Showing posts with label Daniel Janackovic. Show all posts
Showing posts with label Daniel Janackovic. Show all posts

PENGUMUMAN PEMAIN DITUNDA

5 May 2012

BANDUNG,(PR).-
Manajemen Persib Bandung tidak akan mengumumkan pemain "Pangeran Biru" musim kompetisi 2010-2011 pekan ini, meskipun sebelumnya, Manajer Persib Umuh Muchtar akan memublikasikan nama-nama pemainnya pada Senin (2/8). Sementara Pelatih Persib yang baru, Daniel Darko Janackovic telah berada di Bandung siap untuk melaksanakan tugas utamanya.
Janackovic diharapkan segera membenahi anggota tim pilihannya untuk menghadapi kompetisi musim ini yang akan dilaksanakan mulai 18 September mendatang. Dengan demikian, Persib memiliki waktu sekitar satu bulan setengah untuk mempersiapkan tim yang diproyeksikan juara musim ini.
Menurut Umuh, pihaknya menunda pengumuman pemain disebabkan belum semua pemain yang direkrut telah menandatangani kontrak. Di antara pemain yang terpilih saat ini disibukkan dengan seleksi timnas dan urusan yang belum selesai dengan tim yang sebelumnya.
"Saya ingin semua pemain telah melakukan penandatanganan kontrak dulu sebelum saya mengumumkan nama-nama pemain yang akan memperkuat Persib nantinya. Kalau sekarang disebutkan kepada umum, saya kira jangan dulu karena belum tuntas semuanya," ucap Umuh yang dihubungi melalui telefon genggamnya, Senin (2/8).
Menurut dia, pihaknya akan merekrut 26 pemain. Jumlah tersebut sesuai dengan kebutuhan pelatih Janackovic. Ia menyebutkan, nama pemain Pelita Jaya Muhamad Ridwan dan Supardi positif akan direkrut Persib. Selain itu nama mantan pemain Persema, Siswanto pun sudah menjadi bagian keluarga besar Persib.
Kedua wajah baru pemain Persib, yaitu M. Ridwan dan Siswanto kini sedang menjalani seleksi timnas pemanggilan tahap pertama. Hal itu pun dialami Wildansyah, Nova Arianto, dan Maman Abdurahman yang juga masuk seleksi pertama timnas. Alasan Umuh untuk menunda pengumuman pemain, cukup kuat, karena selama proses seleksi, para pemain tersebut harus tetap mengikuti aturan.
Sementara itu, pemain lainnya yang dipastikan akan merumput kembali bersama Persib adalah Eka, Atep, dan Airlangga sedang menjalani charity game di Malang 4 Agustus nanti. Kemudian kegiatan mereka akan dilanjutkan pada 7 Agustus di Surabaya. (A-183)***
Sumber: PR
By: BP
Read more >>

Darko: Cuaca Pengaruhi Performa Pemain

CIREBON, TRIBUN - Pelatih Persib Bandung, Daniel Darko Janackovic menilai cuaca Kota Cirebon yang sangat panas mempengaruhi performa pemain saat latihan di Stadion Bima, Sabtu (18/9) sore. Meski berlangsung baik, namun beberapa pemain terlihat cepat kelelahan.

"Tadi hanya latihan saja. Dari latihan tersebut, beberapa sudah ada yang bagus meski cuaca cukup terik hingga 37 derajat celcius, namun beberapa masih ada yang harus ditingkatkan," ujar Darko, panggilan akrab pelatih asal Prancis ini, seusai latihan.

Sementara evaluasi untuk latihan kemarin, Darko mengaku belum bisa melakukan evaluasi untuk timnya. Ini karena Persib yang hanya latihan sendiri, tanpa uji tanding melawan kesebelasan lain.

"Untuk bisa mengukur, seharusnya ada uji tanding. Tapi tadi kan tidak," katanya.

Disinggung soal rencana uji coba di waktu yang akan datang menjelang LSI pertama Persib di Lamongan, Darko mengatakan tidak akan ada uji tanding. Ini karena waktu yang sangat mepet.

Semula, kunjungan Persib ke Cirebon akan diisi uji tanding melawan tim lain. Namun karena terkendala perizinan, uji tanding pun gagal.

Padahal pelatih ingin uji tanding di Cirebon menjadi barometer ketangguhan Maung Bandung melawan Persela Lamongan dalam LSI pada 28 September mendatang. Ini karena cuaca Cirebon yang panas, sama seperti di Lamongan. (roh)

Sumber: Tribun
By: BP
Read more >>

Robby Darwis: Kualitas Teknis Jovo dan Darko Sama

Pergantian Daniel Darko Janackovic dengan asistennya, Jovo Cuckovic tak memberikan masalah bagi tim Persib dari segi tenkis di lapangan. Hal itu dikatakan asisten pelatih, Robby Darwis di Bandung, Jumat.

“Kualitas kepelatihan Jovo dan Darko sama, mereka juga sama-sama memiliki sertifikat kepelatihan UEFA. Jelas tak ada yang berubah dari segi teknis kepelatihan,” kata Robby.

Seperti diketahui, manajemen Persib memecat Darko setelah serentetan hasil buruk yang dicatat Persib menjelang keikutsertaan pada LSI mendatang. Masalah lain adalah buruknya komunikasi antara darko dengan pemain Persib.

Menurut Robby, saat ini seluruh pemain sudah berkonsentrasi penuh menuju Lamongan untuk bertemu tuan rumah Persela. “Setelah itu kami akan ke Sidoarjo menghadapi Deltras Sidoarjo.”

Dikatakannya, seluruh pemain Persib akan melakukan latihan terakhir menjelang keberangkatan ke Lamongan, Sabtu pagi.

Menurut jadwal Persib akan menghadapi Persela pada hari Selasa, 28 September dan kemudian bertemu Deltras, 2 Oktober mendatang.

Jadwal Persib berikutnya: 16/10 Persib-Persiba, 23/10 Persib-PSM, 30/10 Persija-Persib.

Sumber: BolaIndo
By: BP
Read more >>

Darko-Daniel Janackovic Bantah Bakal Boyong Jejen Ke Arab

4 June 2011
Aksi Jejen di tengah lapangan kerap membuat bobotoh bersorak. Bukan saja karena dia hobi melakukan tusukan-tusukan berbahaya dengan dribling dan kecepatan yang dimiliki, tetapi status calon pemain bintang Persib yang disandangnya membuat bobotoh selalu menghadirkan dukungan penuh setiap dia menguasai bola.

Belakangan muncul rumor yang menyebutkan Jejen bakal digaet mantan pelatih Persib Darko-Daniel Janackovic ke Arab. Pelatih asal Prancis itu kabarnya kesengsem berat dengan kemampuan Jejen dan berharap bisa menggaetnya ke sana.

GOAL.com Indonesia mencoba mencari tahu kebenaran rumor dan berhasil menghubungi Daniel, namun mantan pelatih Persib itu menepis hal tersebut.

"Tidak benar. Kabar tersebut hanyalah rumor belaka," kata Daniel.

"Saya bahkan belum menangani tim. Memang ada beberapa tim dari Arab yang mendekati, tetapi saya belum mengambil sikap."

Meski berada di Persib dalam waktu singkat, Daniel mengaku terkesan dengan kemampuan sang calon bintang tersebut.

"Dia masih sangat muda tetapi memiliki potensi untuk menjadi pemain hebat," terang Darko.

"Jejen wajib bekerja lebih keras untuk mewujudkan mimpi. Dia harus mencoba bersikap lebih dewasa baik itu di luar maupun di dalam lapangan."

Sumber: Goal
By: BP
Read more >>

Manajemen Persib Digoyang, Darko Angkat Bicara

23 March 2011

Darko menilai kesalahan terbesar Persib adalah memaksakan tim harus bermaterikan pemain lokal...

Mantan pelatih Persib Darko-Daniel Janackovic ternyata masih mengikuti kiprah Maung Bandung di Superliga Indonesia termasuk episode demi episode yang terjadi di jajaran elit klub pasca kepergiannya tahun lalu.

Pelatih yang berdomisili di Prancis itu juga mengetahui jika manajer H Umuh Muchtar bakal lengser dari jabatannya bulan Mei mendatang dan dia menganggap hal tersebut sudah tepat.

"Menurut saya Umuh tidak memiliki metode dalam memilih pemain," kata Darko memulai perbincangan dengan GOAL.com Indonesia.

"Dia tidak pernah bermain sepakbola dan tidak mengetahui ciri-ciri pemain berkualitas atau berpotensi."

"Pemilihan pemain yang dilakukannya mirip seperti halnya seorang suporter. Saya tahu Umuh memang pendukung Persib sejati, tetapi da tidak memiliki kompetensi untuk memilih pemain yang memang berkualitas," imbuh Darko.

"Manajer selalu mengklaim Persib bermaterikan bintang besar. Coba Anda tunjuk pemain yang mana? Jika pemain sudah merasa berstatus bintang, mereka enggan mendengarkan masukan pelatih dan lemah dalam disiplin."

Darko kemudian menilai kesalahan terbesar Persib adalah memaksakan tim harus bermaterikan pemain lokal.

"Pemilihan pemain tidak bisa dikondisikan harus lokal atau orang Indonesia atau asing. Pemain yang datang ke sebuah tim haruslah yang memang mampu melakukan pekerjaannya dengan baik," tandasnya. (gk-15)

Sumber: Goal
By: BP
Read more >>

Jovo: Darko Ke Bandung FC? Fokus Saya Pada Persib

6 March 2011

Rumor kepindahan Darko ke Laskar Siliwangi ditanggapi dingin Jovo.

Pelatih asal Prancis Daniel-Darko Janackovic yang dipecat Persib Bandung sebelum Superliga Indonesia 2010/11 bergulir, belakangan disebut bakal jatuh ke pelukan tim Liga Primer Indonesia, Bandung FC. Hasil mengecewakan yang diraih oleh tim Laskar Siliwangi di bawah komando Nandar Iskandar sebagai pemicunya.

Saat bertemu dengan direktur teknik Jovo Cuckovic di Cafe Persib yang menggelar acara nonton bareng Semen Padang versus Persib, GOAL.com Indonesia meminta sedikit bocoran dari mantan asisten pelatih Darko tersebut.

Jovo mengaku mendengar rumor tersebut, tetapi dia enggan berbicara banyak soal tersebut.

"Darko ke Bandung FC? Ya, saya mendengar kabar tersebut. Jika benar baguslah," ujarnya.

"Sekarang saya bekerja untuk Persib, jadi saya tidak akan mengeluarkan komentar lebih banyak."

Bandung FC baru saja digunduli Bogor Raya dengan skor telak 5-0, Sabtu (5/3) petang WIB. Hasil negatif tersebut semakin memojokkan posisi Nandar. (gk-15)

Sumber: Goal
By: BP
Read more >>

DANIEL ROEKITO PERNAH MEMBAWA JUARA, BAMBANG PELATIH POTENSIAL

30 November 2010

SIAPA pelatih ketiga Persib musim ini, masih menjadi tanda tanya. Manajemen Persib pun hingga saat ini masih tutup mulut. Mereka menunggu saat yang tepat untuk memperkenalkan arsitek baru Persib, pengganti Jovo Cuckovic yang akan dipindahtugaskan pada Sabtu (20/11) lalu.

Meski demikian, mencuat beberapa nama bakal calon pelatih yang menjadi spekulasi manajemen ataupun masyarakat pemerhati Persib. Pelatih yang ramai dibahas itu adalah Daniel Roekito, Bambang Nurdiansyah, bahkan Daniel Darko Janacovic. Ketiga pelatih tersebut masing-masing memiliki kapasitas dan kompetensi yang patut diperhitungkan.

Daniel Roekito, misalnya. Pelatih 58 tahun itu terakhir pada Liga Super Indonesia 2009-2010 menangani Persiba Balikpapan dengan menempatkan tim berjuluk "Beruang Madu" di deretan papan atas. Sayangnya, belum genap dua musim, lelaki kelahiran Rembang itu mengundurkan diri menjadi manajer teknik karena tuntutan pengurus tim yang dinilainya tidak masuk akal.

Padahal, sebelumnya, Daniel berperan penting dalam menyelamatkan Persiba yang terperosok pada zona degradasi pada awal musim 2008-2009. Beruntung, kehadiran Daniel di tengah tim asal Pulau Borneo tersebut mampu mendongkrak Persiba pada posisi tengah hingga musim 2008-2009 berakhir. Ia pun kembali dipercaya menangani tim pada musim selanjutnya.

Menilik prestasi Daniel bersama tim sebelumnya, mayoritas bisa bertengger pada posisi "4 Besar". Hal itu dilihat dari debut menangani tim Liga Indonesia (Ligina) yang pertama ketika ia menukangi Barito Putra. Pada saat Persib juara, Barito Putra menempati peringkat "4 Besar" selama dua musim.

Pada musim ketiga Ligina, Daniel pun memboyong PKT Bontang ke deretan "4 Besar". Begitu pula ketika kembali melatih Barito Putra pada musim selanjutnya, kemudian Arema Malang, PSIS Semarang dan PSS Sleman, Daniel sama-sama menempatkan timnya pada peringkat "4 Besar".

Namun, prestasi dapat memboyong timnya pada peringkat empat bisa tidak berlaku baku. Pada Liga Indonesia ke-12 2006, Daniel mengantarkan Persik Kediri menjadi kampiun. Sayangnya, posisi juara yang dia raih tidak bisa dipertahankan pada musim 2007-2008.

Kini, lelaki kelahiran Rembang, 19 Mei 1952, itu sudah memiliki lisensi A, dia telah direkomendasikan PSSI ke AFC untuk dapat memiliki lisensi A AFC sehingga bisa menangani tim peserta LSI.

Ketika ditanya kesediaannya apabila diminta menjadi Pelatih Persib, Daniel mengaku siap. Menurut dia, dengan menyanggupi bergabung dengan Persib, ia menerima tantangan baru. "Saya siap saja, Persib dengan materi pemain yang luar biasa, tetapi berada di papan bawah, bagi saya itu tantangan. Begitu pula dengan tekanan dari bobotoh yang sangat menginginkan Persib bangkit. Hal itu sama-sama menjadi tekanan dan tantangan bagi saya," katanya.

Ia menambahkan, dia bukan tukang sulap ataupun malaikat. Namun, apabila kepercayaan itu datang kepadanya, selama pemain dan pengurus bisa bekerja sama dengan dia, Persib akan lebih baik daripada sekarang.

Selain Daniel, kandidat Pelatih Persib lainnya adalah Bambang Nurdiansyah. Banur, panggilan akrabnya, memulai kiprahnya sebagai pelatih pada SEA Games ke-XXI dengan hasil bisa membawa ke babak semifinal. Kepercayaan PSSI tidak sampai di sana, ia kembali ditunjuk untuk menangani Timnas U-20 pada tahun 2002. Saat itu, ia mengantarkan timnas PSSI U-21 sebagai juara Asia Tenggara dalam turnamen Piala Hassanal Bolkiah yang digelar di Brunei Darussalam. Dia juga merupakan mantan pelatih timnas U-23 (2006-2007).

Kiprahnya dalam menangani tim LSI, Banur melatih PSIS Semarang pada tahun 2005. Dia berhasil membawa PSIS pada peringkat tiga pada Liga Indonesia (LI) XI tahun 2005 di bawah Persipura Jayapura (juara) dan Persija Jakarta (runner-up). Pada tahun 2006, ia menangani Pelita Jaya dan pada musim 2008 ia melatih Arema Malang.

Saat melatih Arema, ia hanya bertahan setelah menukangi tim dalam empat pertandingan lalu mengundurkan diri dan pindah ke melatih di PSIS Semarang. Terakhir, Banur mengundurkan diri dari klub terakhirnya, PSAP Sigli, Pidie, pada 3 November lalu.

Sementara itu, Daniel Darko Janackovic tidak menutup kemungkinan akan kembali berpeluang mengisi kursi Pelatih Kepala Persib. Pelatih asal Serbia itu kini belum meninggalkan Indonesia, sesekali dia terlihat masih menampakkan batang hidungnya di Kota Kembang. Kehadiran Janackovic menambah spekulasi publik, dia masih memungkinkan jadi Pelatih Kepala Persib kembali musim ini karena dinilai belum gagal secara prestasi karena diganti sebelum kompetisi berlangsung. Lalu, siapa calon Pelatih Kepala Persib? Dari tiga calon di atas atau memang ada calon lain? Kita tunggu saja. Namun, terpenting jangan terlalu lama mengambil keputusan karena tidak terasa waktu makin mendesak dan pelatih baru butuh adaptasi dalam meramu tim. (Novianti Nurulliah/"PR")***

Sumber: PR

By: BP

Read more >>

Darko, "Saya Doakan Persib Menang"

22 October 2010
ADA hal yang istimewa saat Persikab beruji coba dengan Persipasi Kota Bekasi di Lapangan Brigif 15 Kujang Kota Cimahi, Kamis (21/10) sore. Laga uji coba ini di-saksikan langsung mantan pelatih Persib Bandung yang diberhentikan sebelum kick-off LSI 2010/2011, Daniel Darko Janackovic.

Ditemani juru bicaranya , pelatih berkebangsaan Prancis ini tampak serius menyaksikan pertandingan di tribun penonton. Darko sesekali terlihat menulis di secarik kertas yang dibawanya sejak kick-off dimulai.

Kehadiran Darko di tribun penonton, menarik perhatian para penonton dan wartawan.

Meski sempat menolak diwawancarai, ia akhirnya bersedia menjawab pertanyaan wartawan usai pertandingan.

Menurutnya, ia masih tetap berada di Jakarta. Setelah diberhentikan sebagai pelatih Persib, Darko sempat pulang selama 10 hari ke Prancis menemui keluarganya. "Ada hal yang masih harus saya selesaikan," ujarnya kepada wartawan kemarin. Namun Darko menolak menjelaskan urusan yang sedang ditunggunya tersebut. "Semoga saja dalam satu minggu ke depan sudah ada keputusan," katanya.

Meski tidak lagi melatih Persib, Darko tetap mengikuti perkembangan Persib dan berharap Persib menang saat menjamu PSM Makassar, Sabtu (23/10) besok. "Ya, saya harap Persib menang. Persib saat ini dilatih Jovo Cuckovic. Dan Jovo merupakan teman baik saya dan pelatih yang bagus," tandasnya. (ozy/"GM")**

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

Persib Satu Hati

27 September 2010
PENUH intrik, penuh kontroversi dan penuh kejutan. Itulah gambaran persiapan Persib di Liga Super Indonesia musim ini. Kontroversi seperti sudah menjadi menu "makanan" pembuka Persib musim ini.

Kontroversi pertama yaitu proses rekrutmen pelatih asal Serbia, Daniel Darko Janackovic. Darko yang didatangkan oleh PT PBB hasil dari rekomendasi pelatih kenamaan Bora Milutinovic menyingkirkan kandidat pelatih lainnya seperti Robert Rene Albert dan Rahmad Darmawan, padahal Darko belum teruji di Liga Indonesia.

Kontroversi lainnya yaitu perekrutan pemain asing yang dilakukan Darko semuanya gagal total. Vagner, Wallacer, Vizcarra dan Akram, kualitasnya di bawah rata-rata.

Persiapan Persib juga penuh intrik. Mulai dari hengkangnya beberapa pemain kenamaan yang didatangkan manajemen karena merasa "sakit hati" dengan pernyataan Darko saat itu, salah satunya Abanda Herman, Zah Rahan dan Aldo Barreto.

Intrik lainnya yaitu ketika pemain memboikot latihan saat training camp di Cirebon yang akhirnya menggusur Darko dari kursi kepelatihan.

Namun di antara intrik dan kontroversi tersebut, Persib juga membuat kejutan-kejutan yang tak terduga. Salah satunya perekrutran duo pemain timnas Singapura, Baihakki Khaizan dan Shahril Ishak. Mereka menggenapi pemain-pemain anyar yang sebelumnya telah ada seperti Isnan Ali, Yudi, Jejen, Pablo, Siswanto dan pemain muda lainnya.

Kejutan kedua, yaitu penunjukan Jovo Cuckovic sebagai pelatih kepala. Jovo naik pangkat dari asisten menggantikan kompratiotnya Darko. Tidak seperti sebelumnya di mana pemain seperti "menolak" Darko, kini pemain bisa menerima "grand father" sebagai alenatore baru.

Kini tak ada lagi intrik, tak ada lagi kontroversi, namun tentu masih ada kejutan-kejutan yang akan diberikan Persib untuk seluruh penggilanya. Kejutan yang paling ditunggu-tunggu yaitu juara Liga Indonesia yang sudah 15 tahun lebih selalu gagal diraih.

Kini seluruh unsur yang ada di Persib, baik itu pemain, pelatih, manajemen, ofisial dan bobotoh harus satu hati. Satu hati membawa Persib ke gerbang juara. Hanya dengan "satu hati" Persib bisa juara, jika hati berbeda-beda niscaya tropi juara akan menjadi milik tim lain.

Untuk urusan teknis di lapangan, pemain sudah menyatakan satu hati. Begitu pun, bagi bek kanan timnas Singapura, Baihakki Khaizan. Awalnya hati pemain ini diragukan bobotoh pasalnya saat pertama kali bergabung rasa cintanya masih untuk Persija yang merupakan musuh abadi Persib. Namun seiring dengan waktu, kini hatinya sudah membiru. Dia sudah menyatakan "cinta" kepada Persib dan hatinya kini tertambat di Persib.

"Sekarang hati saya di Persib, saya aan mencurahkan seluruh kemampuan terbaik saya untuk Persib. Di Persib saya ingin juara," kata Baihakki.

Sumber: Tribun
By: BP
Read more >>

Darko Belum Terima Di Pecat Persib?

26 September 2010

Skuad Maung Bandung di bawah komando pelatih Jovo akan berangkat hari ini menuju Lamongan.

Persib Bandung sudah mengetuk palu dan mengambil keputusan dengan melepas tanggungjawab Darko-Daniel Janackovic sebagai pelatih kepala sekaligus memberikan estafet jabatan posisi panas tersebut kepala pada mantan asisten Darko, Jovo Cuckovic. Akan tetapi, ada indikasi jika pelatih Darko yang berkewarganegaraan Prancis itu tidak puas dengan keputusan ini dan akan melakukan perlawanan.

Hal demikian cukup tersirat di laman pribadi Darko di sebuah situs jaring sosial dan di laman yang dikhususkan untuk memberikan dukungan terhadapnya untuk kembali menukangi Persib.

"Tunggu dan lihat saja nanti, ini semua belum berakhir," tulis Darko singkat.

Belum diketahui apa yang dimaksudkan oleh Darko, karena dia tidak kunjung meladeni pertanyaan yang keluar setelah mengeluarkan pernyataan tersebut hingga membuat bobotoh semakin diliputi tanda tanya besar.

Sementara itu skuad Persib Bandung akan melakoni laga pertama Superliga Indonesia 2010/11 di Lamongan menghadapi tuan rumah Persela, Selasa (28/9) pekan depan. Sang Pangeran Biru dijadwalkan meninggalkan kota Bandung, Minggu (26/8) untuk kemudian mencoba beradaptasi dengan lapangan dan melakukan serangkaian persiapan. (gk-15)

Sumber: Goal
By: BP
Read more >>

'The Godfather' Mulai Latih Persib

25 September 2010
BANDUNG - Jovo Cuckovic, yang hampir dua bulan selalu menemani calon pelatih Persib Bandung Daniel Darko Janackovic, kini harus menjadi pemandu utama Maung Bandung. Bersama asistennya Robby Darwis, Jovo memulai hari pertamanya sebagai pelatih kepala Persib.

Sebetulnya, tidak ada perubahan dari gaya kakek berusia 61 tahun ini dalam melatih. Seperti biasa, pelatih berdarah Serbia ini selalu memberikan arahan dengan gayanya yang sedikit keras kepada para pemainnya. Uniknya, semua pemain tampak menikmati caranya melatih tersebut.

Beberapa orang mulai memberikan julukan khusus kepadanya, terutama dengan sebutan “The Godfather”. Suasana latihan di stadion Siliwangi, Sabtu (26/9/2010), menjadi awal bagi Jovo pada musim 2010/2011 ini.

Usai latihan, Jovo menegaskan bahwa semua pihak tidak perlu khawatir soal kiprahnya sebagai pelatih. “Saya ini sudah 25 tahun melatih, jadi tidak perlu ragu soal kemampuan dalam melatih. Saya hanya minta dukungan semua pihak yang cinta Persib saja,” jelasnya.

Soal pemain bintang yang pernah dilatihnya, Jovo menyebutkan beberapa. Misalnya saja pemain klub besar Inggris Milan “Lane” Jovanovic yang kini bermain untuk Liverpool. Termasuk, eks penyerang Ajax Amsterdam Marco Pantelic yang kini membela Olympiacos. Kedua pemain tersebut asli berdarah Serbia dan diakui Jovo sempat diasuhnya.

Soal lisensi, sebagai pelatih profesional, dirinya sudah mendapat lisensi A UEFA. Sementara Darko memang satu level diatasnya, yakni lisensi A Pro UEFA. Sehingga, dia mengaku semua orang tidak perlu lagi meragukan keabsahan identitasnya sebagai pelatih.

Saat ditanya soal targetnya membawa Pangeran Biru, dengan bijak Jovo menyatakan bahwa target harus diusung semua pihak.

“Anda tanya apa target saya? Ini bukan target saya. Semua harus mengusung target yang sama. Mulai dari pemain, pelatih, manajemen hingga suporter. Kalau memang mau target kita juara, maka ayo semua kita bawa tim ini juara,” bebernya. (acf)

Sumber: OkeZone
By: BP
Read more >>

Robby Darwis: Kualitas Teknis Jovo dan Darko Sama

Pergantian Daniel Darko Janackovic dengan asistennya, Jovo Cuckovic tak memberikan masalah bagi tim Persib dari segi tenkis di lapangan. Hal itu dikatakan asisten pelatih, Robby Darwis di Bandung, Jumat.

“Kualitas kepelatihan Jovo dan Darko sama, mereka juga sama-sama memiliki sertifikat kepelatihan UEFA. Jelas tak ada yang berubah dari segi teknis kepelatihan,” kata Robby.

Seperti diketahui, manajemen Persib memecat Darko setelah serentetan hasil buruk yang dicatat Persib menjelang keikutsertaan pada LSI mendatang. Masalah lain adalah buruknya komunikasi antara darko dengan pemain Persib.

Menurut Robby, saat ini seluruh pemain sudah berkonsentrasi penuh menuju Lamongan untuk bertemu tuan rumah Persela. “Setelah itu kami akan ke Sidoarjo menghadapi Deltras Sidoarjo.”

Dikatakannya, seluruh pemain Persib akan melakukan latihan terakhir menjelang keberangkatan ke Lamongan, Sabtu pagi.

Menurut jadwal Persib akan menghadapi Persela pada hari Selasa, 28 September dan kemudian bertemu Deltras, 2 Oktober mendatang.

Jadwal Persib berikutnya: 16/10 Persib-Persiba, 23/10 Persib-PSM, 30/10 Persija-Persib.

Sumber: BolaIndo
By: BP
Read more >>

Manajemen Persib Tegur Markus

Jika Pelatih Persib Bandung Daniel Darko Janackovic harus dipulangkan ke negara asalnya, kiper Markus Haris Maulana juga mendapat teguran dari manajemen.

Hal ini merupakan keputusan yang dianggap adil bagi semua pihak. Komisaris Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) Zainuri Hasyim menegaskan, kisruh pemain dan pelatih saat pemusatan latihan (TC) di Kota Cirebon harus menjadi pelajaran bagi semua pihak. Karena itu, manajemen mengambil keputusan yang konsekuensinya harus dirasakan semua pihak.

“Kami juga sudah menegur Markus yang bersikap tidak pantas saat kejadian di sana. Kami berharap semua pemain tidak mengulangi apa yang dilakukan Markus. Meski kesal terhadap pelatih, mereka harus tetap bersikap profesional,” tandas Zainuri. Mantan Pangdam III Siliwangi ini menegaskan, teguran kepada Markus demi menunjukkan kepada semua pemain, termasuk ofisial, agar tidak bisa seenaknya dalam bersikap.

Semua pemain, kata Zainuri, harus menaati aturan yang berlaku, termasuk etika. “Kini tidak ada lagi istilah anak emas di Persib. Jadi, kalau mereka merasa pemain bintang, bukan bersikap manja, melainkan tunjukkan dengan sikap layaknya seorang bintang. Dengan begitu semua orang pasti lebih respek. Pemain bintang itu adalah mereka yang bersikap profesional, di dalam maupun luar lapangan,” paparnya. Zainuri menyatakan kejadian ini membuka mata semua pihak agar mau melakukan koordinasi dengan baik.

Sumber: BolaIndo
By: BP
Read more >>

Robby Tak Masalah, Nova Bisa Menerima

SETELAH mengantongi keputusan menunjuk Jovo Cuckovic sebagai pengganti Darko-Daniel Janackovic yang batal dikontrak, manajemen klub Persib Bandung langsung melakukan konsolidasi internal. Usai sesi latihan pagi di Stadion Persib, Jln. A. Yani Bandung, Jumat (24/9), tiga petinggi Persib, H. Zaenuri Hasyim (Komisaris Utama), Umuh Muchtar (Direktur Utama/Manajer Persib) dan Dedy Firmansyah (Wakil Manajer) langsung mengadakan pertemuan dengan seluruh pemain dan ofisial tim di Mes Persib.

Bagaimana reaksi mereka terhadap keputusan yang sudah diambil manajemen klub, khususnya menyangkut penunjukan Jovo sebagai pelatih kepala? "Buat saya, siapa pun pelatih kepala yang ditunjuk, tidak ada masalah. Begitu juga dengan Jovo," kata Asisten Pelatih Persib, Robby Darwis.

Para pemain Persib pun sepertinya bisa menerima kehadiran Jovo. Kapten tim Persib, Nova Arianto menilai, dibandingkan dengan Janackovic, Jovo lebih komunikatif. "Selama ini saya menilai Jovo cukup baik. Saya pun cukup komunikatif dengan Jovo," katanya, usai pertemuan tersebut.

Mski Jovo belum bisa berbahasa Indonesia dan bahasa Inggrisnya pun tidak terlalu baik, Nova mengatakan, proses komunikasi antara pemain dengan pelatih asal Serbia itu cukup terbuka. "Bahasa Inggrisnya memang agak tersendat-sendat. Tapi Jovo selalu menggunakan bahasa universal di sepak bola. Jadi, kita bisa memahami instruksinya," ujar Nova. (endan suhendra/"GM")**

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

Jovo Cuckovic Pelatih Persib

BANDUNG, (PR).-
Persib melepas Daniel Darko Janackovic sebagai pelatih kepala musim kompetisi 2010-2011. Kursi kepelatihan Persib untuk sementara disepakati jatuh kepada asisten pelatih yang dibawa Janackovic dari Serbia, Jovo Cuckovic. Keputusan tersebut merupakan hasil rapat jajaran Direksi PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Kamis (23/9) malam.

Direktur Utama PT PBB sekaligus Manajer Persib Umuh Muchtar menuturkan hal itu ketika ditemui di Mes Persib, Jln. Ahmad Yani Jumat (24/9) pagi. Menurut Umuh, tertutup peluang untuk mempertahankan Janackovic di tubuh Persib. "Kalau dipertahankan, anak-anak (pemain) mau dikemanakan," ucap Umuh.

Pada pertemuan yang dihadiri oleh Umuh, Glenn Sugita (konsorsium), Muhammad Farhan (Wakil Direktur PT PBB), Kuswara S. Taryono (komisaris), dan Zainuri Hasyim (komisaris utama) tersebut, kata Umuh, sepakat untuk mengangkat Jovo sebagai pengganti Janackovic. Lelaki 61 tahun itu dinilai lebih kompromis dibandingkan dengan pelatih asal Prancis itu. Selain itu, para pemain Persib lebih nyaman menerima instruksi Jovo dibandingkan dengan Janackovic.

"Jovo pun telah menyatakan kesediaannya untuk melatih Persib. Hal itu sudah dikonfirmasikan oleh Farhan (Wakil Direktur PT PBB) kepada Jovo katanya dia bersedia. Dia dipastikan akan segera datang ke Bandung. Kami tinggal mengurus administrasinya," ujar Umuh.

Menurut Umuh, Jovo terpilih atas beberapa pertimbangan. Ia merupakan pelatih yang berlisensi A UEFA sama halnya dengan Janackovic meski dirinya belum melihat wujud sertifikat kepelatihan milik Jovo.

"Kalau syarat-syaratnya memenuhi ya tidak masalah, Jovo akan diresmikan sebagai pelatih kepala Persib. Namun, apabila Jovo batal, kami pun telah mempersiapkan beberapa pelatih alternatif lainnya yang sudah disetujui oleh jajaran direksi juga. Akan tetapi, saya tidak akan menyebutkan siapa pelatih yang dimaksud untuk menjaga agar individu yang kami sebutkan itu jadi terlalu berharap," kata Umuh yang sempat menuturkan pelatih asal Inggris sebagai salah satu kandidatnya.

Menurut Umuh, apabila Jovo sudah berada di Bandung, Sabtu (25/9) pagi ini, sosoknya akan terlihat di Stadion Siliwangi untuk memantau pemain sebelum bertolak ke Lamongan, Minggu (26/9) untuk menghadapi laga perdana melawan Persela, Selasa (28/9). Kehadiran Jovo akan dibantu oleh seorang penerjemah yang sebelumnya mendampingi Janackovic, Ino Imran. Kepada Ino pun, diultimatum untuk memperbaiki sikapnya.

Mengenai nilai kontrak yang akan ditawarkan Persib terhadap Jovo, Umuh dengan tegas menyatakan tidak akan ada perubahan dari nilai kontrak sebagai asisten pelatih. Jovo yang dipatok harga Rp 600 juta untuk satu musim.

Umuh menambahkan, meski Janackovic batal menjadi Pelatih Persib, pihaknya tetap memberikan kompensasi terhadap kontribusi pelatih berdarah Serbia itu. Janackovic telah menyalurkan ilmunya kepada pemain Persib selama dua bulan terakhir ini. Pihaknya menyiapkan sejumlah nilai uang untuk membayar jasa Janackovic tersebut.

"Kita masih menggunakan adat timur, bagaimanapun dia telah berkontribusi kepada Persib," ucapnya.

Menurut Umuh, para pemain Persib pada umumnya menyerahkan pemilihan pelatih Persib tersebut kepada manajemen. Mereka yang merekomendasikan Jovo sebagai pengganti Janackovic telah dikabulkan oleh jajaran Direksi PT PBB. "Anak-anak setuju terserah manajemen saja. Hal itu untuk kebaikan Persib juga," ucapnya.

Markus

Umuh menambahkan, dalam pertemuan tersebut sikap Markus Haris Maulana ikut dibahas. Umuh hanya memberikan peringatan terhadap kiper asal Medan itu yang terlibat insiden di Cirebon tersebut. "Saya tidak ingin kejadian seperti kemarin terjadi lagi, karena itu kejadian pertama selama 77 tahun ini," ujarnya.

Sementara itu, Komisaris PT PBB Zainuri Hasyim yang ditemui pada pertemuan serupa bersama Wakil Manajer Dedy Firmansyah mengatakan, kasus yang menimpa Janackovic bukanlah pemutusan hubungan kerja atau pemecatan. Persib memutuskan tidak memakai jasa Janackovic atas alasan ketidakcocokan. Hal itu dilakukan untuk kebaikan Persib, pemain, dan manajemen.

"Kami pun telah menyampaikan alternatif pelatih pengganti kalau Jovo tidak siap. Kami harap nanti pelatih bisa berkesinambungan, daripada mengganti pelatih dengan yang baru. Hal itu sama saja memulai dari nol, mending kita teruskan saja yang ada. Kami tinggal mengecek statusnya Jovo. Kalau bukan lisensi A, ya enggak bisa. Seandainya ada kandidat lain, ya harus pelatih asing," ucapnya.

Kapten tim Nova Arianto mengatakan, para pemain pada umumnya tidak keberatan akan dilatih Jovo. Namun, seandainya Jovo jadi melatih Persib, sebelumnya antara Jovo dan pemain harus melakukan kesepahaman bersama. Kedua pihak sama-sama mengerti apa yang diinginkan. "Jovo selama ini cukup baik. Semoga ke depannya bisa lebih baik dan kami optimistis Persib bisa lebih baik dengan Jovo," katanya.

Pemain yang melakukan tindakan indisipliner akan ditindak tegas. Hal itu termasuk dengan kasus Markus Haris Maulana terhadap Daniel Darko Janackovic di Cirebon pekan lalu. Sikap tersebut dinilai tidak etis sebagai seorang pemain profesional. Demikian diungkapkan Zainuri Hasyim kemarin.

"Di Persib ini tidak ada istilah anak emas. Saya harapkan apabila ada masalah dalam tubuh Persib kita selesaikan bersama. Kami membuka saluran untuk bicara. Di sini ada saya, Pak Umuh (Manajer Persib)," ucapnya kepada wartawan.

Dengan demikian, menurut mantan Pangdam III Siliwangi itu, segala masalah dalam tubuh Persib dapat terselesaikan secara internal. Saat ini, setidaknya seusai insiden di Cirebon, Persib tercoreng kesan yang kurang bagus.

"Kejadian kemarin, seakan-akan pemain dapat menurunkan pelatih. Padahal, yang berhak mengangkat pelatih adalah manajer, yang berhak mengangkat pemain adalah pelatih, bukan sebaliknya," ujar Zainuri. (A-183)***

Sumber: PR

By: BP

Read more >>

Pemain Sambut Baik Jovo

24 September 2010

BANDUNG, TRIBUN - Seusai latihan pagi tadi, seluruh pemain digiring manajemen memasuki ruang rapat mes Persib untuk diberitahukan hasil rapat malam hari sebelumnya. Pemain diberitahu bahwa Daniel Darko Janackovic diputuskan tak lagi melatih Persib Bandung.

Mendengar penjelasan dari manajemen, tak ada ekspresi apa pun dari pemain. Entah kaget atau gembira, namun seluruh pemain terdiam dan tak berkata-kata. Mereka serius mendengarkan lanjutan informasi yang disampaikan oleh manajemen.

Barulah setelah mendengar bahwa telah disiapkan dua kandidat pelatih baru untuk menangani Persib, para pemain mulai tersenyum. Nama Jovo dan nama pelatih berinisial Stephen disebut manajemen.

Setelah keluar ruangan, kapten tim Persib, Nova Arianto, menegaskan bahwa pemain bisa menerima keputusan tersebut dan mengenai siapa pelatih yang akan menangani Persib, mereka siap untuk menerimanya dengan baik.

Ketika disinggung nama Jovo, Nova mengatakan bahwa sosok pelatih tersebut sudah sesuai dengan karakter pemain Persib.

"Kami sudah mengenal Jovo dan dia pelatih yang disiplin di lapangan, namun di luar lapangan dia akrab dengan seluruh pemain. Kami akan menerima siapa pun pelatih yang disiapkan manajemen," kata Nova. (tor)

Sumber: Tribun

By: BP

Read more >>

Darko Dapat Gaji Dua Bulan

BANDUNG, TRIBUN - Setelah dipastikan tak jadi direkrut manajemen Persib, Daniel Darko Janackovic tak lantas mendapatkan imbalan. Pelatih berkebangsaan Perancis dan Serbia ini akan pulang ke negaranya dengan berbekal gaji dari manajemen Persib.

Dikatakan manajer Persib, Umuh Muchtar, Darko akan mendapatkan gaji karena sudah melatih Persib selama 2 bulan ini. Meski tidak menyebutkan secara rinci gaji yang diterima Darko, namun Umuh menyebut bahwa nilainya sebanding dengan apa yang telah diberikan Darko selama menggembleng para pemain Persib.

"Meskipun belum dikontrak, tapi tetap saja kami akan memberikan salari kepada Darko. Kami menilai Darko telah melakukan tugasnya melatih Persib selama 2 bulan ini," kata Umuh. (tor)

Sumber: Tribun

By: BP

Read more >>

Darko Tak Jadi Direkrut

Bandung, Tribun - Akhirnya rapat konsorsium PT PBB memutuskan untuk tidak memakai Daniel Darko Janackovic sebagai pelatih Persib musim ini. Darko diputuskan diberhentikan dari jajaran pelatih yang disiapkan Persib.

Menurut manajer Persib, Umuh Muhtar, keputusan tersebut baru keluar tepat pukul 00.30. Lamanya mengambil keputusan karena pihak konsorsium dan PT PBB masih beradu argumen mengenai titik kebenaran yang terjadi saat kasus boikot kemarin.

"Keputusannya diambil malam tadi. Akhirnya semua sepakat untuk mengganti posisi Darko di posisi kursi kepelatihan," kata Umuh. (tor)

Sumber: Tribun
By: BP
Read more >>

Darko Batal, Persib Dilatih Asistenny

AKARTA, KOMPAS.com - Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar mengungkapkan pihaknya memutuskan untuk membatalkan mengontrak pelatih Darko Janackovic pada musim 2010-11. Sebagai penggantinya, "Maung Bandung" menunjuk Jovo Cuckovic yang merupakan asisten Darko.

Keputusan itu merupakan hasil dari rapat pengurus PT Persib Bandung Bermartabat dengan manajemen yang digelar tadi malam. "Kami memutuskan untuk menunjuk Jovo sebagai pelatih sementara. Dia lebih berkualitas dan memahami karakter pemain," jelas Umuh saat dihubungi Kompas.com, Jumat (24/9/2010).

Umuh menerangkan manajemen belum bisa menjamin Jovo akan menjadi pelatih tetap Nova Arianto dkk. "Dia masih menjadi pelatih sementara. Kalau dia pelatih berlisensi A dan memenuhi syarat Badan Liga Indonesia maka kami akan mempertahankannya. Kata dia sih berlisensi A," papar Umuh.

Sebagai pelatih anyar Darko memang belum meneken kontrak dengan "Maung Bandung". Karena itu, Persib tak segan untuk membatalkan menggunakan jasanya setelah terjadi kekisruhan antara pelatih asal Perancis itu dengan para pemain.

Nova Arianto dkk menolak Darko duduk di kursi pelatih karena ia dituding bersikap otoriter dan tak memahami karakter pemain. "Dia otoriter. Suka marah-marah. ditanggapi baik-baik malah bilang 'Kamu saja yang menjadi pelatih'," jelas kiper Markus Horison saat ditemui dalam acara peluncuran Djarum Indonesia Super League, Kamis (23/9/2010) kemarin.

Sumber: Kompas

By: BP

Read more >>

Jovo Kandidat Kuat Pengganti Darko

BANDUNG, TRIBUN - Siapa pelatih yang akan menggantikan Darko? Menurut manajer Persib, Umuh Muhtar, sudah disiapkan 2 orang pelatih yang disiapkan sebagai penggantinya.

Kandidat terkuat untuk mengisi kekosongan kursi kepelatihan Persib yaitu mantan asisten Darko musim ini yaitu Jovo Cuckovic. Jovo diproyeksikan untuk menjadi pelatih kepala Persib.

"Penggantinya yang terkuat adalah Jovo. Kita dan konsorsium sepakat untuk sementara kandidatnya adalah Jovo, dia yang akan diproyeksikan," kata Umuh. (tor)

Sumber: Tribun
By: BP
Read more >>
 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger