Showing posts with label Kosin. Show all posts
Showing posts with label Kosin. Show all posts

Persib Tunggu Kabar Kosin

5 May 2012
Jajaran pelatih Persib Bandung hingga kini masih menunggu perkembangan kondisi fisik penjaga gawang Sinthaweechai 'Kosin' Hathairattanakool untuk diturunkan menghadapi Persisam Putra Samarinda dalam lanjutan Superliga Indonesia 2009/10 di Stadion Segiri.

Kosin mendapat cedera kaki saat Maung Bandung menundukkan Bontang FC akhir pekan kemarin. Kosin terpaksa tidak melanjutkan pertandingan, dan posisinya digantikan Cecep Supriyatna.

“Kosin masih menjalani terapi untuk memulihkan cedera di bagian kakinya. Kalau dia memang kondisi fisiknya tidak memungkinkan untuk tampil 100 persen, maka kami tak akan memaksakan dia turun di pertandingan nanti. Mudah-mudahan saja dia dapat segera pulih,” ujar Anwar Sanusi, pelatih kiper.

Jika Kosin akhirnya tak bisa dimainkan di laga ini, Anwar merasa tidak khawatir. Sebab, ia melihat performa Cecep ketika menggantikan Kosin cukup bagus. Melawan Persisam, Cecep sudah siap dimainkan.

“Saya anggap Cecep sudah siap dimainkan. Penampilannya juga cukup bagus ketika menggantikan Kosin. Jadi tidak akan ada masalah bila dia menghadapi serangan pemain Persisam,” ucap Anwar.

Sumber: Goal
By: BP
Read more >>

Februari Kosin Menyusul

SEPERTI pada Liga Indonesia (LI) XII/2006, Sinthaveechai "Kosin" Hathairattanakool kembali harus kehilangan rekan senegaranya di tengah kompetisi yang tengah berjalan. Jika pada LI XII/2006, Kosin kehilangan Pradit Taweechai dan Nipont Chanarwut, kali ini ia harus ditinggal Suchao Nuchnum. Bedanya, kali ini Suchao meninggalkannya lebih dulu lantaran masa pinjamnya dengan Persib berakhir. Sedangkan dulu, Pradit dan Nipont tercoret dari skuad Persib.

Namun Kosin pun akan segera menyusul Suchao. Berdasarkan rencana yang sudah diungkapkannya, Kosin akan pulang ke negaranya pada tanggal 23 Februari seiring dengan habisnya masa pinjamnya. Itu artinya, Kosin akan kembali ke negaranya setelah Persib menjamu Persisam Putra Samarinda, 20 Februari mendatang.

Jika tidak ada perubahan, berdasarkan jadwal yang sudah dirilis PT Liga Indonesia (PT LI), Kosin masih akan tampil dalam tiga laga Persib di putaran kedua. Hingga akhir putaran pertama ini, Kosin tampil dalam 14 pertandingan. (endan suhendra/"GM")**

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

Suchao Nutnum dan Kosin Tetap Bertahan Di Liga Thailand

16 February 2011
BANDUNG – Isu bergabung kembalinya Suchao Nutnum ke Persib Bandung dibantah oleh pihak Saint Prima Academy Football (SPFA). SPFA yang selama ini menjembatani kedatangan sejumlah pemain Thailand ke Persib menegaskan bahwa sang pemain masih terikat kontrak dengan klubnya Buriram PEA di Thai Premier League, kompetisi sepakbola di Thailand.

“Thai Premier League baru dimulai minggu ini. Semua pemain terbaik sudah dikunci oleh klubnya masing-masing,” ujar pemilik SPFA Hasan Saputra di jalan Pasir Kaliki, Selasa (15/2/2011).

Pemain Thailand lainnya, Sinthaweechai Hathairattanakool juga dipastikan bertahan di klubnya Chonburi. “Sebetulnya sulit mendapatkan pemain sekelas Kosin (panggilan Sinthaweechai) dan Suchao. Khusus Suchao, saat ini sudah memiliki keluarga disana, jelas Hasan.

Kabar yang berhembus jika keduanya pernah ke Bandung juga dibantah Hasan. “Tidak, mereka tidak pernah ke Bandung. Terakhir mereka datang saat timnas ke Jakarta pada piala AFF lalu,” terangnya.

Selama ini diakui Hasan, pihak Saint Prima berkomunikasi baik dengan kedua pemain. Namun, keinginan pihak Persib Bandung selama ini terkesan pasif. “Kalau diminta pengurus Persib kita akan usahakan bantu,” pungkasnya.
Sumber: OkeZone
By: BP
Read more >>

"KAMI INGIN BERTEMU BOBOTOH"

2 December 2010

MANTAN pemain Persib asal Thailand, Sinthaweechai "Kosin" Hathairattanakool dan Suchao Nutnum ketika ditemui di salah satu hotel di Jakarta sebelum pertandingan Piala AFF Suzuki, Rabu (1/11).* SISKA NIRMALA PUSPITASARI/"PR"

Seusai makan siang sebelum melawan Laos di restoran tempat Timnas Thailand menginap, Rabu (1/12) Shintaweechai "Kosin" Hathairattanakool dan Suchao Nutnum, berhasil ditemui "PR". Saat Suchao disapa, dia menjawab dengan ramah, apalagi mendengar nama Persib, langsung memanggil rekannya, Kosin.

Bagaimana kabar kalian berdua saat ini? Apa yang dilakukan setelah menyelesaikan kontrak di Persib?

Kosin: Baik. Saya dan Suchao sehat. Kami berdua kembali ke klub masing-masing setelah dari Persib. Namun, kami selalu teringat tentang Persib, ingat Bandung, dan yang paling kami ingat pastinya semua suporternya, bobotoh.

Bagaimana persiapan menghadapi Laos sore ini?

Suchao: Kami sangat siap. Kami sebenarnya sangat menantikan pertandingan melawan Timnas Indonesia.

Apa karena di Timnas Indonesia ada lima pemain Persib? Sudah bertemu mereka?

Kosin: Oh iya, saya bertemu dengan mereka kemarin di hotel. Ada Maman, Eka, ada Gonzales juga. Dia sekarang di timnas ya. Kami senang bisa bertemu mereka.

Suchao: Ada Markus juga...

Kosin: Oh...iya Markus juga (sambil memegang kepalanya memperagakan kepala yang botak). Tetapi saya belum bertemu dengan Nova.

Ya, Nova dikembalikan ke klub karena cedera.

Kosin: Benarkah? Sayang sekali kalau begitu. Kami sangat ingin bermain dengan Timnas Indonesia. Apalagi banyak pemain Persib di dalamnya

Suchao: Wah, kami tidak tahu Nova cedera. Semoga cepat sembuh.

Kabarnya Kosin dan Suchao rajin memantau perkembangan Persib. Apa saja yang kalian tahu tentang Persib saat ini?

Kosin: Ya, saya sering lihat berita-berita di internet. Saya tahu posisi Persib sedang di bawah.

Suchao: Iya, sama seperti Kosin. Kita lihat berita-berita di internet.

Kalau begitu, tahu Markus baru menikah?

Kosin: Menikah? Kapan? Wah, itu saya tidak tahu.. He..he..he.. Selamat untuk Markus. "Cantik" pasti ya istrinya.. He..he..he..

Banyak bobotoh yang menginginkan kalian kembali membela Persib, bagaimana bersedia?

Kosin: Ya, tentunya kami sangat ingin untuk bisa kembali bermain di Persib, bisa bermain untuk Bandung. Tapi saat ini cukup sulit bagi kami. Di klub saya sudah dikontrak selama dua tahun ke depan. Suchao malah lebih panjang.

Suchao: Saya sudah dikontrak untuk tiga musim ke depan, karena saya pemain inti di sana (klub). Saya sangat ingin bisa bermain lagi di Persib, tetapi tidak bisa untuk saat ini.

Kalau begitu, apakah setelah kontrak dengan klub habis, kalian akan melanjutkan karier sepak bola di Indonesia, Persib khususnya?

Kosin: Kita tidak pernah tahu, yang jelas kami berdua sangat rindu suasana bermain bola di sini.

Kalian sedang berada di Indonesia, apakah akan menyempatkan waktu untuk berkunjung ke Bandung?

Kosin: Inginnya sih begitu...

Kosin: Tapi waktunya tidak cukup. Karena selama pertandingan kami harus fokus. Dan setelah beres tanggal 7 Desember nanti, kita langsung kembali ke Thailand untuk latihan.

Suchao: Ya kita sangat ingin bertemu bobotoh.

Ada yang ingin disampaikan untuk bobotoh?

Suchao: bilang pada mereka saya titip salam.. He..he..he... Kami rindu sama bobotoh, sama Persib juga.

Kosin: Kalau saya ingin "say hai" sama bobotoh. Saya ingin bertemu, mungkin tidak ya ada bobotoh yang datang ke sini? Tapi saya pikir mungkin mereka tidak akan datang ya, karena takutnya bentrok suporter (senyum). Kami memiliki kenangan yang sangat indah bersama Persib, tidak mungkin kami bisa melupakan Persib. (Siska Nirmala Puspitasari/"PR") ***

Sumber: PR

By: BP

Read more >>

KOSIN HATHAIRATTANAKOOL IKUT MEMANTAU PRESTASI PERSIB

23 November 2010

Panglima Viking Ayi Beutik (kiri atas), Ketua Viking Backpacker Key (kiri bawah) dan rombongan Viking Backpacker berfoto bersama di pelataran patung Big Buddha, Thailand, awal November lalu.* DOK. VIKING BACKPAKER

Kosin, "Kalian sedang di mana?"
Viking Backpacker, "Di Phi Phi Island (Thailand). Kosin di mana? kita mau ketemu."
Kosin, "Saya di Ciumbuleuit. Ha..ha.."

ITU adalah potongan percakapan antara mantan kiper Persib asal Thailand, Sinthaweechai Hathairattanakool atau akrab disapa Kosin dan Ketua Viking Backpacker, Wikka Anisha Liana (21). Key -- panggilan akrab Wikka -- dan lima anggota Viking termasuk Panglima Viking, Ayi Beutik melakukan perjalanan ke Thailand pada awal November lalu.

Mereka berangkat ke sana selain tentunya berlibur juga untuk menemui dua idolanya, Kosin dan Suchao Nutnum. Sesaat setelah tiba di Phuket International Airport, Senin (1/11), mereka segera menghubungi Suchao dan Kosin dengan mengirim pesan singkat yang berisi pemberitahuan bahwa mereka berada di Thailand dan ingin bertemu keduanya.

"Besok paginya, Selasa (2/11), Suchao menelefon kita. Kaget juga, soalnya ternyata dia sudah bisa bahasa Inggris," ujar mahasiswa Jurusan Hubungan Internasional Universitas Pasundan (Unpas) Bandung itu.

Key menceritakan, saat itu Suchao kaget begitu mengetahui ada rombongan Viking yang sengaja datang ke Thailand untuk bertemu dia. Menurut Key, Suchao sangat ingin bertemu dengan mereka, tetapi hal tersebut tidak bisa terlaksana karena Suchao harus berangkat untuk pertandingan.

"Karena tempat pertandingannya jauh dari Phuket, kami terpaksa enggak bisa datang ke sana dan akhirnya enggak ketemu Suchao," kata Key.

Sementara itu, Kosin baru menghubungi mereka pada hari ke-6. Sama seperti Suchao, Kosin juga terkejut ketika mengetahui bahwa orang yang dihubunginya adalah rombongan Viking Backpacker. "Iya dia kaget. Karena kan enggak pernah ada bobotoh yang mengunjungi mereka sebelumnya," katanya. Key juga mengatakan bahwa Kosin ternyata masih ingat betul dengan kalimat-kalimat bahasa Indonesia seperti "apa kabar", "selamat malam", dan "hatur nuhun".

Kosin bersedia bertemu dan bahkan akan menjemput rombongan. Saat itu, rombongan segera bersiap untuk berangkat ke Bangkok, tempat di mana Kosin berada. Namun, kemudian Kosin kembali menghubungi rombongan karena ternyata keesokan harinya, Minggu (7/11), dia harus mengikuti coaching clinic yang lokasinya lebih jauh dari Bangkok.

Kosin meminta maaf karena tidak bisa bertemu rombongan Viking. "Dia juga bilang, `Tolong sampaikan salam saya buat bobotoh dan Bandung`," ujar Key.

Yang menarik, ketika berbincang dengan Kosin saat itu, menurut penuturan Key, ternyata Kosin selalu memantau perkembangan Persib dan mengetahui kondisi Persib saat ini. "Kenapa kalian ke Thailand, enggak dukung Persib? Saya dengar Persib ranking-nya lagi jelek," ujar Key menirukan kata-kata Kosin saat itu.

Menurut Key, Kosin mengaku sedih mendengar kabar tentang terpuruknya Persib. Kosin berpesan agar bobotoh tetap mendukung Persib, apalagi dengan kondisi seperti sekarang. (Siska Nirmala Puspitasari/"PR") ***

Sumber: PR

By: BP

Read more >>

Persib Fokus ke Markus

15 August 2010
BANDUNG (SI) – Kosin Hattairatanakool memang pantas mendapatkan tempat di skuad Persib musim depan. Tapi, menunggu Kosin bukan berarti harus melupakan nama lain, termasuk Markus Haris Maulana.

Manajer Umuh Muchtar berjanji Markus akan segera mendapat tanda tangan kontrak anyar sebelum Persib mendapat kepastian soal Kosin. Penjaga gawang asal Thailand itu rencananya baru bisa memberi jawaban akhir Agustus atau awal September nanti. “Kami tak mau terlalu bernafsu menerus mengejar dan menunggu. Kami tak mau membiarkan Markus, karena dia memiliki kualitas yang sangat baik.

Kami tentu tak mau kehilangan dia sehingga untuk Kosin, kami hanya bisa menunggu,” kata Umuh. Seandainya Kosin berhasil didatangkan, sebenarnya dikhawatirkan bakal muncul persaingan berpotensi kurang baik terhadap internal tim. Baik Kosin maupun Markus saat ini dengan reputasi dan kualitasnya tetap lebih cocok berstatus kiper utama ketimbang cadangan. Jadi, salah satu di antaranya harus mengalah dan duduk di kursi cadangan, apalagi posisi kiper sangat jarang pergantian. (mohamad taufik)

Sumber: SINDO
By: BP
Read more >>

Kosin dan Suchao Batal Direkrut

13 August 2010
BLK. FACTORY,(GM)-
Keinginan manajemen klub Persib Bandung untuk mendapatkan kembali dua pemain tim nasional Thailand, Sinthaveechai "Kosin" Hathairattanakool dan Suchao Nuchnum sepertinya sulit diwujudkan. Pasalnya, pelatih Darko-Daniel Janavckovic dipastikan tidak membutuhkan tambahan penjaga gawang, karena keberadaan Markus Horison Rihihina dinilai sudah cukup.

"Saya sudah bertemu dengan Darko (Janackovic, red). Sepertinya kita tidak bisa mengambil Kosin dan Suchao. Darko bilang, Markus sudah cukup untuk kiper," kata Manajer Persib, H. Umuh Muchtar kepada "GM", Kamis (12/8).

Dikatakan Umuh, karena Kosin tidak akan diambil, secara otomatis, Suchao pun tak akan bisa direkrut. "Kedua pemain ini biasanya satu paket. Kalau Kosin tidak bisa, ya Suchao pun tidak bisa diambil," kata Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) ini.

Karena itu, Umuh memastikan Persib akan segera mencari pemain asing asal Asia pengganti Kosin dan Suchao. "Ya, sekarang kita harus cari lagi pemain Asia yang lain," kata Umuh yang mulai "turun gunung" memantau sesi latihan Persib setelah sejak awal latihan di bawah penanganan Janackovic.

Kendati demikian, Umuh sepertinya belum memiliki kandidat pemain asing asal Asia yang tengah dibidiknya. Sebelumnya, sempat beredar nama Mohd. Noh Alam Shah, Muhammad Ridhwan (Singapura) dan Park Jung Hwan (Korea Selatan). Namun, ketiga pemain tersebut sudah dikontrak Arema Indonesia dan Sriwijaya FC.

Kecewa

Sementara itu, Umuh juga terlihat sangat kecewa dengan belum didapatkannya pemain asing non-Asia oleh Janackovic. Terakhir, striker asal Brasil, Jardel Lopes De Oliveira yang rencananya akan berlatih mulai Kamis (12/8) tidak muncul di lapangan, karena Janackovic memulangkannya.

Karena itu, meski Janackovic akan mendatangkan striker pengganti dan secara tegas menolak Pablo Alejandro Frances, Umuh akan tetap memperjuangkan striker Persijap itu untuk direkrut. (B.82)**

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

Kosin Tak Bakal Direkrut

12 August 2010

Manajer Persib, Umuh Muhtar, menegaskan bahwa para pemain lama yang dipertahankan tidak perlu gusar. Mereka akan dijamin akan masuk skuad Persib musim depan meski saat ini pelatih masih melakukan proses seleksi.

"Pemain lama yang dipertahankan masih terikat kontrak dengan Persib jadi kami tinggal memperpanjang kontraknya saja dalam waktu dekat ini," kata Umuh.

Mengenai posisi Markus Haris Maulana yang banyak diburu tim elit Liga Indonesia, dibantah oleh Umuh. Bahkah Umuh menjamin bahwa Markus akan tetap di Persib meskipun saat ini diterpa isu Persib akan mendatangkan kembali kiper Thailand, Sinthaweecai Kosin Hathairattanakool.

"Untuk posisi kiper akan tetap Markus. Kemungkinan besar kita tidak akan mendatangkan Kosin karena permainan Markus juga cukup luar biasa," jelasnya. (tor)

Sumber: Tribun

By: BP

Read more >>

Kosin dan Suchao Siap Kembali Bela Persib

16 June 2010

Kosin dan Suchao Siap Kembali Bela Persib

Dua pemain asing asal Thailand, Suchao Nutnum dan kiper Kosin Hathairattanakool direncanakan untuk menjadi konsep masa depan skuad "Maung Bandung". Bahkan, Kosin dan Suchao sudah menyatakan kesiapannya bergabung dengan Persib dengan durasi kontrak satu musim Kompetisi 2010-2011.

"Saya dan Suchao ingin bergabung lagi dengan Persib. Persib yakin masih ingin kami. Namun, semua itu harus ada pembicaraan dengan manajer saya dan Suchao. Pada prinsipnya saya dan Suchao siap ke Persib lagi," ujar Kosin ketika dihubungi "PRLM" melalui saluran telepon internasional, Selasa (15/6) malam.

Kosin mengatakan, Kompetisi Liga Thailand kemungkinan akan berakhir Oktober atau awal November karena sempat mengalami penundaan terkait dengan kerusuhan yang melanda Thailand. Akan tetapi, jika ada pembicaraan lebih serius dengan manajer dia di Thailand, Kosin dan Suchao kemungkinan besar bisa bergabung lebih cepat dengan Persib. "Bagaimana Persib sekarang? Bobotoh juga bagaimana? Semoga Persib bisa juara di Copa (Piala Indonesia). Salam untuk semuanya," ujar Kosin.

Jika Kosin dan Suchao bisa bergabung dengan Persib, itu mendapat dukungan dari asisten pelatih, Yusuf Bachtiar. Ia mengatakan keahlian yang dimiliki Suchao dan Kosin diperlukan oleh Persib. Akan tetapi, Yusuf belum bisa berkomentar lebih banyak terkait perekrutan kembali dua pemain asal Thailand tersebut.

"Untuk menghadapi babak 8 Besar Piala Indonesia, Persib akan memaksimalkan pemain yang ada. Untuk perekrutan baru, kami akan menunggu sampai kompetisi selesai," kata Yusuf menegaskan.

Yusuf menambahkan, dirinya belum bisa memberikan komentar tentang belanja pemain, karena jajaran pelatih yang menangani Persib untuk musim depan juga bisa berubah. Untuk itu, skuad Persib yang ada sekarang akan dipertahankan sampai Piala Indonesia selesai.

Sumber: BolaIndo

Read more >>

Mata Kosin pun Berkaca-kaca

22 February 2010

ANWARI JANUAR M/GM
SINTHAVEECHAI "Kosin" Hathairattanakool, melambaikan tangan kepada "bobotoh" ketika berangkat dari Puscadnas, Jln. Bali Bandung, menuju Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (21/2).
JLN. BALI,(GM)-
Penjaga gawang Persib Bandung, Shinthaveechai "Kosin" Hathairattanakool, akhirnya benar-benar meninggalkan Kota Bandung. Menggunakan Nissan Serena nopol D 1550, Kosin meninggalkan Wisma Puscadnas menuju Bandara Soekarno-Hatta Jakarta untuk bertolak ke negerinya, Thailand, Minggu (21/2) sekitar pukul 08.30 WIB.

Kosin berangkat ke Thailand bersama pemain Persisam Putra Samarinda, Pipat Thonkaya, diantar dua ofisial Persib, Pipin Kusmantara dan Amin Suganda. Sedangkan keluarga yang dikenal cukup dekat dengan Kosin selama berada di Bandung, Hasan Saputra, juga mengantar keberangkatan Kosin ke Jakarta.

Meski "upacara" perpisahan telah dilaksanakan usai laga melawan Persisam Putra Samarinda di Stadion Si Jalak Harupat Kab. Bandung, sejumlah bobotoh tampak masih berat untuk melepas Kosin pergi. Sekitar 20 bobotoh yang sebagian besar perempuan telah datang ke Puscadnas sekitar pukul 06.30 WIB.

Mereka menunggu di depan kamar 109 yang digunakan Kosin selama berada di Bandung.

Mereka masih ingin berfoto dan meminta tanda tangan kiper timnas Thailand ini. Seperti bobotoh lainnya, mereka meminta agar Kosin kembali ke Bandung musim depan. Bahkan setelah Kosin berada di mobil, sejumlah bobotoh masih menahan laju mobil agar dapat bersalaman.

Melihat antusiasme bobotoh tersebut, mata Kosin pun berkaca-kaca. Hal itu wajar karena Kosin sebenarnya memang memendam keinginan untuk tetap bermain di Persib.

"Saya senang dan sedih. Yang paling membuat saya sedih, saya harus meninggalkan Persib. Tahun depan saya ingin kembali ke Persib," katanya seperti yang diucapkannya usai pertandingn melawan Persisam.

Ofisial Persib, Amin Suganda, merupakan salah satu ofisial yang cukup kehilangan dengan kepergian Kosin ke Thiland. Pasalnya, ia orang yang dipercaya untuk mengantar dan menjemput Kosin sebelum dan sesudah latihan.

"Saking sedih, sebenarnya saya tidak ingin mengantar Kosin ke Jakarta. Tetapi Kosin meminta saya ikut ke bandara. Jadi saya menuruti permintaannya," katanya.

Amin pun berharap, Kosin bisa kembali lagi ke Bandung dan bermain untuk Persib. "Mudah-mudahan saja Kosin bisa kembali ke Persib," tukasnya.

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

Siska Berharap Kosin Kembali

KEMBALINYA Shithaveechai "Kosin" Hathairattanakool ke Thailand untuk memperkuat timnya, Chonburi, tentu meninggalkan kesedihan yang cukup mendalam bagi para bobotoh. Bobotoh patut sedih karena selama ini Kosin merupakan palang pintu terakhir Persib yang dinilai cukup andal.

Pesona Kosin memang telah memikat bobotoh, terutama para kaum Hawa. Tak sedikit di antara mereka yang meneteskan air mata saat Kosin memutuskan untuk meninggalkan Persib. Namun di antara para bobotoh tersebut, tentu Maria Siska yang paling bersedih.

Siapakah Maria Siska? Ternyata ia merupakan teman dekat Kosin selama berada di Bandung. Bahkan ia telah berteman dekat saat Kosin bermain di Liga Indonesia 2006 lalu.

"Pasti sedih. Apalagi kami cukup dekat selama ini. Setiap hari kami selalu berkomunikasi. Banyak kebiasaan yang tidak bisa lagi dilakukan bersama," kata gadis kelahiran 1983 ini.

Menurutnya, ia memang sering melakukan kegiatan bersama dengan Kosin. Bahkan saat melakukan laga tandang, Kosin selalu berkomunikasi dengannya melalui telepon atau SMS. Hal itulah yang mungkin tidak akan dilakukan secara intens setelah Kosin kembali ke kampung halamannya.

"Kosin sebenarnya memang masih ingin berada di Bandung dan bermain untuk Persib. Itu beberapa kali Kosin ungkapkan," aku Siska.

Dari cerita yang diungkapkannya, ia memang tampak memiliki hubungan yang istimewa dengan Kosin. Bahkan Siska pun mengungkapkan pada Januari lalu, ia pernah bertemu keluarga Kosin di Thailand. Namun saat disinggung tentang kelanjutan hubungannya, Siska tidak ingin mengungkapkan lebih jauh lagi.

"Ya saya bersabar saja. Karier sepak bola Kosin masih panjang. Dan mungkin ia pun akan kembali lagi ke Bandung," katanya.

Ya semoga saja Kosin bisa kembali lagi ke Bandung dan tetap bersama Persib. Dan mungkin Siska dapat menjadi magnet tersendiri bagi Kosin untuk kembali ke Bandung.

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

KOSIN KEMBALI KE THAILAND

PULUHAN BOBOTOH IRINGI KEPULANGANNYA

SEJUMLAH bobotoh berusaha menyalami dan mengambil foto kiper Persib Bandung Sintaweechai "Kosin" Hathairattanakool di dalam mobil sesaat sebelum berangkat dari tempat penginapannya di Jln. Bali Kota Bandung, Minggu (21/2). Kosin telah membela Persib hingga setengah musim dan kembali ke negara asalnya untuk memperkuat timnya, Chonbury FC dan Timnas Thailand.* KRISHNA AHADIYAT/"PR"
BANDUNG, (PR).-
Dengan berat hati Sinthaweechai "Kosin" Hathairattanakool harus kembali ke negaranya, Thailand, setelah memperkuat "Maung Bandung" lebih dari setengah musim. Kosin yang bermain di Persib sebagai pemain pinjaman, kembali lagi ke negaranya, Minggu (21/2) pagi, untuk bergabung dengan tim asalnya, Chonbury FC.

Kepulangan Kosin ke Thailand diiringi puluhan bobotoh yang sejak pagi menunggu dengan setia di depan kamar penginapannya di Jln. Bali, Kota Bandung. Bobotoh remaja yang umumnya didominasi perempuan langsung menyambut Kosin dengan pelukan dan permintaan foto serta tanda tangan begitu kiper kelahiran Sakon Nakhon, 23 Maret 1982, itu keluar kamarnya.

"Suatu saat nanti saya berharap kembali lagi ke Indonesia dan berharap bisa kembali diterima dan membela Persib," kata Kosin sambil berjalan menuju kendaraan yang akan membawanya ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Kosin sedih atas kepergian dirinya ke Thailand karena dukungan suporter fanatik seperti bobotoh tidak akan diperoleh di Thailand. Selain itu, bagi Kosin, Kota Bandung memang sudah seperti rumah sendiri. Kosin mengaku banyak mengalami pengalaman indah di kota kembang ini. Namun, sebagai pemain profesional yang menghormati kontraknya, Kosin mengaku harus kembali ke klubnya.

"Bandung sudah seperti rumah saya. Banyak kenangan indah bersama orang-orang di sini. Tapi, saya harus menghormati kontrak saya bersama klub saya di Thailand. Walau sebenarnya sangat berat meninggalkan banyak sahabat di sini," kata Kosin.

Selain ditemani sejumlah ofisial Persib menuju bandara, Kosin yang mengenakan kaus merah muda, juga ditemani rekan senegaranya Pipat Tonkanya (Persisam Samarinda) yang juga harus pulang ke negara asalnya untuk membela Timnas Thailand. "Terima kasih atas dukungannya, terima kasih untuk semuanya," ujar Kosin sambil berusaha menyambut salam dari beberapa bobotoh yang hadir.

Manajer Persib Umuh Muchtar, meski tidak hadir, sebelumnya sempat mengutarakan rasa sedih karena kehilangan pemain untuk kedua kalinya. Namun, Persib tetap harus melepas Kosin. Umuh berharap, ia dapat kembali membawa Kosin musim depan.

Penyelamatan-penyelamatan gemilang Kosin bersama Persib berakhir setelah pada laga kandang terakhir Kosin mampu mengamankan gawangnya tanpa kebobolan. Selama memperkuat Persib pada musim ini, Kosin mampu mengantarkan "Pangeran Biru" ke posisi lima klasemen sementara dengan nilai 33 poin dan memasukkan 31 gol dan kemasukan 21 gol.

Bobotoh yang juga teman dekat Kosin di Bandung, Maria Siska (26), mengharapkan Kosin bisa terus mengembangkan karier sepak bolanya dan bisa kembali secepatnya untuk memperkuat "Maung Bandung".

"Kosin pernah bilang bahwa ia betah dan sangat senang tinggal di Bandung. Mudah-mudahan Kosin tidak mendapatkan kesulitan dan diperlancar untuk bisa bermain lagi di Indonesia bersama Persib," katanya.

Maria mengungkapkan, dia akan selalu mendukung kemajuan karier sepak bola Kosin di mana pun ia bermain. "Kita ikhlas dan sabar melepas Kosin kembali ke Thailand," tutur Maria.

Selepas kepulangan Kosin ke Thailand, kini keamanan gawang Persib sepenuhnya akan bergantung kepada kecemerlangan Markus Haris Maulana, Cecep Supriatna, dan Dedi Heryanto. Kosin sempat mengutarakan harapannya kepada penjaga gawang Persib agar bisa menggantikan perannya dan bermain jauh lebih baik daripada dirinya sehingga mengantarkan Persib ke tangga juara. (A-190)***

Sumber: PR
By: BP
Read more >>

Kosin: Hatur Nuhun, Bobotoh

20 February 2010
WAKTU menunjukan menit ke-84 dan pertandingan belum usai. Namun seisi stadion sudah gaduh dan bergemuruh. Gemuruh itu bukan pertanda bobotoh meluapkan kegembiraan merayakan dua gol kemenangan Persib, melainkan untuk memberikan penghormatan terakhir bagi kiper Persib, Sinthaweechai "Kosin" Hathairattanakool.

Seluruh bobotoh mengelu-elukan nama Kosin saat kiper bernomor punggung 18 ini bersiap ke luar lapangan digantikan kiper anyar, Markus Horison. Standing applaus sangat meriah diberikan oleh seluruh bobotoh, manajemen, dan pemain mengiringi langkah Kosin ke luar lapangan.

Seusai pertandingan, Kosin mendapat kalungan bunga dari bobotoh. Dia pun sempat mengelilingi lapangan untuk memberikan penghormatan terakhir bagi seluruh bobotoh.

Perpisahan Kosin kemarin memang menjadi unforgettable moment bagi kiper asal Thailand dan bobotoh. Bukan hanya karena Persib bisa memenangi pertandingan. Aksi-aksi spektakuler Kosin juga sukses menjaga gawang Persib dari kebobolan.

"Ini momen tak terlupakan bagi saya karena perpisahan saya dengan Persib ditutup dengan kemenangan dan juga dengan clean seat (tanpa kebobolan)," kata Kosin di bawah langit mendung Stadion Si Jalak Harupat, semalam.

Kosin mengaku perasaannya berkecamuk antara sedih dan senang. Dia sedih karena harus meninggalkan Persib dan bobotoh untuk sementara waktu, tapi juga senang karena perpisahannya berakhir dengan sebuah kenangan manis.

"Kwam song jam tee dee, it's sweet memories. Ini perpisahan yang sangat manis. Saya akan menjadikan perpisahan ini menjadi kenangan manis. Tapi saya berjanji akan kembali lagi musim depan," ujar Kosin.

Kosin rencananya akan meninggalkan Bandung Minggu subuh ini. Dia harus cepat kembali ke Thailand karena harus segera bergabung dengan pelatnas timnas Thailand.

"Hatur nuhun, bobotoh. Saya bangga bisa bermain di Persib dengan suporter yang fantastis. Jangan lupakan saya," ujar Kosin sembari meneteskan air mata. (tor)

Sumber: Tribun
By: BP
Read more >>

Persib Kontrak Markus Hari Ini

15 February 2010

Persib Kontrak Markus Hari Ini
Markus Haris Maulana bakal punya klub baru. Rencananya, kiper timnas Indonesia itu akan teken kontrak dengan Persib Bandung hari ini.

Dia pun menyatakan siap memberi yang terbaik untuk klub berjuluk Maung Bandung itu. “Saya sudah pasti bergabung dengan Persib. Ini tantangan baru sekaligus kebanggaan buat saya,” tandas kiper berkepala plontos itu.

Kepindahan Markus tak lepas dari pencoretan dirinya oleh Pelatih Arema Indonesia Robert Rene Albert beberapa waktu lalu. Sang arsitek meradang melihat ulahnya yang indisipliner lantaran protes dicadangkan saat menghadapi PSM Makassar di putaran pertama Djarum Indonesia Super League.

Momentum itu dimanfaatkan Persib yang bakal kehilangan kiper Sinthaweechai Hathairattanakool yang harus kembali ke Thailand, karena masa peminjamannya berakhir 20 Februari mendatang. “Saya siap menggantikan Sinthaweechai. Saya akan buktikan bahwa saya juga bisa merebut simpati para pendukung Persib,” tutur kiper 28 tahun itu.

Sumber: BolaIndo
By: BP
Read more >>

Senin Markus Resmi Gabung Persib

12 February 2010
BANDUNG, TRIBUN - Bergabungnya Markus Horison ke skuad Persib tinggal menghitung hari. Kiper nomor satu Indonesia ini memastikan diri akan menandatangani kontrak baru dengan manajemen Persib pada Senin (15/1) nanti, seiring kembalinya skuad Persib dari tur Jatim.

Pria yang telah berganti nama menjadi Markus Haris Maulana ini mengaku bakal langsung bergabung dengan Persib, mulai Senin (15/2) ini. "Ya, Senin depan, saya memang akan ke Bandung untuk melakukan penandatanganan kontrak dengan manajemen Persib," kata Markus saat dihubungi Tribun lewat selularnya, Kamis (11/2) kemarin.

Dalam beberapa hari ini, Markus memang serius bernegosiasi dengan manajemen Persib perihal kepindahannya dari Arema Malang ke Persib. Jika manajemen Persib sudah memberi garansi 100 persen Markus bergabung dengan Maung Bandung, maka kiper plontos ini lebih bersikap menunggu tawaran yang lebih menjanjikan dari tim lain.

Manajemen Persib memang tengah mencari kiper nomor wahid untuk menggantikan posisi Kosin yang segera habis masa pinjamannya dari Chonburi FC. Markus Horison bersama dengan Ferry Rotinsulu menjadi kandidat utama kiper buruan Persib, namun hanya Markus yang secara gamblang mengakui ketertarikannya bergabung dengan Persib.

Saat disinggung mengenai nilai kontraknya dengan Persib, Markus belum mau membocorkan besaran nilai kontraknya. Mantan kiper PSMS Medan ini menjanjikan setelah dirinya menandatangani kontrak baru akan mengatakan besaran nilai kontrak yang diajukan manajemen Persib.

"Wah maaf saya belum bisa menyebutkan soal nominal angka. Nanti sajalah setelah selesai tanda tangan kontrak, tidak enak oleh manajemen Persib," kata Markus.

Keputusan kiper utama Arema Malang ini bergabung bersama Persib setelah dirinya dicoret dari skuad Arema akibat perselisihannya dengan pelatih Arema, Robert Renne Albert yang selalu membangkucadangkannya. Padahal kiprahnya bersama tim berjuluk Singo Edan musim ini terbilang cukup baik. Dia hanya kebobolan 3 gol dari 11 kali penampilannya. Arema resmi memecat Markus sejak Minggu 7 Februari lalu karena dianggap indispliner.

Bisa dipastikan, bersama Persib, Markus akan mendapatkan kembali tempat sebagai kiper utama. Kepastian ini didapat setelah manajemen Persib gagal memperpanjang durasi peminjaman kiper asal Thailand, Sinthaweechai "Kosin" Hathairattanakool. Penjaga gawang asal Thailand ini akan kembali ke klub lamanya, Choinbury pada 20 Februari nanti.

"Saya memang senang dengan tim yang memiliki target apalagi masa pinjaman Kosin berakhir sehingga kesempatan untuk bermain semakin terbuka bersama Persib. Ini merupakan salah satu pertimbangan saya bergabung dengan Persib," kata Markus.

Disinggung kapan dirinya akan mulai melakukan latihan perdana, kiper berusia 25 tahun ini siap berlatih sekembainya skuad Persib dari tur Jatim. "Senin saya hanya akan menandatangani kontrak saja. Soal latihan kita lihat saja nanti, tapi saya siap sepulangnya skuad Persib dari Surabaya," ujar Markus. Selamat bergabung Markus.

Sumber: Tribun
By: BP
Read more >>

Kosin Masih Pilihan Utama

3 February 2010

KUNINGAN, TRIBUN-Kerja keras manajemen untuk mempertahankan Sinthaweechai Kosin Hathairattanakool disambut baik Jaya Hartono dkk di tim pelatih Persib. Tim pelatih Persib menegaskan tidak perlu mendatangkan kiper baru bila Kosin tidak jadi meninggalkan tim Maung Bandung.

"Jika Kosin siap bertahan, itu lebih baik," kata Asisten Pelatih Persib Yusuf Bachtiar, Rabu (3/2).

Penegasan Yusuf tersebut sekaligus mengomentari soal keinginan Markus Horison dan Ferry Rotinsulu yang ingin bergabung dengan Persib di putaran kedua.
Alasan Yusuf lebih memilih Kosin dibanding Markus dan Ferry, karena kiper timnas Thailand tersebut permainannya sudah menyatu dengan Persib.

"Kosin sudah menyatu dan saling mengetahui permainan pemain-pemain Persib," ujar Yusuf tentang kiper pemilik nomor 18 di Persib ini.

Yusuf menilai Markus dan Ferry adalah kiper-kiper berkualitas. Namun kalau sampai harus mendatangkan Markus dan Ferry, Persib kembali harus menata kekompakkan bermain dengan pemain lainnya.

"Ferry dan Markus juga pemain yang bagus. Tapi kalau bergabung dengan Persib, butuh waktu untuk adaptasi. Kalau Kosin sudah menyatu dengan tim," kata Yusuf.
Untuk bisa mengikat Kosin hingga akhir kompetisi Liga Super Indonesia 2009-2010, manajemen Persib hingga kini masih bekerja keras melobi klub Thailand, Chonburi FC. Chonburi FC adalah klub yang meminjamkan Kosin ke Persib.

Wakil Manajer Persib Dedy Firmansyah mengatakan, pihaknya masih harus bekerja keras untuk bisa mempertahankan Kosin. Menurut pengakuan Dedy, untuk bisa mempertahankan Kosin, Manajer Persib H Umuh Muhtar bahkan akan terbang ke Thailand untuk benegosiasi dengan Chonburi FC.

Yang menggembirakan, seperti dikatakan Dedy, Persib berpeluang besar untuk mempertahankan Kosin hingga kompetisi LSI 2009-2010 berakhir.

Sumber: Tribun

By: BP

Read more >>

Februari Kosin Menyusul

1 February 2010
SEPERTI pada Liga Indonesia (LI) XII/2006, Sinthaveechai "Kosin" Hathairattanakool kembali harus kehilangan rekan senegaranya di tengah kompetisi yang tengah berjalan. Jika pada LI XII/2006, Kosin kehilangan Pradit Taweechai dan Nipont Chanarwut, kali ini ia harus ditinggal Suchao Nuchnum. Bedanya, kali ini Suchao meninggalkannya lebih dulu lantaran masa pinjamnya dengan Persib berakhir. Sedangkan dulu, Pradit dan Nipont tercoret dari skuad Persib.

Namun Kosin pun akan segera menyusul Suchao. Berdasarkan rencana yang sudah diungkapkannya, Kosin akan pulang ke negaranya pada tanggal 23 Februari seiring dengan habisnya masa pinjamnya. Itu artinya, Kosin akan kembali ke negaranya setelah Persib menjamu Persisam Putra Samarinda, 20 Februari mendatang.

Jika tidak ada perubahan, berdasarkan jadwal yang sudah dirilis PT Liga Indonesia (PT LI), Kosin masih akan tampil dalam tiga laga Persib di putaran kedua. Hingga akhir putaran pertama ini, Kosin tampil dalam 14 pertandingan. (endan suhendra/"GM")**

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

Kosin Targetkan Tanpa Gol di Tiga Laga Terakhir

31 January 2010
BANDUNG, TRIBUN - Penjaga gawang Persib, Sinthaweechai "Kosin" Hathairattanakool, menargetkan tiga pertandingan awal putaran kedua Liga Super tanpa kebobolan. Kosin masih memperkuat Persib di tiga pertandingan tersebut sebelum pada tanggal 21 Februari, saat masa pinjamannya habis.

Tiga pertandingan itu adalah melawan tuan rumah Persik Kediri dan Persebaya Surabaya (9 dan 14 Februari) serta partai kandang melawan Persisam Samarinda (20 Februari).

"Sebagai penjaga gawang hal yang paling berkesan ketika akan pergi adalah berusaha gawangnya aman dari gol. Saya akan berusaha ditiga pertandingan terakhir nanti tidak kebobolan," ujar Kosin, Minggu (31/1).

Kosin ingin mengakhiri kebersamaannya dengan Persib ditutup dengan sangat indah. Dia ingin mengulang sukses sahabatnya, Suchao Nutnum, yang bisa mencetak gol terakhirnya untuk Persib sebelum meninggalkannya.

"Saya ingin seperti Suchao, semuanya berakhir dengan happy ending. Dia mengakhiri semuanya dengan gol indah, saya juga ingin tidak satu gol pun masuk ke gawang Persib," kata Kosin. (tor)

Sumber: Tribun
By: BP
Read more >>

Kosin Pilih Bertahan di Persib

BANDUNG, TRIBUN - Saat manajemen Persib Bandung berusaha menegosiasi Chonburi FC untuk bisa memperpanjang masa pinjaman kipernya, Sinthaweechai "Kosin" Hathairattanakool, kiper bernomor punggung 18 ini sudah lebih awal menyatakan diri siap memperkuat Persib hingga akhir musim ini.

Keinginan Kosin untuk bertahan di Persib lebih disebabkan batalnya ia direkrut Gamba Osaka musim ini. Kosin memang menargetkan bisa bergabung dengan tim J-League tersebut sehingga lebih memilih tidak mematenkan kontraknya dengan Persib.

"Saya sudah senang bermain di Persib. Jika diizinkan tim Chonburi tetap bermain di Persib, saya akan lebih senang lagi. Mudah-mudahan saja bisa terealisasi," kata Kosin, Minggu (31/1).

Kosin mengatakan, ia akan bersikap sebagai pemain profesional yang menghargai tim yang telah mengikatnya. Dia akan menjunjung tinggi kontrak dengan Chonburi sampai masa kontraknya berakhir.

"Saya bisa bermain di Persib atau tidak tergantung dari tim Chonburi. Jika diizinkan, saya siap bermain di sini. Tapi jika tidak, saya akan kembali ke Thailand," ujarnya. (tor)

Sumber: Tribun
By: BP
Read more >>

Keceriaan Eka Ramdani dkk. di Alam Terbuka

TAK ada lapangan hijau datar membentang, tak ada gawang, tak ada wasit. Suasana tersebut sejenak dinikmati oleh belasan pemain Persib Bandung di kawasan Situ Cileunca, Kp. Cibeunying, Kec. Pangalengan, Kab. Bandung, Sabtu (30/1). Mereka berhenti main bola sejenak ketika mereka diajak ke alam terbuka.

Untuk sementara, bola sepak disimpan dahulu sebelum Senin (1/1) nanti kembali bercengkrama. Bersama PT Daya Adira Mustika (DAM), main dealer sepeda motor Honda Jawa Barat, Eka Ramdani dkk mengikuti gathering bersama para wartawan.

Sejumlah permainan dan kegiatan menjajal alam dilakoni "Pangeran Biru". Sebut saja arung jeram, paintball, flying fox, dan aneka permainan seru. Satu-persatu tantangan mereka lakoni.

Setibanya di Situ Cileunca pukul 10.00 WIB, Atep, Nova, Airlangga, Kosin, Hariono, Cecep, Eka, Edi Hafid, Irwan, Chandra, Wildansyah, Aji, dan Munadi langsung digiring ke lapangan utama. Panitia menyajikan game pemanasan. Di sana terlihat Kosin hanya bisa tersenyum-senyum sambil bertanya-tanya pada temannya mengenai instruksi yang diberikan.

Jelas Koin tampak bingung, di Thailand tidak ada permainan jalan gorila dan jalan angsa secara bersamaan. Namun hal itu tidak terlalu mendasar, dia mampu membaur dan tertawa bersama peserta lain dalam tantangan pertama itu.

Sayangnya pemain asing seperti El Loco, Hilton, Rene tidak ikut bergabung. Begitu pula dengan Budi, Gilang Angga serta pelatih pun tidak hadir. Namun hal itu tidak mengurangi kebersamaan dan semangat tim Persib dan peserta.

"Pasukan Biru" memang tak kenal lelah. Mereka kembali dijajal arung jerang mengitari Sungai Palayang yang tidak jauh dari Situ Cileunca. Mereka harus melintasi sungai selebar perahu karet dengan panjang lintasan lima kilometer. Sang pejuang harus menempuh waktu selama satu setengah jam dan siap basah kuyup.

Sebelum turun langsung, tim dan semua peserta dibekali pengetahuan dasar agar berarung jeram yang aman. Sang instruktur begitu detail menerangkan satu persatu fungsi peralatan arung jeram. Bak mendengarkan arahan dari Jaya Hartono, skuad "Pangeran Biru" begitu serius meski di sela-sela pemaparan terpecah tawa berkali-kali. Apalagi ketika instruktur menyarankan peserta outbond untuk berenang gaya pasrah apabila terlempar dari perahu.

Dan pada akhirnya tiba menaiki perahu karet, pejuang lapangan hijau itu harus bergelut dengan dayung. Namun sebelumnya, ketika memakai rompi pengaman, tetap saja mereka melayani permintaan foto dari bobotoh Pangalengan yang ikut terhibur dengan kehadiran mereka.

Para pemain yang tidak mengeksklusifkan diri itu bercampur bersama panitia dan wartawan di dalam beberapa perahu karet.

Tanpa terasa, dua jam berlalu melebihi 30 menit waktu tempuh. Hal itu karena di sepanjang sungai, tim asuhan Jaya Hartono itu kerap berkelakar dan saling main guyur-guyuran sesama penumpang perahu yang lain.

Hingga menjelang finis, Aji diceburkan oleh temannya begitu pula dengan Edi. Hal itu beruntun pada perahu lainnya. Dalam keadaan basah kuyup, peserta harus menjalani tantangan selanjutnya. Perang dengan menggunakan tembakan cat atau paintball menunggu.

Baru saja setengah jalan aysik menembak, langit mendung yang menyelimuti Situ Cileunca tiba-tiba menurunkan butir air hujan. Sontak semua peserta bubar, padahal satu tantangan lagi yaitu flying fox belum dirasakan pemain.

Meski demikian, di mata penjaga gawang Kosin, kegiatan alam seperti itu merupakan pengalaman pertamanyq. "I`m so amazed, seru, I was enjoyed it," tuturnya dengan kelelahan.

Kepala Divisi Spare Parts & Promotion PT DAM, Teddy Ramli mengatakan, kegiatan tersebut untuk memberikan refreshing, hiburan, dan motivasi pemain dalam menghadapi putaran kedua Djarum Liga Super Indonesia 2009/2010.

Menurut dia, gathering tersebut sebagai rasa syukur terkait dengan peningkatan penjualan unit sepeda motor Honda setelah resmi bekerja sama dengan Persib. (Novianti Nurulliah/"PR") ***

Sumber: PR
By: BP
Read more >>
 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger