SOREANG (GM) - Skuad "Maung
Bandung" berhasil memenuhi target sekaligus memuaskan ribuan bobotoh
usai menjungkalkan Persidafon Dafonsoro 2-1 (0-0), pada laga lanjutan
Liga Super Indonesia (LSI) 2012/2013 di Stadion Si Jalak Harupat,
Soreang, Kab. Bandung, Selasa (20/8).
Dengan hasil ini, Persib
menempati posisi tiga dengan poin 59, sama dengan Arema. Namun Arema
berada di posisi dua karena selisih golnya lebih baik dibanding Persib.
Memasuki babak pertama, Persidafon menyajikan permainan dengan ciri
khasnya, cepat dan keras. Beberapa kali pemain Persidafon menjatuhkan
pemain Persib saat menggiring bola. Bek Persidafon, Alaso dan Precious
Emujorae dengan ketat menjaga pergerakan Serginho "Sergio" van Dijk.
Permainan keras yang diperagakan lawan tidak diladeni para pemain Persib
yang justru lebih dominan dalam penguasaan bola. Perlahan namun pasti,
Persib terus mendobrak pertahanan lawan dari berbagai sisi. Namun upaya
ini belum membuahkan gol.
Persidafon yang berjuang untuk terindar dari jurang degradasi, sempat
merepotkan pertahanan Persib. Beberapa peluang sempat didapat anak
asuhan Agus Yuwono. Namun gagal dikonversi menjadi gol. Kedudukan imbang
tanpa gol bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, skuad "Maung Bandung" menaikkan tempo permainan. Pelatih
Djadjang Nurdjaman sedikit mengubah strategi dengan menarik George
Parfait Mbida Messi yang digantikan oleh Asri Akbar.
Masuknya Asri Akbar di babak kedua mampu menghidupkan pergerakan Persib
hingga lebih berbahaya. Asri mampu memecah kebuntuan dengan mencetak gol
di menit 57. Gol tercipta setelah bola yang dibuang pemain belakang
Persidafon, tepat mendarat di kaki Asri. Kesempatan ini berhasil
dimaksimalkan Asri dengan melepaskan tendangan keras. Hasilnya si kulit
bundar menembus gawang tim "Gabus Sentani" yang dikawal Selsius, 1-0
untuk Persib.
Ketinggalan 0-1, Precious dkk. berupaya menyamakan kedudukan dengan
melakukan serangan. Selain itu, pelatih Agus Yuwono memanfaatkan seluruh
jatah pergantian pemain di babak kedua. Namun upaya ini belum juga
membuahkan hasil.
Di tengah gencarnya serangan Persidafon, Persib mampu menggandakan
keunggulan menjadi 2-0 di menit 84. Gol tercipta saat Sergio memberikan
umpan kepada M. Ridwan, yang lalu menyodorkannya lagi kepada Kenji.
Dengan cerdik, Kenji menyundul si kulit bundar dan bersarang di jalan
lawan.
Di menit 86, gelandang Persidafon, Izzac Wanggai diusir wasit setelah
mendapatkan kartu kuning kedua. Namun tim tamu terus menggempur Persib
di menit-menit terakhir.
Gol pun akhirnya tercipta di tambahan waktu dua menit setelah Precious
menendang keras bola ke arah gawang yang dijaga Shahar Ginanjar,
memanfaatkan umpan David Lally. Hingga pertandingan berakhir, kedudukan
menjadi 2-1.
Banyak kekurangan
Pelatih Persib yang juga akrab disapa Djanur mengatakan, di babak
pertama dan kedua banyak peluang untuk mencetak gol. Namun ia mengakui
masih ada kekurangan yang menjadi pekerjaan rumah, termasuk finshing
touch.
"Penampilan di babak pertama tidak terlalu bagus. Banyak peluang yang
diciptakan para pemain tapi tidak bisa dimanfaatkan. Masih ada
kekurangan yang harus diperbaiki," katanya saat jumpa pers usai
pertandingan.
Menyinggung soal permainan keras Persidafon di babak pertama, Djanur
menilai, cukup mempersulit pergerakan para penyerang "Maung Bandung".
Selain itu, aksi provokasi para pemain tim "Gabus Sentani" juga sedikit
memengaruhi Hilton Moreira dkk.
"Karena memang kita ingin menang dan gol tidak kunjung datang, pasti
rada buru-buru. Tapi di babak kedua, saya katakan kepada pemain jangan
terburu-buru dan main tenang," jelasnya.
Sementara pelatih Persidafon, Agus Yuwono mengatakan, dua gol yang
bersarang di gawangnya merupakan kesalahan dari timnya sendiri. Dia pun
mengakui, Persib bermain bagus sehingga bisa mengalahkan timnya di
pertandingan tersebut.
"Buat saya dua gol itu kesalahan kita sendiri. Kita sebenarnya bisa
mengimbangi permainan tapi kita lengah. Ini menjadi poin untuk pemain,
saat bermain melawan Persib sebagai tim bagus. Tapi di satu sisi, kita
sudah memberikan perlawanan luar biasa," jelasnya.
Sumber:
Galamedia
By: Khansa