT Liga Indonesia (LI), Jumat (11/9). Bahkan, Manajer Persib, H. Umuh Muchtar menilai, susunan pertandingan Persib dalam jadwal yang dirilis Liga itu sudah bagus.

"Saya kira, jadwal pertandingan yang disusun sudah bagus. Tidak ada masalah. Kita menerimanya," kata Umuh, usai menyaksikan pertandingan amal di Stadion Persib, Jln. A. Yani Bandung, Sabtu (12/9).

Berdasarkan jadwal yang sudah dirilis Liga, Persib akan memulai perjuangannya di LSI 2009/2010 dengan memainkan dua partai tandang melawan PSM Makassar di Stadion Mattoangin Makassar, 11 Oktober 2009, dan Persiba Balikpapan di Stadion Persiba, 14 Oktober 2009. Pada putaran pertama, Persib akan memainkan 8 laga kandang dan 9 tandang. Sebaliknya, di putaran kedua, Persib memiliki 9 partai kandang --lima di antaranya secara beruntun di pengujung kompetisi-- dan 8 partai away.

Pelatih Persib, Jaya Hartono pun merasa jadwal pertandingan yang sudah dikeluarkan Liga sudah cukup wajar. Menurutnya, soal kerugian atau keuntungan dari susunan jadwal pertandingan sangat relatif, ketika kompetisi sudah berjalan.

"Soal untung atau rugi dari penyusunan jadwal pertandingan, saya kira sangat relatif. Terkadang kalau banyak istirahat juga tidak baik buat tim. Sebaliknya, kalau jadwal padat, juga tidak selalu buruk buat tim," ujarnya.

Meski demikian, Jaya mengatakan, idealnya setiap tim itu bertanding secara konstan, meski hanya sekali dalam seminggu. Dengan begitu, katanya, stabilitas permainan tim bisa terjaga dengan baik.

Siaran langsung

Sementara itu, dari 306 total pertandingan LSI 2009/2010, sesuai kesepakatan dengan pihak Anteve, sebanyak 150 partai akan disiarkan secara langsung. Menurut Manajer Komunikasi Liga, Azwan Karim, untuk setiap pertandingan yang disiarkan langsung, klub tuan rumah akan mendapatkan hak siar yang besarannya sama dengan musim lalu.

"Kalau pertandingan sore hari, klub dibayar Rp 20 juta dan untuk malam hari dibayar Rp 30 juta," kata Azwan, seperti dirilis tempointeraktif.com. (B.82/ net)**

Sumber Berita: Galamedia
By: Balad Persib
Read more >>

Aji Nurpijal Berebut Tajil dengan Anak

11 September 2009
KAMIS (10/9) sekitar pukul 17.15 WIB, Aji Nurpijal sudah muncul di Stadion Persib, Jln. A. Yani Bandung. Ia tahu hari itu Persib akan menjalani sesi latihan malam. Tapi Aji tidak tahu kalau sesi latihan malam Persib baru dimulai pukul 21.00 WIB.

"Saya pikir latihan malamnya mulai pukul 19.00 WIB. Eh, ternyata setelah salat tarawih," katanya ketika ditanya "GM", kenapa sudah datang ke Stadion Persib sore itu.

Karena rumahnya di daerah Cimahi, Aji tak mungkin pulang dulu. Makanya, ia memutuskan berbuka puasa di luar. "Saya nyari buka puasa dulu," katanya setelah menyimpan perlengkapan latihannya di Mes Persib.

Bicara soal buka puasa, Aji mengaku tidak ada yang luar biasa. Seperti kebanyakan muslim lainnya, stoper yang musim lalu berkostum Persijap Jepara ini, selalu menyantap kolak saat tajil, baik ketika berada di rumah maupun di luar rumah.

"Tapi kalau dibandingkan, saya lebih menikmati berbuka puasa di rumah. Selain bisa sambil bercengkerama dengan anak dan istri, buka puasa di rumah itu ramai. Meski anak-anak saya masih kecil dan belum berpuasa, saat berbuka, justru anak-anaklah yang paling ramai. Saya sering berebut tajil dengan mereka," tuturnya sambil tersenyum. (endan suhendra/"GM")**

Sumber berita: Galamedia
By: Balad Persib
Read more >>

Persib Peduli Gempa

10 September 2009

IMAM CAHYADI/GM
KIPER Persib, Dedi Haryanto mencoba menahan bola tendangan Hariono, saat latihan di Stadion Persib Bandung, Rabu (9/9).
AHMAD YANI,(GM)-
Bersama mantan pemain Persib dari berbagai angkatan, para pemain dan pelatih Persib Bandung yang tengah bersiap menghadapi Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 akan menggelar pertandingan amal di Stadion Persib, Jln. A. Yani Bandung, Sabtu (12/9).

Dalam pertandingan yang bersifat fun game ini, para pemain, pelatih, mantan pemain serta penonton yang hadir akan memberikan sumbangan untuk membantu korban gempa bumi yang mengguncang sebagian besar wilayah Jawa Barat, pekan lalu.

Untuk menggelar partai amal ini, Ganjar Nugraha dan Yusuf Bachtiar, dua perwakilan mantan Persib sudah menyampaikan langsung gagasan tersebut kepada Manajer Persib, H. Umuh Muchtar dan Pelatih Jaya Hartono, di sela-sela sesi latihan sore di Stadion Persib, Jln. A. Yani Bandung, Rabu (9/9).

"Konsep pertandingannya bukan Persib lawan mantan Persib, tapi dicampur. Dari pertandingan ini, kita akan menghimpun sumbangan sukarela dari penonton, mantan pemain, pemain, dan pelatih Persib. Berapa pun hasil yang didapat, kita akan sumbangkan ke korban bencana gempa bumi," kata Ganjar.

Atas gagasan tersebut, manajemen klub dan tim pelatih Persib menyambutnya secara positif. Umuh mengatakan, pertandingan amal ini tujuannya murni untuk menggalang dana untuk membantu korban gempa bumi.

Di tempat yang sama, selain menyiapkan para pemainnya, Jaya pun menyatakan siap bermain bersama anak asuhnya dan mantan pemain Persib lainnya. "Gagasan dari mantan pemain Persib ini sangat bagus. Karena itu, saya menyanggupinya dan siap bermain. Saya juga ingin beramal untuk korban gempa bumi di Jawa Barat," katanya. (B.82)**

Sumber Berita: Galamedia
By: Balad Persib
Read more >>

Sop "Maung Bandung"

9 September 2009
USAI sesi latihan sore di Stadion Persib, Jln. A. Yani Bandung, Senin (7/9), Manajer Persib Bandung, H. Umuh Muchtar mengundang seluruh pemain dan ofisial berbuka puasa bersama di Persib Cafe & Lounge. Namun karena waktu sudah mepet ke waktu berbuka, para pemain dan ofisial baru bisa memenuhi undangan itu setelah tajil di Mes Persib.

Sekitar pukul 18.30 WIB, suasana di Persib Cafe & Lounge semakin ramai. Satu per satu para pemain dan ofisial tim datang ke kafe yang terletak di Jln. Sulanjana No. 17 Bandung yang juga dijadikan kantor Klub Persib itu.

Begitu masuk ke ruangan kafe yang baru dibuka menjelang bulan Puasa 1430 H itu, para pemain dan ofisial Persib sudah langsung dipersilakan duduk di tempat yang sudah disediakan. Selain menu tajil, di atas meja sudah terhidang sop buntut goreng yang diberi nama sop buntut "Maung Bandung".

"Sop buntut ini merupakan salah satu menu unggulan di kafe. Ini juga menu favorit saya. Enak, murah, dan meriah," kata Umuh.

Tanpa banyak basa-basi, para pemain dan ofisial Persib pun langsung menyantap hidangan yang sudah tersedia. "Betul, sop buntutnya enak dan mantap. Lihat, tidak ada yang tersisa," kata Zulkarnaen, salah seorang ofisial Persib di bidang umum. (endan suhendra/"GM")**

Sumber berita: Galamedia
By: Balad Persib
Read more >>

Pelatih Persib Mengeluh

BANDUNG, (PRLM).- Pelatih Jaya Hartono, Selasa di Bandung, mengeluhkan kondisi lapangan yang terlalu keras. Kondisi lapangan demikian, disebutnya, dapat mengakibatkan pemain lebih rentan terkena cedera.
Lapangan rumput di Stadion Persib Jalan Ahmad Yani Bandung yang digunakan sebagai tempat berlatih pemain setiap harinya kini tidak lagi hijau. Rumput Swiss yang ditanam di lapangan tersebut kini sudah mengering di sebagian area, menyisakan sembulan tanah bercampur pasir yang menjadi media tanamnya.
“Permukaan lapangan yang keras seperti itu berbahaya bagi pemain, apalagi jika mereka minim melakukan pemanasan. Cedera bisa lebih rentan mendera mereka,” ucap Jaya usai latihan, Selasa (8/9).
Untuk mengantisipasinya, Jaya menekankan kepada tiap pemain untuk melakukan pemanasan dengan sungguh-sungguh. Selain itu, ia sengaja menyisipkan keharusan bagi pemain untuk kembali melakukan peregangan usai menjalani suatu program. Dengan melakukan pemanasan dan peregangan yang optimal, diharapkan Jaya, risiko cedera otot parah bisa diminimalisir. (A-184/A-26).***

Sumber Berita: Pikiran Rakyat
By: Balad Persib
Read more >>

Persib Tuntaskan Negosiasi Sponsor Utama

3 September 2009
BLK. FACTORY,(GM)-
PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) sudah menuntaskan proses negosiasi dengan tiga perusahaan yang siap menjadi sponsor utama Persib Bandung di Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010. Kendati demikian, PT PBB mengaku masih mempelajari hasil negosiasi itu, sehingga belum memutuskan perusahaan yang terpilih menjadi sponsor utama.

"Kalau proses negosiasi, kita sudah menyelesaikannya hari ini. Tetapi, soal keputusan perusahaan mana yang akan terpilih menjadi sponsor utama, masih harus dibahas dan dipelajari. Keputusannya pun akan diambil Pak Umuh (Muchtar) sebagai direktur utama," kata Direktur Marketing dan Pengembangan PT PBB, Veby Permadi ketika dihubungi "GM", Rabu (2/9).

Seperti diberitakan "GM" sebelumnya, sejak pekan lalu, PT PBB tengah melakukan penjajakan dan negosiasi dengan dua perusahaan lokal dan satu perusahaan nasional yang bersedia menjadi sponsor utama Persib. Karena ketiga perusahaan tersebut bergerak di bidang yang sama, PT PBB harus memilih satu di antaranya.

Ditemui di sela-sela sesi latihan sore Persib di Stadion Persib, Jln. A. Yani Bandung, Rabu (2/9), Umuh membenarkan kalau pihaknya belum mengambil keputusan tentang perusahaan yang akan menjadi sponsor utama Persib. Umuh mengatakan, setelah dipelajari dan dibahas di lingkungan internal, kemungkinan keputusan itu akan ada pada Kamis (3/9) ini.

"Belum. Mungkin baru besok (hari ini, red). Yang pasti, kita akan memilih sponsor utama dengan tawaran tertinggi. Doakan saja, kesepakatan dan kerja sama dengan pihak sponsor itu bisa terealisasi. Karena kalau terealisasi, paling tidak hingga akhir tahun ini, Persib aman (dari sisi pendanaan, red)," katanya.

BPP "hidup" lagi

Dalam kesempatan itu, Umuh juga berharap, pengajuan dana bantuan dari APBD Kota Bandung bisa dilakukan pada anggaran perubahan tahun ini. Karena bantuan keuangan dari APBD tidak diperbolehkan ke lembaga swasta, Umuh mengatakan, dalam pertemuan dengan Wali Kota Bandung, H. Dada Rosada, beberapa hari lalu, Badan Pengelola Persib (BPP) akan "dihidupkan" lagi.

"Seperti penjelasan Nurdin Halid, tugas PT itu hanya untuk mencari dana. Sedangkan pengelolaan klub tetap berada di badan pengelola. Karena itu, bantuan APBD yang disalurkan melalui KONI bisa diterima badan pengelola, tapi tidak bisa oleh PT," kata Umuh. (B.82)**

Sumber Berita: Galamedia

By: Balad Persib
Read more >>
 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger