Showing posts with label dede yusuf. Show all posts
Showing posts with label dede yusuf. Show all posts

Dede Yusuf: Piala Celebes Bangkitkan Semangat Baru Persib

5 November 2012

Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf menilai, turnamen sepak bola Piala Celebes II 2012 yang digelar di stadion Siliwangi Bandung turut membangkitkan semangat baru bagi tim tuan rumah Persib Bandung menghadapi kompetisi Liga Super Indonesia 2013.
Penyelenggaraan turnamen Piala Celebes di stadion Siliwangi berdampak positif dan membawa angin segar bagi Persib menghadapi kompetisi mendatang dan sekaligus sebagai wadah hiburan bagi masyarakat Bandung, ujar Dede Yusuf menjawab pertanyaan saat menyaksikan partai final tuan rumah Persib melawan Sriwijaya FC.
Wagub Jabar menyatakan menyambut baik pelaksanaan turnamen sepak bola ini yang diikuti empat tim dengan kualitas cukup baik yakni juara kompetisi ISL Sriwijaya FC, juara bertahan Makassar United, juara divisi utama Barito Putra dan tuan rumah Persib Bandung.
Setelah menyaksikan langsung partai final antara Persib melawan Sriwijaya FC yang mamperagakan permainan cukup menarik dan disaksikan sekitar 20.000 penonton, Dede Yusuf menyatakan tetap menyambut gembira bila turnamen ini kembali digelar di Bandung.
Bahkan Dede Yusuf punya keinginan ada turnamen serupa dengan nama lain yang tidak kalah meriahnya dari Celebes Cup. “Itu sangat mungkin diselenggarakan di Bandung, misalnya turnamen Sumatera atau pun nama lain, “ujarnya didampingi pemrakarsa turnamen Piala Celebes dan pemilik Makassar United Ryan Latief.
Wagub Dede Yusuf didampingi Ryan Latief menyerahkan Piala Bergilir Celebes kepada kapten tim Persib yang tampil sebagai juara, medali emas dan hadiah uang pembinaan Rp100 juta.
Bagi tim tuan rumah yang tampil sebagai juara, turnamen ini dijadikan sebagai ajang seleksi pembentukan tim defenitip “Maung Bandung” menghadapi kompetisi Liga Super Indonesia 2013.
Sumber: BolaIndo
By: Fikri
Read more >>

Wagub Tak Mau Ambil Pusing

29 August 2012
DIPONEGORO (GM) - Wakil Gubernur Jawa Barat yang juga Duta Persib Bandung, Dede Yusuf mengaku, tidak ambil pusing dengan hengkangnya dua pemain binaan Bandung, Budiawan dan Wildansyah ke Persisam Samarinda. Pasalnya, hal itu merupakan hak kedua pemain tersebut.

"Mereka punya hak untuk pergi ke tempat lain," kata Dede di Gedung Sate, Jln. Diponegoro, Senin (27/8).

Dede menilai, setiap pesepakbola profesional punya hak untuk bertahan atau hijrah ke tim lain, jika tidak terjadi kesepakatan dengan klub asal.

Namun menurutnya, Persib harus mampu mencari pemain pengganti yang lebih baik lagi dari dua pemain tersebut. Termasuk tetap mempertahankan pemain binaan yang dianggap memiliki potensi. "Kalau memang ada yang lebih baik dari Budiawan dan Wildansyah, harus dipertahankan," tuturnya.

Selain itu, Dede berharap, pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman bisa mengoptimalkan pemain binaan lainnya agar bisa memberikan kontibusi kepada Persib.

"Sekarang bagaimana pelatih mencoba menguatkan potensi-potensi yang ada," ungkap Dede.

Disinggung tentang kesiapan tim jelang Liga Super Indonesia (LSI) 2012-2013 mendatang, Dede berharap, Djadjang memiliki sentuhan tersendiri saat menukangi "Maung Bandung". Salah satunya, Djadjang diharapkan mampu membuat tim menjadi kompak untuk merengkuh titel juara.

"Kekompakkan ini harus dirajut oleh pelatih baru. Persib itu pemainnya sudah bagus semua, jam terbang pemain-pemainnya juga sudah cukup," tutur Dede.

Terlebih, lanjutnya, Persib juga berencana untuk merekrut sejumlah pemain berkualitas lainnya. Termasuk dengan telah merekrut dua penggawa anyar, Herman Dzumafo dan Asri Akbar.

Meski belum bisa menilai kemampuan kedua pemain anyar tersebut, Dede meminta, agar keduanya bisa memberikan kemampuan maksimalnya saat bersama Persib.

"Kita belum bisa menilai mereka karena belum melihat langsung di pertandingan. Tetapi keduanya harus mampu membuat Persib meraih prestasi setelah puasa gelar hampir 20 tahun," tutur Dede.

Sumber: Galamedia
By: Khansa
Read more >>

Dede Yusuf Sarankan Persib Kontrak Pemain Seperti Klub Eropa

7 July 2012
Bandung - Wagub Jabar sekaligus Duta Persib Bandung Dede Yusuf menyarankan PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) mengontrak para pemainnya seperti yang dilakukan Barcelona terhadap Cesc Fabregas atau seperti klub-klub di Eropa lainnya.

Di Barcelona, Fabregas dikontrak dengan durasi jangka panjang. Hal serupa juga dilakukan klub-klub Eropa yang mengontrak pemainnya selama beberapa tahun. Itu berbeda dengan pemain Persib yang hanya dikontrak dengan durasi satu tahun.

"Saran saya buat Persib kalau kontrak pemain itu tiga tahun. Jadi dalam tiga tahun up and down pemain itu bisa kelihatan," kata Dede, Sabtu (7/7/2012).

Dengan cara seperti itu, para pemain akan punya waktu bersama lebih lama dan kekompakkan lebih terjaga. "Kekompakkan yang terbentuk dalam jangka waktu lama itu penting," tuturnya.

Ia pun mencontohkan Fabregas yang main melawan para pemain Indonesia. Di laga tersebut, Fabregas ia lihat tampil biasa-biasa saja. "Kemarin saya lihat Fabregas main, biasa saja. Kenapa? Karena dia main sama orang yang baru dia kenal," ungkapnya.

"Walaupun dia pemain mahal, dia kelimpungan sendiri mainnya karena teman-temannya kemarin bukan level dia atau yang bukan bertahun-tahun main sama dia," jelas Dede.

Ia sendiri tidak menampik jika kontrak jangka panjang cukup berisiko. Sebab pemain yang dikontrak lama belum tentu memperlihatkan kualitas mumpuni. "Kalau selama tiga tahun performanya tidak bagus, kan sama dengan buang-buang duit," cetusnya.

Namun ia yakin, pemain yang performanya jelek akan terbawa bagus ketika melihat rekan-rekannya bermain baik. Selain itu, kekompakkan antar para pemain akan lebih terjaga dan ikut jadi penentu kemenangan di lapangan.

"Saran saya itu sudah saya sampaikan langsung ke PT PBB. Tapi itu semua terserah pengurus PT PBB," tandas Dede.

Sumber: Detik
By: Khansa
Read more >>

Dede Yusuf Minta Persiapan Persib Hadapi Persija Lebih Matang

25 May 2012
Bandung - Wagub Jabar sekaligus Duta Persib Bandung Dede Yusuf meminta persiapan 'Maung Bandung' lebih matang sebelum menghadapi musuh bebuyutannya, Persija Jakarta. Duel klasik itu bakal digelar di Stadion Gelora Utama Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Minggu (27/5/2012).

Main di Jakarta, kehadiran bobotoh jelas akan sangat minim. Hal itu karena perseteruan suporter Persib dan Persija yang berlangsung sejak lama. Namun hal itu bukan alasan bagi Persib untuk tidak memberikan perlawanan sengit.

"Dukungan ini tidak harus melalui (kehadiran) suporter, tapi persiapan yang lebih matang," kata Dede saat ditemui di Kantor Badan Narkotika Provinsi (BNP) Jabar, Jalan Cilaki, Jumat (25/5/2012).

Soal target, Dede berharap Miljan Radovic dan kawan-kawan mampu memetik kemenangan di kandang 'Macan Kemayoran' yang bakal didukung suporternya sendiri. "Ini satu prestasi kalau kita bisa menang di sana," ucap Dede.

Satu hal yang membuatnya optimistis ialah hasil positif di laga terakhir Persib. Di laga kontra PSPS Pekanbaru, Persib mencuri satu poin berkat hasil imbang dengan skor 0-0.

"Kemarin kita baru curi poin. Kita doakan mudah-mudahan Persib bisa menang," ajak Dede.

Sumber: Detik
By: BP
Read more >>

Dede Yusuf, "Tur Papua Momen Berharga Maung Bandung"

5 May 2012
BANDUNG,(PRLM).-Tur Papua yang akan dilakoni Persib Bandung adalah momen berharga "Maung Bandung" dalam kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2011-2012 ini. Hal tersebut diutarakan Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf.
Dede menuturkan, sebagai warga Jawa barat dirinya sangat mendukung persib untuk bisa tampil maksimal pada tur berat tersebut. "Saya kira ini momen berharga kalau sampai Persib bisa menang melawan Persipura dan Persiwa Wamena. Persib bisa naik ke klasemen pertama," ucap Dede seusai menyaksikan latihan Persib di Stadion Siliwangi, Bandung, Sabtu (11/2) pagi.
Dia menuturkan, kehadirannya pagi itu juga sebagai bentuk dukungannya terhadap Airlangga Sucipto dkk. yang akan melakoni tur Papua. "Kami kan ga mungkin nonton kesana. Karena itu bisanya beri support disini," ucapnya. Selain memberikan dukungan moril, pagi itu Dede juga memberikan dukungan berupa bonus bagi para pemain "Maung Bandung".
Dede menuturkan, kemenangan tentunya menjadi target yang sangat berat yang harus dilakoni Persib kali ini. Meskipun begitu, menurut dia, hasil seri tentunya juga tidak akan mengecewakan. "Karena Persib belum pernah menang disana. Jadi kalaupun hasil seri yang nanti didapat, Persib masih bisa maintain posisi. jadi harapan kami memang dalam beberapa pertandingan ini, Persib bisa nyalip-nyalip lagi posisi dari empat besar ke lebih atas lagi,' tuturnya.
Sejauh ini, menurut dia, tim "Maung Bandung" sudah dalam kondisi yang sangat bagus baik kekompakan pemain maupun performa permainan. Menurut dia, yang dibutuhkan persib saat ini adalah dukungan dari semua warga Jawa Barat agar pada musim ini targetan juara bisa dicapai.
Sumber: PR
By: BP
Read more >>

Dede Yusuf Sumringah Persib Raih Poin Penuh

16 March 2012
RASA senang dan puas terpancar dari wajah Wakil Gubernur Jabar, Dede Yusuf ketika wasit asal Jakarta, Yandri meniupkan peluit tanda pertandingan antara Persib Bandung kontra Arema Malang selesai. Pasalnya, kemenangan Persib ini selain bisa menyenangkan hati para bobotoh, juga merupakan hadiah ulang tahun ke-79 Persib Bandung.

"Saya bersyukur Persib bisa memenangkan pertandingan kali ini. Apalagi kini Persib sedang merayakan HUT yang ke-79," kata Dede di Stadion Si Jalak Harupat, Kamis (15/3).

Dede mengaku puas dengan permainan yang diperagakan anak-anak Persib. Para pemain sudah bekerja keras dan bermain cukup bagus.

"Secara keseluruhan permainan Persib cukup bagus. Memang saya lihat permainan Moses kurang maksimal. Tapi setelah Moses diganti, permain bisa hidup lagi," katanya.

Dede mengatakan, di dua pertandingan sisa pada putaran pertama ini, dirinya berharap para pemain bisa memperagakan permainan seperti lawan Arema. Terlebih kemenangan di laga berikutnya sangat penting agar Persib bisa memperbaiki posisinya di klasemen sementara.

"Dua pertandingan Persib di sisa putaran pertama ini, saya harap para pemain menampilkan permainan yang baik agar mendongkrak posisi Persib di klasemen," tegasnya.

Sementara terkait bobotoh, Dede mengaku antusiasmenya sangat bagus dalam mendukung tim Persib. Tindakan bobotoh pun masih dianggap wajar ketika merayakan kemenangan tim kesayangannya.

"Bobotoh saya rasa sudah cukup tertib. Saya juga berterima kasih pada bobotoh yang sudah datang dan mendukung Persib Bandung," katanya.

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

Persib Potong Tumpeng di Tepi Lapangan

15 March 2012

BANDUNG, KOMPAS.com - Beberapa menit jelang pertandingan Persib Bandung dan Arema Indonesia dimulai di Stadion si Jalak Harupat, digelar potong tumpeng di tepi lapangan, Kamis (15/3/2012) petang. Hal itu dilakukan sebagai bentuk syukur atas usia Persib yang genap 79 tahun.

Perayaan tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf, serta Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Zainuri. Sebelumnya, juga diberikan uang kadeudeuh kepada dua mantan pemain Persib yakni Max Timisela dan Rukmana.

Dalam sambutannya, Zainuri mengakui prestasi tim tersebut belum mencapai harapan kebanyakan para bobotoh atau pendukung Persib. "Semoga hari ini menjadi awal bagi prestasi Persib yang lebih baik," kata Zainuri.

Dalam acara tersebut, tidak terlihat Manajer Persib, Umuh Muhtar, maupun Wali Kota Bandung sekaligus pembina Persib, Dada Rosada.

Menurut pantauan, hampir seluruh tribune penonton terisi oleh penonton beratribut warna biru. Bendera raksasa bertuliskan 79 Tahun Persib juga dibentangkan oleh puluhan bobotoh.

Sumber: KompasBola

By: BP

Read more >>

Dede Yusuf, "Tur Papua Momen Berharga Maung Bandung"

11 February 2012

BANDUNG,(PRLM).-Tur Papua yang akan dilakoni Persib Bandung adalah momen berharga "Maung Bandung" dalam kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2011-2012 ini. Hal tersebut diutarakan Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf.

Dede menuturkan, sebagai warga Jawa barat dirinya sangat mendukung persib untuk bisa tampil maksimal pada tur berat tersebut. "Saya kira ini momen berharga kalau sampai Persib bisa menang melawan Persipura dan Persiwa Wamena. Persib bisa naik ke klasemen pertama," ucap Dede seusai menyaksikan latihan Persib di Stadion Siliwangi, Bandung, Sabtu (11/2) pagi.

Dia menuturkan, kehadirannya pagi itu juga sebagai bentuk dukungannya terhadap Airlangga Sucipto dkk. yang akan melakoni tur Papua. "Kami kan ga mungkin nonton kesana. Karena itu bisanya beri support disini," ucapnya. Selain memberikan dukungan moril, pagi itu Dede juga memberikan dukungan berupa bonus bagi para pemain "Maung Bandung".

Dede menuturkan, kemenangan tentunya menjadi target yang sangat berat yang harus dilakoni Persib kali ini. Meskipun begitu, menurut dia, hasil seri tentunya juga tidak akan mengecewakan. "Karena Persib belum pernah menang disana. Jadi kalaupun hasil seri yang nanti didapat, Persib masih bisa maintain posisi. jadi harapan kami memang dalam beberapa pertandingan ini, Persib bisa nyalip-nyalip lagi posisi dari empat besar ke lebih atas lagi,' tuturnya.

Sejauh ini, menurut dia, tim "Maung Bandung" sudah dalam kondisi yang sangat bagus baik kekompakan pemain maupun performa permainan. Menurut dia, yang dibutuhkan persib saat ini adalah dukungan dari semua warga Jawa Barat agar pada musim ini targetan juara bisa dicapai.

Sumber: PR

By: BP

Read more >>

Wagub Jabar Dukung Sikap Persib

22 October 2011

BANDUNG, (PRLM).- Sikap Persib Bandung untuk memilih netral menanggapi perpecahan klub-klub peserta kompetisi mendapat dukungan dari Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf. Dia mengatakan, keputusan manajemen tersebut bukanlah sikap yang bias.

"Segala sesuatu pasti ada pilihannya. Setiap klub memiliki hak untuk menentukan sikapnya. Kalau saya, hanya ikut mendukung saja apa yang diputuskan manajemen," ujarnya ketika ditemui di Cimahi, Sabtu (22/10).

Seperti diketahui, pada Kamis (13/10) lalu terjadi kekisruhan saat pertemuan klub-klub peserta kompetisi dengan PSSI. Klub terpecah menjadi dua, yaitu kubu 14 klub dan kubu 10 klub. Kubu 14 klub menolak mengikuti kompetisi LPI karena dinilai telah me¬langgar Statuta PSSI mengenai jumlah peserta kompetisi.

Mereka menuntut PSSI untuk melaksanakan kompetisi dengan 18 klub, bukan 24 klub.Persib memilih bersikap netral dan menyatakan diri bahwa mereka tidak memilih untuk berada di kubu 14 klub ataupun kubu 10 klub.

Kondisi perpecahan yang terjadi saat ini, menurut Dede, memang bukan kondisi yang mudah bagi setiap klub. Baginya, saat ini publik tidak bisa menilai kubu mana yang bersikap bagus dan tidak bagus.

"Apakah LPI (Liga Prima Indonesia), atau LSI (Liga Super Indonesia) kita tidak bisa mengatakan yang ini baik atau tidak. Tetapi yang jelas, ini soal gengsi. Jadi manajemen setiap klub yang memang memiliki tanggung jawab untuk mengambil keputusannya," ujarnya.

Namun, menurut dia, apapun yang akan terjadi pada akhirnya nanti dia berharap kompetisi bisa berjalan. Selain itu, menurut dia, tentunya Persib juga tetap akan bermain sebagaimana diharapkan para pencinta "Maung Bandung" lainnya.

"Di kompetisi manapun, tidak masalah. Karena sebenarnya secara keuangan Persib tidak ada masalah dan siap bermain. Dan yang pasti, Persib tetap harus main, karena tujuannya untuk menghibur masyarakat," ucapnya.

Kepastian mengenai peserta kompetisi hingga saat ini masih belum menemui titik temu. Meskipun dipastikan kompetisi LPI akan terus bergulir mulai akhir November nanti, namun kemungkinan akan juga digulirkan LSI pada awal Desember.

Sebelumnya, Komisaris Utama PT. Persib Bandung Bermartabat (PT. PBB) Kuswara S. Taryono mengatakan Persib akan bersikap netral. Selain itu, menurut dia, Persib juga akan berusaha mendorong PSSI untuk bisa segera menyelesaikan kemelut yang terjadi diantara para peserta kompetisi.

Menurut dia, Persib juga berharap PSSI tetap bisa mengakomodasi aspirasi dari kedua kubu sehingga tidak ada klub yang merasa dipinggirkan. Persib akan melayangkan surat mengenai hal tersebut kepada PSSI, yang rencananya akan dilakukan pada pekan depan.

Sumber: PR
By: BP
Read more >>

Wagub Jabar Ingin Persib Juara

15 September 2011
BANDUNG – Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf berharap tim kebanggan Bandung, Jawa Barat, Persib bisa mencapai prestasi terbaik di tangan pelatih Serbia, Drago Mamic.

Malah Duta Persib ini memberikan apresiasi positif terhadap Drago Mamic yang melatih pelatih untuk musim depan.

“Serbia memang yang terbaik dalam bidang olahraga. Drago Mamic kan dari Kroasia yang memiliki kultur olahraga terbaik. Sehingga diharapkan dia bisa menularkannya ke Persib supaya lebih berprestasi musim ini,” kata Dede, di Bandung, Jawa Barat, Rabu 14 September kemarin.

Dipilihnya Drago oleh manajemen, sambung Dede, tentunya telah melalui pertimbangan matang untuk membawa Persib juara di Liga Indonesia tahun depan.

“Tentu manajemen sudah melalui kalkulasi yang matang hingga memilih Drago. Pemilihan pelatih itu telah melalui pertimbangan mencari yang terbaik di antara pilihan terbaik,” ungkapnya.

Dede mengakui, para pendukung Persib atau bobotoh telah menilai bahwa sudah lama Persib tidak meraih prestasi. “Di tangan Drago yang membawa kultur olah raga terbaik, saya harap sekaranglanglah saatnya Persib berprestasi,” pungkasnya.

Sumber: VivaNews
By: BP
Read more >>

"Riedl Latih Persib, Kenapa Tidak?"

16 July 2011
BANDUNG - Wakil Gubernur Jawa Barat, yang juga Duta Persib Bandung, Dede Yusuf menilai Alfred Riedl layak melatih Persib Bandung.

Kualitas kepelatihan Riedl, menurut Dede, dapat dilihat dari prestasinya saat melatih Timnas Indonesia. "Tidak apa-apa, Alfred Riedl bagus kok," kata Dede, menjawab pertanyaan isu pelatih asal Austria bakal menukangi Maung Bandung, Jumat (15/7/2011).

Dede melanjutkan, jika Riedl menjadi pelatih Persib, harus diberi kebebasan dalam memilih pemain. "Asal pemilihan pemainnya jangan diganggu gugat. Apa yang mau dia ambil, berikan dia kesempatan," saran mantan aktor dan atlet taekwondo.

Hanya saja, sambung Dede, pemain yang dibeli atau dimainkan di skuad Persib sebaiknya banyak diisi oleh pemain lokal. "Pemain muda lebih bagus lagi," cetusnya.

"Saya sebagai orang daerah berharap pemain lokal kita agak lebih banyak. Jadi jika pemain asingnya minimal lima, kita dua atau tiga lah. Jadi kita prioritaskan pemain lokal-lokal kita," pungkasnya. (far)

Sumber: OkeZone
By: BP
Read more >>

Dede Yusuf, "Kisruh Harus Segera Diselesaikan Secara Internal"

25 March 2011
NARIPAN,(GM)-
Terkait kisruh di tubuh Persib, Wakil Gubernur Jawa Barat yang juga duta bobotoh, Dede Yusuf meminta manajemen Persib segera menyelesaikannya secara internal. Kisruh tersebut hanya terjadi di internal Persib dan tidak ada kaitannya dengan bobotoh atau orang luar.

"Kalau bisa masalah internal itu diselesaikan secara internal saja. 'Kan ada RUPS (rapat umum pemegang saham). Saya juga mengharapkan kisruh ini tidak membawa isu kedaerahan. Kalau isu ini dibawa ke Persib, nantinya semua pemain atau pelatih harus dari Bandung semua, tidak seperti itu 'kan?" ujarnya kepada wartawan di kantor BPLHD Jabar, Jln. Naripan Bandung, Kamis (23/3).

Yang terpenting saat ini, lanjutnya, Persib harus bisa mengejar ketertinggalan. Mungkin tahun ini belum berhasil, tapi diharapkan tahun-tahun ke depan Persib bisa berhasil dan menjadi juara.

Dede juga berharap manajemen Persib tidak terus berpolemik. "Bisa jadi jika kita berpolemik terus akan menjadi sasaran klub-klub lain. Contohnya pertandingan beberapa hari lalu saat Persib melawan Persija kita kalah, tapi saat dengan Persijap, Persija kalah 4-1. Untuk itu, evaluasi ke dalam lebih penting dibanding evaluasi keluar," jelas Dede.

Seharusnya tidak diumumkan

Sementara itu, gelandang Persib, Eka Ramdani menyesalkan kisruh internal PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) yang diumumkan ke publik dan para pemain. Apalagi konflik diumumkan beberapa hari sebelum pemain bertanding melawan Persiwa Wamena.

"Saya sebenarnya kurang setuju konflik di atas (PT PBB, red) diumumkan ke pemain, apalagi mau pertandingan," tegasnya saat dihubungi detikbandung, Kamis (24/3).

Menurutnya, hal itu pasti berpengaruh pada psikologis pemain dan tim secara keseluruhan.

"Sedikit banyak pasti memengaruhi pemain. Harusnya jangan sampai masalah internal itu membebani pemain," terangnya.

Ia pun berharap para pemain dan pelatih tetap fokus pada setiap pertandingan yang dijalani. Sebab kisruh internal bukan bagian yang harus dipikirkan pemain.

"Persib ini sebuah tim, pasti koflik itu memengaruhi tim secara keseluruhan. Sekarang tinggal bagaimana pemain dan pelatih fokus pada pertandingan ke depan," ujarnya sambil berharap kisruh di tubuh PT PBB segera selesai. (B.96/net)**

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

Harus Ada Remanajemen di Persib

12 February 2011
DIPONEGORO,(GM)-
Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk membenahi kinerja tim di putaran II mendatang, Persib Bandung harus melakukan remanajemen. Duta Persib, Dede Yusuf mengatakan, manajemen juga merupakan salah satu instrumen yang menyebabkan Persib terpuruk.

"Pemain bagus dan pelatih juga bagus, kenapa prestasinya menurun? Bahkan beberapa pemain juga konon akan hijrah. Menurut saya harus ada remanajemen," ujar Duta Persib Bandung yang juga Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf saat ditemui usai bertemu Duta Besar Indonesia untuk Cile, Aloysius Lele Madja di Gedung Sate, Jln. Diponegoro Bandung, Jumat (11/2).

Karena itu, Dede mengusulkan agar H. Umuh Muchtar memilih jabatan yang dirangkapnya yaitu sebagai Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat dan manajer tim. Hal itu dilakukan agar Umuh lebih fokus pada salah satu pekerjaan.

"Saya melihat ini bukan penggusuran. Namun perlu diingat, Pak Umuh itu menjabat dirut dan juga manajer. Saya pikir harus ada focusing. Kalau manajer, setiap kekalahan bisa dipecat. Nah, kalau direktur tidak bisa dipecat," kata Dede.

Jika Umuh memilih menjadi Manajer Persib, lanjut Dede, harus fokus pada pengelolaan tim. Manajer harus memperhatikan pelatih, pemain, latihan, dan sebagainya, yang berkaitan dengan tim. Sedangkan jika memilih menjabat Dirut PT PBB, maka Umuh harus lebih fokus pada perusahaan.

"Kalau jadi direktur, dia harus mencari uang. Lalu menjalankan roda perusahaan sehingga berjalan baik dan benar. Jadi enggak ada tuh gusur-menggusur," tegasnya.

Kendati demikian, Dede mengingatkan, hal itu bergantung pada rapat umum pemegang saham (RUPS). Karena, hal tersebut hanya bisa diputuskan melalui rapat RUPS. "Keputusannya ada di RUPS yang berasal dari pemegang saham. Tentu di sana Pak Umuh terlibat. Kalau saya tidak," katanya.

Dikunjungi KPK

Sementara itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengunjungi jajaran PT PBB di kantor PT PBB, Jln. Sulanjana, Jumat (11/2). Kepala Satgas Bidang Pengembangan Direktorat Litbang KPK, Dian Patria mengatakan, kunjungan ke PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) merupakan lanjutan kajian dan pendalaman KPK, terkait Persib Bandung yang sudah bersih dari APBD. Persib dianggap sebagai tim yang berhasil melepaskan diri dari APBD. "Persib Bandung sejak Agustus 2009 sudah berbadan hukum dan menjadi yang pertama kali berhasil lepas dari APBD," kata Dian.

Menurutnya, KPK juga akan melakukan sampling ke tim lain, selain Persib Bandung. Tim yang masih bergantung pada APBD juga tetap menjadi objek kajian KPK. (B.96/B.98)**

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

KPK Datangi Persib

11 February 2011
DIPONEGORO,(GM)-
Beberapa staf Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi Wakil Gubernur Jabar, Dede Yusuf di kantornya, Jln. Diponegoro Bandung, Kamis (10/2). Hal ini terkait rencana pemerintah yang akan mengeluarkan peraturan pemerintah (PP) tentang larangan APBD digunakan bagi klub sepak bola. Sebagai duta Persib, Dede dimintai keterangan seputar Persib yang sudah bisa berkiprah tanpa didanai APBD.

"Sebetulnya, KPK datang ke sini atas pemintaan staf khusus presiden terkait rencana PP tentang larangan penggunaan dana APBD yang tidak boleh digunakan untuk klub sepak bola. Saya sempat menjadi pembicara di Jakarta soal Persib tanpa biaya APBD. Nah, dalam hal ini Persib akan dijadikan contoh nasional terkait rencana PP tersebut," ungkap Dede usai menerima KPK.

Pertanyaan staf KPK, katanya, seputar sejarah, langkah, dan strategi yang dilakukan Persib bisa berkiprah tanpa dukungan dana dari APBD. Termasuk bagaimana perhitungan saham dan cara mendapatkan sponsor, juga kondisi manajemen.

"Masalah ini pun sejalan dengan aturan perundang-undangan keolahragaan. Sebab, APBD tidak boleh digunakan untuk membiayai klub sepak bola. APBD cukup untuk melakukan pembinaan atlet dan membangun sarana prasarana olahraga, bukan malah untuk membiayai klub yang profesional, atau klub yang sudah masuk dalam liga," ungkap Dede.

Datangi Persib

Dede juga mengatakan, staf KPK, besok (hari ini, red) akan mendatangi manajemen Persib untuk mengetahui kiprah klub kebanggaan warga Jabar ini tanpa dana APBD. "Sebagai informasi, besok KPK juga akan mendatangi Persib. Tadi saya menyarankan untuk hal teknis, staf KPK bisa menanyakan ke manajemen Persib. Kalau bisa langsung saja ke manajernya, Pak Umuh," kata Dede.

Sebab, katanya, ada sejumlah pertanyaan staf KPK kepadanya, yang tidak ia ketahui dengan jelas. Seperti dugaan penyimpangan dana beberapa tahun lalu. "Saya bilang saya tidak tahu, karena saat saya terima sudah nol," ungkapnya tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Ia menyarankan, jika PP tersebut akan dilaksanakan maka harus ada masa transisi. Karena, belum semua klub sepak bola bisa lepas dari anggaran APBD. Rencananya, PP itu akan keluar pada 2012. (B.96)**

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

Dede Yusuf: Persib Harus Solid

5 November 2010
BANDUNG - Jika memang ingin kembali meraih kemenangan pada setiap laga, maka para pemain, pelatih serta manajemen Persib Bandung harus solid. Jika begitu, maka Maung Bandung bisa kembali ditakuti para lawannya.

Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf mengomentari prestasi Persib yang pada enam laga meraih hasil negatif. Dede yang juga Duta Persib ini berharap semua pihak mau bercermin dan sama-sama melakukan evaluasi menyeluruh ke dalam maupun ke luar.

“Tentu saja harapan saya adalah Persib selalu menang. Kalau mau menang, jangan lagi ada konflik internal yang muncul. Kita kan sudah melangkah dalam kompetisi. Istilahnya orang lain sudah berperang, kita malah masih milih-milih peluru dan senjata,” ungkap Dede, Kamis (4/11/2010).

Dede menambahkan, agar tim kebanggaan warga Jabar ini segera bangkit, mulai dari pelatih, pemain maupun manajemen harus fokus kepada hal-hal yang penting. Dia berharap, waktu jeda dua bulan kompetisi dimanfaatkan betul untuk melakukan evaluasi.

“Terus terang, saya lihat pemain Persib semuanya bagus. Bahkan, banyak kan pemain yang juga pemain timnas. Dan saat ini lah peran dirijen yang mengatur orkestra harus dimaksimalkan dan mesti benar. Kalau di dalamnya saja tidak solid, siapapun yang mengurus Persib tidak akan klop semuanya,” beber Dede.

Lebih lanjut Dede berharap, semua pihak yang ada bisa menahan diri. Dia berharap, jangan ada lagi pihak internal Persib yang lebih menonjolkan konflik ketimbang membenahi tim. Selain manajemen, Dede berharap pemain dan pelatih lebih fokus mencari cara membenahi tim tanpa harus mempersoalkan urusan internal.

“Sebab, kalau kita hanya mengurus internal saja pasti akan dimanfaatkan tim lain. Coba lihat tim lain kan sudah unggul jauh diatas kita. Jangan terlalu banyak melihat ke belakang. Lebih baik kita melihat kedepan mencari solusi. Saya masih optimistis kita bisa meraih hasil maksimal musim ini,” pungkasnya. (acf)

Sumber: OkeZone
By: BP
Read more >>

PERSIAPAN MINIM

23 September 2010

MERIAHNYA peluncuran tim Persib musim kompetisi 2010-2011 di Stadion Siliwangi, Rabu (22/9) petang, seakan menutupi sejumlah intrik yang terjadi di tubuh tim kesayangan warga Jawa Barat belakangan ini. Acara berlangsung meriah dan membuat bobotoh bersukacita saat cara perkenalan 23 pemain yang siap memperkuat Persib.

Satu per satu pemain dengan bangga menunjukkan kepada ribuan bobotoh yang memadati tribun penonton, bahwa mereka adalah Persib yang baru. Persib yang siap menjalani rintangan kompetisi dengan harapan mampu memperbaiki prestasi tim dari musim sebelumnya.

Dengan persiapan ala kadarnya, Persib mengisyaratkan harus siap memasuki kompetisi meski dengan diwarnai persiapan terakhir yang bisa dikatakan tragis. Pemusatan latihan di Cirebon, tim terpaksa pulang lebih awal, Minggu (19/9). Hasil yang dibawa jauh dari harapan. Tim bukan menjadi solid, tetapi menjadi terpecah belah. Pemain kompak tak inginkan Daniel Darko Janackovic untuk menjadi bapak asuh mereka selama meracik "Pangeran Biru" untuk satu musim ini.

Peristiwa tersebut tampaknya datang tidak tepat ketika waktu semakin mendesak dalam mengawali laga perdana mereka melawan Persela Lamongan, Selasa (28/9) nanti.

Namun apa daya, dengan suasana yang masih terluka, mereka berusaha untuk mengubur perasaan gundah tersebut dan fokus pada setiap pertandingan.

Kini Persib berusaha bangkit kembali. Dengan instruksi Asisten Pelatih Robby Darwis dan Pelatih Kiper Anwar Sanusi, mereka berusaha mencari secercah harapan memenuhi harapan bobotoh yang ingin timnya kembali berjaya seperti tahun 1995 meski dengan karut-marut yang terjadi seperti saat ini.

Harapan itu terlontar dari semua pihak. Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf dan Wali Kota Bandung Dada Rosada mengutarakan harapannya agar Persib bisa memperbaiki prestasi dan mampu menuntaskan segara permasalahan internal tim.

Kandidat pelatih

Dalam sukacita yang terjadi dalam stadion tersebut saat itu dirasa kurang dengan absennya sosok Pelatih Daniel Darko Janackovic yang selama dua bulan kemarin menurunkan ilmunya kepada Cecep Supriyatna dkk. Janackovic sejak Senin (20/9) lalu hengkang dari kota kembang untuk mempertanyakan kejelasan statusnya di Jakarta setelah insiden makan siang yang terjadi di Cirebon, Minggu (19/9).

Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar mengatakan, dirinya sudah cukup mewakili Janackovic. "Launching tanpa pelatih kepala ya, sudah tunggu saja, nanti juga ada. Sekarang kan ada saya," tutur lelaki berkumis ini seusai memberikan sambutan.

Ia mengakui, pihaknya belum mengambil keputusan mengenai status Janackovic. Menurut dia, Janackovic bukanlah didepak. Meski demikian, dia sudah mempersiapkan lima pelatih alternatif yaitu 2 asing dan 3 pelatih lokal.

"Seandainya Darko diganti, penggantinya sudah siap. Untuk pelatih asing yang pasti dia sudah mempunyai pengalaman berkiprah dalam sepak bola Asia dan dia bisa berbahasa Melayu. Soal dia dari Singapura ya lihat saja nanti. Mengenai pelatih, saya juga harus bersama-sama dengan penyandang dana (konsorsium) untuk membahas hal tersebut. Kita harus menghormati hal itu biar kondusif," ujar Umuh.

Menurut Umuh, kepastian tersebut akan dirundingkan Kamis (23/9) ini di Jakarta. Umuh dan konsorsium akan melakukan pertemuan bersama jajaran direksi dan Presiden Komisaris Zainuri Hasyim yang sudah berada di tanah air setelah bepergian ke Thailand. Ia menjamin hasilnya akan dipublikasikan, Jumat (24/9). "Jumat pagi sudah ada keputusan, sudah clear," ucapnya.

Ia mengatakan, semua pihak untuk senantiasa bersabar. Hal tersebut dia lakukan semata-mata untuk kebaikan Persib juga. (Novianti Nurulliah/"PR")***

Sumber: PR

By: BP

Read more >>

Berharap Persib Juara Musim Ini

22 September 2010
BANDUNG, TRIBUN - Harapan menjuarai Liga Super Indonesia (LSI) kembali mengemuka ketika tim Persib Bandung untuk musim 2010/2011 diluncurkan di Stadion Siliwangi, Rabu (22/9) sore. Hingga kini, berarti sudah 15 tahun Persib tak mengangkat trofi juara.

Melihat materi pemain, Maung Bandung selalu menjadi kandidat menjadi juara. Namun dalam perjalanannya, Persib selalu gagal merengkuh titel. Momen peluncuran tim juga menjadi momen untuk menyelesaikan permasalahan internal. Sehingga tim bisa kondusif dan jalan menjadi juara terus terbuka.

"Alhamdulillah akhirnya kami bisa launching. Dan mudah-mudahan kami bisa juara. Terima kasih kepada dukungan bobotoh. Mudah-mudahan ke depan kami akan lebih kondusif dan lebih baik lagi," tutur Manajer Persib H Umuh Muchtar.

Asa agar Persib menjadi juara juga disuarakan oleh Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf. Apalagi menurutnya Persib saat ini merupakan tim yang terbaik. "Saat ini Persib menjadi perhatian banyak orang. Bahkan presiden juga memperhatikan Persib karena bisa mandiri dan tak tergantung APBD," ujar Dede.

Menurutnya manajemen Persib saat ini cukup baik. Pasalnya Maung Bandung bisa mencari sponsor dan mengembangkan unit bisnis. "Saya cuma titip satu pesan. Timnya sudah baik, manajemen juga sudah baik. Saya minta suporternya juga bisa menjadi lebih baik," pesan Dede.

Wali Kota Bandung Dada Rosada juga berharap agar Persib menjadi yang terbaik musim ini. Namun ia juga meminta agar permasalahan internal di kubu Maung Bandung bisa segera selesai.

"Mudah-mudahan, kita doakan permasalahan internal tidak ada lagi. Ini agar Persib juara. Saya secara pribadi dan warga Kota Bandung akan mendoakan agar Persib juara," tutur Dada.

Sumber: Tribun
By: BP
Read more >>

Dede Yusuf: Evaluasi Mini saja, Persib

14 September 2010
BANDUNG - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Dede Yusuf menilai, Persib Bandung tidak perlu melakukan evaluasi secara menyeluruh. Lebih baik, kata Dede, evaluasi dilakukan pada bagian-bagian yang dianggap krusial saja.

Dede menyatakan, pasca kekalahan telak 6-0 atas Sriwijaya FC di ajang Inter Island Cup (IIC) 2010, memang menyakitkan para pecinta Persib. Namun, hal tersebut tidak mesti menjadikan semua pihak menyikapinya secara emosional. Apalagi, kini sudah ada 22 pemain yang diikat kontrak oleh Persib.

"Jadi yang harus dievaluasi adalah yang penting-penting saja, yang paling mendasar. Tidak mesti semua dirombak karena pasti akan mulai dari awal lagi. Kita kan sudah tahu dimana kekurangannya, jadi tidak dibenahi lagi," ungkap Dede, Selasa (14/9/2010).

Pria yang juga Duta Persib ini menjelaskan, dari segi teknis, Maung Bandung sebetulnya sudah menunjukkan performa yang bagus. Dengan 22 pemain yang ada, dia menilai semua lini sudah diisi pemain berkualitas. Apalagi, ada lima pemain timnas yang masih bertahan di Maung Bandung.

"Jadi tinggal dimaksimalkan saja semua lini. Saya tetap optimistis Persib bisa menjadi juara dengan komposisi pemain yang ada. Meski saat di IIC kita tidak baik, tapi saya yakin pada ajang Liga Super kita bisa unggul," pungkasnya. (far)

Sumber: Okezone
By: BP
Read more >>

Dede Yakin Persib Juara

8 September 2010
BRAGA,(GM)-
Meski sempat mengecewakan saat tampil di Inter Island Cup (IIC) 2010, Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf mengaku tetap optimis musim ini Persib Bandung bakal meraih gelar juara Liga Super Indonesia 2010/2011. Pasalnya, IIC lalu belum bisa dijadikan patokan untuk menghadapi LSI mendatang.

"Kita harus tetap optimis musim ini Persib juara. Dan, Persib harus bisa juara," tegas Dede di sela-sela acara buka puasa bersama Viking Fans Club di Gedung New Majestic, Jln. Braga, Selasa (7/9).

Dede menganalogikan, Indonesia bisa merdeka dari tangan pejajah meski hanya dengan menggunakan bambu runcing. Padahal saat itu, penjajah telah menggunakan senjata yang cukup canggih di zamannya. "Sekalipun hanya memakai bambu runcing, toh bangsa kita saja bisa merdeka. Kenapa Persib tidak bisa," ujar Dede.

Dede mengaku optimis setelah pelatih Persib Bandung, Darko Daniel Janackovic mulai melunak dengan manajemen. Darko dinilainya akan mematuhi segala ketentuan yang berlaku yang dibuat manajemen Persib. Terlebih, Dede menilai Darko memiliki kemampuan mengevaluasi tim.

Kekalahan saat menghadapi Sriwijaya FC di IIC 2010 lalu, dinilainya hanya penempatan pemain yang kurang pas. "Secara keseluruhan tim Persib saat ini sudah bagus, hanya persoalan penempatan posisinya saja yang masih harus dibenahi dan dilatih lagi. Sebelum Liga Super dimulai, saya optimis semua kelemahan itu sudah dibenahi pelatih," ujar Dede.(B.98)**

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

LATIHAN TERAKHIR BATAL

HUJAN BESAR MEMBUAT LAPANGAN TAK LAYAK PAKAI

ASISTEN pelatih Robby Darwis memberikan arahan kepada sejumlah pemain Persib, saat latihan di Lapangan Brigif 15 Kujang II, Kota Cimahi, Senin (6/9). Latihan pamungkas Persib jelang libur Lebaran, Selasa (7/9), dibatalkan karena hujan deras.* ADE BAYU INDRA/"PR"

CIMAHI, (PR).-
Latihan pamungkas Persib menjelang libur Lebaran batal karena hujan deras. Tim yang sudah tiba di Lapangan Manunggal, Brigif 15, Kujang II Cimahi terpaksa harus kembali pulang. Pelatih menuju hotel dan pemain menuju mes Persib. Latihan tidak dilanjutkan dan pemain berhak menjalani libur Lebaran hingga Minggu (12/9) nanti.

Asisten pelatih Robby Darwis mengatakan, ketika tim tiba di lapangan, hujan sudah mulai turun. Tim mengurungkan niat latihan karena kondisi lapangan yang becek sehingga tidak layak untuk digunakan. Pelatih Daniel Darko Janackovic pun menginstruksikan bahwa latihan petang itu batal digelar.

"Janackovic tidak memberikan instruksi terakhir pada pemain jelang libur hari raya, begitu pula mengenai program latihan, karena hujan turun. Saya pun belum sempat berkoordinasi mengenai menu latihan," ucap Robby yang dihubungi, Selasa (7/9).

Menurut Robby, untuk menjaga kondisi saat libur Lebaran, pemain harus mematuhi pekerjaan rumah. Di antaranya berupa durasi minimal berolah raga yang harus dilakukan para pemain setiap harinya. "Harus ada pergerakan (olah raga) minimal 30 menit setiap harinya. Kalau mau ditambah jadi 45 menit hingga satu jam silakan, disesuaikan saja," ujarnya.

Latihan tersebut, menurut Robby, harus dilakukan untuk menjaga stamina pemain tetap fit, dan tetap segar ketika nanti harus memulai latihan kembali. Bentuk olah raga yang dilakukan tidak dipatok harus fokus tertentu. Ia mencontohkan, pemain dapat melakukan skipping, jogging, back-up atau sit-up. "Yang penting ada pergerakan," katanya.

Menanggapi perihal makanan khas Lebaran yang cenderung mengandung kolesterol tinggi, Robby mengatakan hal tersebut tidak terlalu dipermasalahkan. Menurut dia, para pemain sudah mengetahui apa yang harus mereka lakukan. Pelatih tidak menerapkan pantangan terhadap salah satu menu makan. Namun, terpenting tidak berlebihan, dan mereka tetap menjaga berat badan mereka.

Buka Bersama

Sementara itu, dihubungi terpisah, Sekretaris Umum Viking Budhi Bram Rachman mengatakan, Viking se-Bandung Raya mengadakan buka bersama dengan mengundang Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf di New Majestic, Jln. Braga, Kota Bandung, Selasa (7/9). Acara dihadiri oleh ketua distrik dan pengurus Viking se-Bandung Raya.

"Kedua tamu undangan, Pak Umuh maupun Pak Dede hanya menyampaikan pesan agar Viking tetap selalu menjaga silaturahmi. Dalam acara tersebut, tidak ada masalah tendesius yang menjadi bahan pembicaraan," ucapnya.

Di sela-sela kegiatan tersebut, Dede mengatakan, penampilan Persib terakhir dalam Djarum Inter Island Cup (DIIC) 2010 melawan Sriwijaya FC tidak membuat dirinya pesimistis. Ia mengaku tetap optimistis Persib berpeluang untuk jadi juara pada kompetisi Liga Super Indonesia 2010-2011 mendatang.

Menurut Dede, salah satu alasan dirinya yakin Persib akan lebih baik dari tahun sebelumnya disebabkan pelatih Daniel Darko Janackovic mulai membuka diri dengan manajemen. Dari segi komposisi pemain, Persib bakal dihuni oleh pemain-pemain yang cukup bagus, pelatih tinggal melakukan pembenahan posisi saja. (A-183/A-197)***

Sumber: PR

By: BP

Read more >>
 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger