Showing posts with label Persema. Show all posts
Showing posts with label Persema. Show all posts

Persib Tak Lagi Juru Kunci

5 January 2011
JIKA PSM Makassar, Persema Malang, dan Persibo Bojonegoro jadi mengundurkan diri, sesuai dengan regulasi, seluruh hasil pertandingan yang sudah dimainkan ketiga klub tersebut harus ditiadakan. Hingga jeda kompetisi, 27 November lalu, ada 23 pertandingan PSM, Persema, dan Persibo yang harus dihapuskan.

Penghapusan hasil ke-23 laga tersebut tentu saja berdampak pada klasemen sementara. Sebab, kecuali PSPS Pekanbaru dan Persija Jakarta, semua tim pernah bertemu dengan salah satu, sebagian, dan bahkan ketiga tim yang mengundurkan diri tersebut, baik kandang maupun tandang. Persisam Putra Samarinda dan Bontang FC adalah dua tim yang sudah memainkan laga pertamanya dengan ketiga tim tersebut. Sedangkan Persib Bandung baru bertemu dengan PSM di Stadion Siliwangi, 23 Oktober lalu. Dalam laga tersebut, Persib kalah 1-2.

Karena kalah dari PSM, Persib tidak harus kehilangan poin jika ketiga tim itu benar-benar mengundurkan diri. Tapi, sebagian besar tim lain harus kehilangan 1-6 poin. Tim yang dipastikan paling "menjerit" adalah Semen Padang dan Deltras Sidoarjo yang harus kehilangan 6 poin hasil kemenangan atas Persema dan PSM. Apalagi Semen Padang yang dua kemenangannya diraih di kandang lawan.

Meski tidak merasa diuntungkan, regulasi penghapusan hasil pertandingan tiga tim yang (kalau jadi) mengundurkan diri tersebut membuat Persib tak lagi menjadi juru kunci lagi. Dengan nilai 4, hasil sekali menang, sekali seri, dan tiga kali kalah, Persib berada di peringkat ke-12, melangkahi Persisam Putra (minus 3), Pelita Jaya Karawang (minus 2), dan Bontang FC (minus 4).

"Saya tidak pernah melihat posisi tim di klasemen. Yang harus dipikirkan pemain sekarang adalah bagaimana meraih kemenangan demi kemenangan, baik tandang maupun kandang. Jika menang terus, posisi Persib akan naik terus dari posisi sekarang," kata pelatih Persib, Daniel Roekito, usai sesi latihan pagi di Stadion Siliwangi Bandung, Selasa (4/1).

Jika PSM, Persema, dan Persibo jadi mundur, maka ketiganya pun secara otomatis terdegradasi ke Divisi Utama. Dengan demikian, kuota tim yang terdegradasi secara otomatis sudah habis. Kini, tim-tim papan bawah hanya punya kewajiban untuk menghindari satu ancaman degradasi melalui jalur play-off, yaitu peringkat ke-15.(endan suhendra/"GM)**

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

Tiga Tim Mundur dari LSI, Jadwal Persib Bakal Terganggu

4 January 2011
BANDUNG, TRIBUN – Mundurnya tiga tim peserta Liga Super Indonesia yaitu Persema, Persibo dan PSM, yang memilih mengikuti Liga Premier Indonesia (LPI) membuat jadwal pertandingan LSI mengalami perubahan total, termasuk jadwal pertandingan Persib.

Tiga pertandingan awal Persib melawan Sriwijaya FC (12/1), Bontang FC (16/1) dan Persisam Samarinda (20/1) memang tidak mengalami perubahan, namun setelah pertandingan tersebut jadwal akan mengalami perubahan lagi.

Perubahan jadwal tersebut cukup menganggu seluruh pemain, salah satunya gelandang bertahan Persib, Hariono. “Mundurnya tiga tim memang akan mengubah jadwal pertandingan Persib. Bagi pemain perubahan jadwal yang terus berubah-ubah sudah pasti akan sangat menganggu,” kata Hariono, seusai latihan di Stadion Siliwangi, Selasa (4/1).

Menurut gelandang jangkar bernomor punggung 24 ini, pemain yang tadinya sudah menyiapkan mental dan fisik untuk melakoni setiap pertandingan yang telah dijadwalkan, terpaksa harus mengubah persiapannya, termasuk dalam urusan mental dan fisik.

“Pertandingan berubah, ya kita harus mempersiapkan diri lagi. Hal ini mengganggu pemain dan juga persiapan tim yang sudah dari jauh-jauh hari mempersiapkan semuanya itu (mental dan fisik),” kata Hariono. (tor)

Sumber: Tribun
By: BP
Read more >>

Persib-Persema Siap Digelar

14 December 2010
AHMAD DAHLAN,(GM)-
Panitia pelaksana (panpel) pertandingan amal antara Persib Bandung dan Persema Malang menyatakan siap menggelar laga tersebut di Stadion Siliwangi Bandung, Sabtu (18/12). Selain persiapan penyelenggaraan, kesiapan panpel juga didasarkan pada adanya konfirmasi resmi rencana kedatangan tim yang diperkuat Irfan Bachdim pada Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011 ini.

"Kita sudah mendapatkan konfirmasi kedatangan mereka. Kita juga sudah membayarkan sebagian match fee untuk Persema. Selama di Bandung, Persema akan menginap di Hotel Naripan," kata Ketua Panpel, Jafar Sidik, S.E., usai rapat kepanitiaan di Sekretariat Pengprov PSSI Jawa Barat, Jln. K.H. Ahmad Dahlan Bandung, Senin (13/12).

Berdasarkan konfirmasi resmi yang didapatkannya, Jafar juga menginformasikan, meski hanya sebatas pertandingan amal, Persema akan datang ke Bandung dengan kekuatan terbaiknya.

Tentang persiapan penyelenggaraan, Jafar mengatakan, seluruh anggota kepanpelan sudah bekerja sesuai bidangnya masing-masing untuk menyukseskan laga amal ini. "Sejak beberapa hari yang lalu, kita juga sudah membuka loket-loket pemesanan tiket untuk pertandingan amal itu," katanya.

Untuk memudahkan calon penonton mendapatkan tiket pertandingan, kata Jafar, mulai awal pekan ini, panpel akan membuka tiga loket pemesanan tiket. Selain di Sekretariat Pengprov PSSI Jabar, tiket juga bisa dipesan di Sekretariat Pengcab PSSI Kota Bandung, Jln. Gurame No. 2 dan Stadion Siliwangi.

"Adapun harga tiket yang diberlakukan yaitu Rp 100 ribu untuk VIP, Rp 30 ribu untuk tribun samping utara/selatan, Rp 20 ribu untuk timur, dan Rp 10 ribu untuk tribun utara dan selatan," tambah Jafar.

Pemanasan di Indramayu

Sementara itu, tim Persib terus membenahi kualitas teknik dan fisik selama masa pemusatan latihan di Indramayu. Menurut asisten pelatih Persib, Robby Darwis, sebelum menghadapi Persema, Atep dan kawan-kawan terlebih dahulu akan melakukan laga pemanasan melawan Persindra Indramayu di Stadion Tridaya Indramayu, Rabu (15/12).

Sesuai rencana awal, Persib akan mengakhiri masa pemusatan latihan di Indramayu pada Kamis (16/12). Mereka akan langsung pulang ke Bandung untuk menghadapi Persema. (B.82)**

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

Tetap Targetkan Kemenangan Lawan Persema

9 December 2010

INDRAMAYU, TRIBUN - Meskipun belum siap menghadapi Persema Malang pada laga persahabatan, 18 Dsesember mendatang, pelatih Persib, Daniel Roekito, menegaskan siap memenangkan pertandingan yang sedianya digelar di Stadion Siliwangi tersebut.

"Karena pertandingannya disaksikan ribuan bobotoh, maka kita harus memberikan yang terbaik untuk bobotoh. Kita harus tetap menargetkan kemenangan nanti melawan Persema Malang,," kata Daniel.

Daniel akan menyiapkan tim terbaiknya untuk melawan Persema agar bobotoh tak kecewa. "Bobotoh adalah bagian dari Persib, jadi jangan sampai mereka kecewa nanti. Bobotoh kan berpikiran simpel, Persib harus menang meskipun itu hanya sebatas pertandingan persahabatan saja," kata Daniel. (tor)

Sumber: Tribun

By: BP

Read more >>

Persib Belum Siap Lawan Persema

INDRAMAYU, TRIBUN - Pelatih anyar Persib, Daniel Roekito, mengakui bahwa kondisi timnya masih belum siap melawan Persema Malang pada laga persahabatan yang akan digelar di Stadion Siliwangi, Sabtu 18 Desember, pekan depan.

Menurut pelatih berkumis tebal ini, kondisi tim saat ini masih dalam program peningkatan fisik, sehingga lawan yang akan dihadapi dalam program uji tanding harus dilaksanakan secara tertutup bukan terbuka disaksikan secara langsung oleh ribuan penonton dengan perangkat pertandingan resmi.

"Terus terang, seharusnya kita jangan dulu melakukan pertandingan uji coba secara terbuka. Kondisi pemain secara keseluruhan belum siap. Kita saat ini masih memasuki program peningkatan kondisi fisik," kata Daniel di Stadion Tridaya, Indramayu, Kamis (9/12).

Daniel menyebut, dua minggu sebelum pertandingan merupakan masa transisi dari peningkatan fisik menuju latihan taktik dan teknik. Maka dari itu, pertandingan uji coba hanya untuk melatih pola bermain, tidak dibebankan untuk harus menang dan memberikan kepuasan bagi suporter.

"Justru kita beruji coba melihat kelebihan dan kekurangan dari tim, tidak dituntut terbebani harus menang," kata Daniel. (tor)

Sumber: Tribun

By: BP

Read more >>

Hilton Terancam Absen Hingga Akhir Musim

18 March 2010

Jaya berharap Hilton tidak mengalami cedera parah.

Kemenangan 4-0 yang diperoleh Persib Bandung atasPersema Malang di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu [17/3], harus dibayar mahal. Tim Maung Bandung terancam kehilangan salah satu striker andalannya, Hilton Moreira, akibat mendapat cedera lutut.

Cedera itu didapat Hilton ketika ia berbenturan dengan pemain belakang Persema, Patrick Semme. Hilton pun terpaksa ditarik keluar pada menit ke-37. Setelah sempat mendapat perawatan medis, Hilton lalu dilarikan ke rumah sakit.

Bek Persib Nova Arianto pada status akun Twitter-nya menyebutkan, Hilton terancam absen hingga akhir musim. Nova juga meminta kepada suporter Persib untuk memberikan bantuan doa agar Hilton segera pulih, dan kembali memperkuat Maung Bandung.

“Kemenangan yang dibayar mahal. Hilton ada kemungkinan harus istirahat sampai akhir musim. Semoga hilton bisa sabar, dan mohon doa dari bobotoh semua,” demikian Nova menulis di akun Twitter-nya.

Sedangkan pelatih Persib Jaya Hartono berharap Hilton hanya mengalami memar di bagian luar saja, sehingga cukup beristirahat selama satu pekan. Kendati demikian, Jaya masih menunggu hasil pemeriksaan medis di rumah sakit untuk mengetahui perkembangan terakhir Hilton.

“Saya berharap, cederanya itu tidak terlalu serius, dan tak terjadi pergeseran lututnya. Mudah-mudahan cuma memar di bagian luar saja,” imbuh Jaya.

Sumber: Goal
By: BP
Read more >>

Maman: Modal Berharga

17 March 2010
BANDUNG, TRIBUN - Persib Bandung bermain trengginas ketika menjamu Persema Malang di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (17/3). Para punggawa Maung Bandung menekuk Laskar Ken Arok, empat gol tanpa balas. Ini menjadi pembalasan sempurna karena saat putaran pertama Persib takluk 0-3.

Selain para penyerang yang bermain apik, lini pertahanan Persib pun bak tembok kokoh. Penyerang Persema seperti Jairon Feleciano, Siswanto atau Jaenal Ichwan dibuat tak berkutik oleh trio defender Persib. Kalau pun lolos, kecekatan Markus membuat gawang Persib tetap aman.

Kapten Persib Maman Abdurahman mengaku puas dengan kemenangan yang diraih Pangeran Biru. "Saya sangat puas dengan kemenangan yang kami raih dalam pertandingan ini," katanya kepada wartawan.

Ia menambahkan, Persib memang bisa mengandaskan setiap serangan Persema Malang. Ini, tambahnya, berkat kerjasama para punggawa Maung Bandung. "Kami bisa tak kebobolan karena kerja sama semua. Temen-temen yang bikin seperti itu," tambah pemain bernomor punggung lima ini.
Sehingga, permainan Persema menjadi tak berkembang. Bahkan, di akhir-akhir babak kedua, pemain Persema memilih melakukan tendangan dari luar kotak penalti yang bersifat spekulatif.

Diakuinya, pada babak pertama Persib mampu bermain bagus. Permainan dari kaki ke kaki serta tusukan dari sayap bisa dilakoni pemain dengan maksimal. "Babak pertama kami main enak. Tapi babak kedua, engga ada pola. karena kalau main dari kaki ke kaki bisa resiko," tuturnya.

Sehingga, pada babak kedua para pemain lebih aman. Mereka memainkan umpan daerah dan mengandalkan kecepatan Cristian Gonzalez, Budi Sudarsono serta Airlangga Sucipto untuk menggempur pertahanan Persema.

Maman menilai, empat kemenangan kandang yang dikemas Persib bisa menjadi modal berharga bagi Persib yang akan melakoni enam laga tandang berturut-turut.

Sumber: Tribun
By: BP
Read more >>

Umuh: Pemain Penuh Konsentrasi

BANDUNG, TRIBUN - Manajer Persib H Umuh Muhtar merasa pemainnya telah bermain habis- habisan sehingga berhasil mengalahkan Persema 4-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (16/7). Selain, kata Umuh, pemain penuh konsentrasi untuk memenangi pertandingan tersebut.

"Kalau drawa apalagi kalah, saya akan marah. Ini juga yang menjadi motivasi pemain untuk melakukan balas dendam pada Persema," kata Umum seperti diungkapkan pada wartawan di Stadion Si Jalak Harupat. Pada putaran pertama, Persib kalah 0-3 dari Persema.

Umuh tak lupa mengucapkan terima kasih yang telah mendoakan para pemainnya untuk bisa bermain dalam pertandingan tersebut. "Termasuk pada keluarga pelatih dan pemain. Mereka kan pasti ikut berdoa juga untuk Persib.

Keungulan Persib dicetak oleh Cristian Gonzales pada menit ke-25, 53 dan 77. Satu gol lagi dicetak Hilton Moreira pada menit ke-29.

Sumber: Tribun
By: BP
Read more >>

Maung Bandung Gulung Persema

BANDUNG, TRIBUN - Maung Bandung Persib berhasil menggulung Persema 4-0 pada lanjutan Liga Super di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (17/3). Persib unggul lewat hattrick Cristian Gonzales pada menit ke-25, 53 dan 77. Satu gol lagi dicetak Hilton Moreira pada menit ke-29.

Pada pertandingan yang dipimpin wasit Nazamudin, para pemain Persib langsung melakukan inisiatif penyerangan. Beberapa peluang Persib mulai tercipta pada menit-menit awal. Sebuah tendangan bebas dari Eka Ramdani dari jarak 9 meter di depan gawang berhasil ditangkap penjaga gawang Persema I Komang Putra.

Beberapa menit kemudian umpan silang dari Atep gagal dimanfaatkan Cristian Gonzalez. El Loco sempat menjatuhkan diri untuk melakukan tendangan salto namun gagal menggapai bola yang meluncur secara cepat.

Melewati menit ke-10, para pemain Persib mencoba membongkar pertahanan Persema. Sebuah pelanggaran, setelah Hilton Moreira diganjal di sekitar dua meter dari kotak penalti, gaga dimanfaatkan Persib. Hilton yang langsung mengeksekusi tendangan bebas gagal memanfaatkan peluang tersebut. Bolanya hanya membentur pagar hidup pemain Persma.

Serangan yang bergelombang akhirnya berbuah setelah umpan Hilton dengan dadanya berhasil dimanfaatkan Gonzales pada menit ke-25. Empat menit kemudian giliran Hilton yang berhasil mencetak gol ke gawang Persema lewat tendangan salto.

Di babak kedua, setelah Hilton harus dilarikan ke RS Halmahera, Persib terus melakukan serangan, hasilnya pada menit ke-53 Gonzales berhasil mencetak gol keduanya.

Gonzales kembali mencetak gol lewat tendangan penalti setelah Seme Pierre Patrick menjatuhkan Airlangga di kotak penalti pada menit ke-77.

Sumber: Tribun
By: BP
Read more >>

Persema Waspadai Duet Hilton-Gonzales

Semua pemain Persib berbahaya, tetapi duet striker asing tim tersebut dipastikan menjadi momok bagi pertahanan lawan.

Pelatih Persema Malang Subangkit benar-benar telah menghitung kekuatan timnya saat melakoni laga tandang lanjutan Superliga 2009/10 di markas Persib Bandung, Rabu (17/3).

Untuk bisa mewujudkan target mencuri poin di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang Bandung, Subangkit telah mengarahkan pemainnya untuk mewaspadai duet penyerang Persib Hilton Moriera dan Cristian Gonzales.

“Hampir semua lini Persib berbahaya. Tetapi duet Hilton dan Gonzales yang memiliki mobilitas tinggi harus lebih diwaspadai. Bila itu bisa berjalan dengan baik, saya yakin, kami bisa mencuri poin di laga ini,” ujar Subangkit saat dihubungi, Selasa (16/3).

Subangkit menambahkan, pemainnya cukup termotivasi untuk bisa bangkit setelah sebelumnya dikalahkanSriwijaya FC 3-0. Kondisi itu diharapkan akan membuat permainan Persema lebih maksimal.

“Yang penting kami tidak boleh sering kehilangan bola dan kalau bisa tetap mengendalikan permainan,” tukasnya.

Pada laga ini, Persema tidak diperkuat bek asal Korea Selatan, Park Chul Hyung, yang masih dibekap cedera.

Meski begitu, Subangkit mengaku telah menyiapkan pemain yang akan menggantikan peran Park, hanya saja ia belum bersedia membeberkan siapa gerangan pemain yang disiapkannya tersebut.

Sumber: Goal
By: BP
Read more >>

"Saya Tak Mau Sombong"

SELAMA kiprahnya di pentas Liga Indonesia (LI) dan Liga Super Indonesia (LSI), Cristian Gonzales (34) sudah mencetak 156 gol. Striker berkebangsaan Uruguay itu memegang rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah LI/LSI, jauh meninggalkan Bambang Pamungkas dan Kurniawan Dwi Yulianto (125 gol).

Dari 156 gol yang sudah dibuat Gonzales, 5 klub yang paling sering dibobolnya adalah PSS Sleman, PSIS Semarang (10 gol), Persegi Gianyar, Persmin Minahasa, dan tim yang akan dijamu Persib di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kab. Bandung, Rabu (17/3), Persema Malang dengan 9 gol.

"Ya, sembilan gol ke gawang Persema itu saya buat ketika masih di Kediri (Persik, red)," kata Gonzales, membenarkan statistik yang disodorkan "GM" kepadanya, usai sesi latihan pagi di Stadion Persib, Jln. A. Yani Bandung, Selasa (16/3).

Berdasarkan catatan "GM", kesembilan gol Gonzales ke gawang Persema itu seluruhnya dicetak di Stadion Brawijaya Kediri dalam tiga pertemuan. Pada LI XI/2005, Gonzales mencetak empat gol ketika Persik menang telak 5-0. Musim berikutnya, LI XII/2006, "El Loco" mencetak hattrick untuk mengantarkan Persik menang 4-2 atas Persema. Pada LI XIII/2007, Persik kembali menang 5-0 atas Persema, dan dua gol di antaranya disumbangkan Gonzales.

Statistik tersebut menunjukkan sosok Gonzales merupakan "hantu" menakutkan buat Persema. Akankah kengerian tersebut ditebar Gonzales ke kubu Persema ketika ia sudah berkostum Persib?

"Saya tidak tahu apa yang akan terjadi dalam pertandingan nanti. Saya tidak boleh sombong. Kalau saya bilang akan cetak gol lagi, itu namanya sombong. Jadi, kita lihat saja situasi pertandingan nanti," jawab Gonzales, tak mau sesumbar.

Meski tak pernah sesumbar, Gonzales selalu berusaha mencetak gol. Bukan untuk kepentingan rekor pribadinya, tapi demi kemenangan Persib. Karena itu, bobotoh tetap menunggu gol Gonzales.

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

Persib Ingin Balas Dendam

AHMAD YANI,(GM)-
Persib Bandung mengusung misi balas dendam saat menjamu Persema Malang di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kab. Bandung, Rabu (17/3) pukul 15.30 WIB. Selain untuk mengobati luka atas kekalahan telak 0-3 yang dialaminya pada putaran pertama lalu, kemenangan atas Persema dibutuhkan untuk memperpendek perbedaan poin dari Arema Indonesia dan Persipura Jayapura.

Tim pelatih Persib berpandangan sama dengan para pemainnya. "Untuk memperkecil jarak ketinggalan poin, kita harus memenangkan pertandingan ini. Apalagi, pertandingan kali ini dimainkan di kandang sendiri," timpal asisten pelatih Persib, Yusuf Bachtiar.

Melihat tren penampilan yang terus menunjukkan peningkatan, Yusuf optimistis, tekad para pemainnya itu bisa direalisasikan. Terlebih, katanya, dalam pertandingan ini seluruh pemain dalam kondisi fit, termasuk stoper Cristian Rene Martinez yang sempat absen saat menghadapi Arema Indonesia akibat hukuman akumulasi kartu kuning.

"Saya melihat tren penampilan anak-anak sejak menghadapi Bontang FC terus meningkat. Para pemain juga sudah tahu apa yang harus dilakukannya untuk mengejar ketertinggalan poin dari Arema dan Persipura. Melihat kondisi itu, saya yakin tren positif Persib bisa tetap terjaga dalam pertandingan besok (hari ini, red)," beber Yusuf.

Kembalinya Rene membuat pelatih Persib, Jaya Hartono dipastikan bakal kembali menurunkan starter terbaiknya. Rene akan kembali mengisi tempatnya setelah sempat diberikan kepada Wildansyah pada laga melawan Arema.

Soal kekuatan Persema, Yusuf tak mau menyepelekannya. Menurutnya, hampir semua pemain tim berjuluk "Laskar Ken Arok" itu patut diwaspadai. "Waktu main di Malang, kita hanya fokus ke Siswanto. Padahal, semua pemain Persema punya potensi menyulitkan," kata Yusuf.

Butuh poin

Dari kubu Persema, pelatih Subangkit mengungkapkan, timnya masih membutuhkan poin untuk tetap bertahan di papan atas. Untuk itu, ia bertekad mencuri poin di kandang Persib. Kendati demikian, Subangkit menyadari hal itu bukanlah pekerjaan mudah, karena Persib memiliki kualitas pemain yang merata.

Menurutnya, hasil tiga poin saat menghadapi Persib di Malang juga tidak dapat dijadikan acuan bagi dirinya. Terlebih saat ini Persib bermain di hadapan pendukungnya. "Jadi pasti berbeda saat Persib bermain di Malang ketika itu. Tetapi mudah-mudahan kita tetap dapat meraih poin. Minimal satu poin," harapnya.

Pada pertandingan ini, kecuali pemain Korea, Park Chul Hyung yang masih didera cedera, sejumlah pemain inti Persema seperti Bima Sakti dan Siswanto siap diturunkan usai absen saat menghadapi Sriwijaya FC akibat hukuman akumulasi kartu kuning.

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

Siap Cetak Gol ke-10

BANDUNG, TRIBUN - Striker Persib asal Uruguay Cristian "El Loco" Gonzalez, siap mencetak golnya yang kesepuluh ke gawang Persema Malang. Saat berkostum Persik dulu, El Loco sudah 9 kali menjebol gawang tim berjuluk Laskar Ken Arok yang akan dijamu Persib di Stadion Si Jalak Harupat Rabu (17/3) ini.

"Soal gol biar Tuhan yang menentukan. Setiap pertandingan tensinya berbeda-beda, setiap lawan di putaran kedua ini akan jauh lebih kuat. Tapi yang pasti kita wajib menang," kata Gonzalez.

Selama berkostum Persik, Gonzalez tiga kali bertemu dengan Persema. Pada Liga Indonesia 2005 di kandang sendiri dia mencetak empat gol saat Persik menang 5-0. Di putaran kedua di kandang Persema, Gonzalez mencetak dua gol saat Persik kalah 4-2. Di Liga Indonesia 2007, El Loco berhasil mencetak hatrik saat Persik menang telak 5-0.

"Kalau ada kesempatan, saya akan mencetak gol saya yang kesepuluh ke gawang Persema," ujar Gonzalez.

Kapten Persib Maman Abdurahman tidak pernah melupakan ketika Persib dipermak Persema 3-0 di putaran pertama. Maman memendam tekad untuk melakukan balas pada Persema di hadapan bobotoh.

"Kita juga harus buat mereka tidak berdaya di sini. Ini memang misi balas dendam Persib. Kita harus membuat mereka sakit hati di sini," kata Maman.

Pemain nomor punggung 5 ini menambahkan, para pemain asing di kubu Laskar Ken Arok harus dijaga ekstra ketat. Alasannya kata Maman, tiga gol yang mempermalukan Persib dicetak pemain-pemain asing Persema yaitu Jairon Feliciano dan Brima Pepito.

"Pemain asing mereka tangguh dan harus diwaspadai. Intinya, siapapun yang membahayakan lini pertahanan kita harus dijaga ekstra ketat," ujar Maman.

Sumber: Tribun
By: BP
Read more >>

Hilton Siap Tuntaskan Dendam

3-0. Itulah skor kemenangan Persema Malang saat mengalahkan Persib di Stadion Gajayana Malang, 23 Desember lalu. Skor kekalahan terbesar yang dialami Persib di Liga Super Indonesia musim ini.

Tiga gol yang menyesakkan dan membuat bobotoh tidak percaya mengingat Persib tim bertabur bintang kalah telak dari tim yang baru promosi dari Divisi Utama.

Jairon Feliciano, pemain yang ditampik Persib, menjadi momok menakutkan waktu itu. Jairon melesakkan dua gol dari tiga gol Persema yang mempermalukan Persib. Satu gol Persema lainnya disarangkan Brima Pepito. Saat Persema menaklukkan Persib, gawang tim Maung Bandung masih dikawal Sinthaweechai Kosin Hathairattanakool.

Selain tim pelatih dan ofisial yang langsung tertunduk di bench, seorang pemain Persib yang duduk di tribun VIP Stadion Gajayana, langsung memegang kepalanya menyaksikan Persib menyerah setelah kebobolan tiga gol.

Pemain tersebut adalah Hilton Mauro Moreira. Striker asal Sao Paolo Brasil ini harus jadi penonton akibat sanksi kartu merah yang diterimanya saat melawan Arema Malang empat hari sebelum Persib dirontokkan Persema.

Seusai pertandingan yang menyesakkan tersebut, Hilton menghibur dan menaikkan mental bertanding rekan setimnya. Saat itu Hilton memotivasi rekan-rekannya dengan mengatakan akan membalas kekalahan dari Persema di Stadion Si Jalak Harupat.

Kini tibalah saatnya pembalasan itu. Persema akan dijamu Persib pada Rabu (17/3) pukul 15.30. Bukan hanya merebut tiga poin kandang tapi juga membayar lunas tiga gol yang menaklukkan Kosin di Gajayana.

Membalas kekalahan dari Persema juga menjadi target Hilton. Saatnya Persema merasakan "goyang samba" Hilton Moreira.

"Semua pertandingan sama saja, sama-sama harus dijadikan final. Kita harus bisa memenangkan setiap pertandingan untuk juara. Saya siap untuk bermain nanti," kata Hilton yang sudah mengoleksi 9 gol musim ini.

Pemain berjuluk El Samba ini tidak mau berkomentar tentang kekuatan Persema. Setiap tim yang jadi lawan Persib, kata Hilton, selalu tampil luar biasa.

"Seluruh pemain harus bermain secara maksimal. Pemain harus bisa total bermain di lapangan, termasuk saya. Kita harus bisa mencurahkan segala kemampuan untuk Persib dan untuk bobotoh," kata striker bernomor punggung 10 ini yang ingin menuntaskan hasrat mengalahkan Persema nanti sore. (tor)

Mesin Diesel Persib
HARUS
diakui koleksi gol Persib musim ini banyak lahir dari dua striker asingnya, Cristian Gonzalez dan Hilton Moreira. Duet Uruguay-Brasil ini sudah mengoleksi 19 gol dari total 34 gol yang dijaringkan Persib musim ini.

Meskipun berasal dari Amerika Latin, namun berdasarkan statistik gol, Hilton boleh dikatakan lebih berkarakter seperti striker asal Jerman yaitu baru panas setelah pertandingan memasuki pertengahan babak. Hilton ibarat mesin diesel yang harus dipanaskan terlebih dahulu supaya tokcer.

Sembilan gol yang dicetak Hilton, hanya 2 gol yang dicetak di babak pertama, sisanya dijaringkan di babak kedua. Gol di babak pertama lahir setelah pertandingan di atas menit ke-20. Dua gol yang dicetak di babak pertama dijaringkan Hilton saat Persib mengalahkan tamunya Persik 6-1, 26 Januari lalu, pada menit ke-42.

Gol babak pertama lainnya dijaringkan saat Persib mengalahkan tuan rumah Persik 3-1 pada 9 Februari lalu, bahkan Hilton saat itu menjaringkan gol keduanya menit ke-80.

Sementara di babak kedua, Hilton baru panas saat pertandingan memasuki menit ke-60. Uniknya, empat dari tujuh gol yang dicetak Hilton di babak kedua baru terlahir saat pertandingan melampaui menit ke-80.

Sumber: Tribun
By: BP
Read more >>

BUNGKAM SERANGAN PERSEMA

APA KATA MEREKA

Maman Abdurahman (Pemain Belakang Persib)

SEKARANG saatnya Persib balas dendam kepada Persema. Kita sempat dibikin tidak berkutik dan kalah di kandang Persema, sekarang giliran mereka yang harus kalah. Kami optimistis bisa membalas dengan gol yang lebih banyak. Saya akan berusaha bermain maksimal dan membungkam serangan Persema yang banyak mengandalkan umpan sayap.

Siswanto (Gelandang Persema)

PERSEMA enggak muluk-muluk, yang penting jangan sampai kalah dari Persib. Ya jangan anggap enteng Persema karena kami juga tidak meremehkan Persib. Saat ini saya lihat Persib merupakan tim yang kompak, mentalnya sudah padu. Mereka berhasil menang juga, ya memang ada perubahan dari Persib. (Novi/Krishna/"PR")***

Sumber: PR
By: BP
Read more >>

SIMPEL & TENANG

BECERMIN dari dua laga kandang sebelumnya, pemain sayap kanan Persib Bandung Gilang Angga Kusuma menilai bahwa dengan menerapkan pola permainan yang simpel atau sederhana, kemungkinan akan lebih baik dari sebelumnya. Cukup satu atau dua sentuhan saja, kemudian mengumpan "si kulit bundar", jangan terlalu lama menguasainya.

Dengan jiwa satrianya, lelaki berumur 29 tahun itu mengakui di dua laga lawan Bontang FC dan Arema Indonesia, dia kurang begitu tenang. Dalam benaknya, hanya ingin segera timnya menoreh gol yang banyak. Apalagi, di depan sekitar 40 ribu pasang mata bobotoh fanatik, yang tak sabar ingin segera bersorak-sorai merayakan keperkasaan Persib dalam menaklukkan lawannya.

"Semua pemain pasti bersemangat dengan banyaknya bobotoh yang hadir di stadion. Kami seharusnya tenang, tetapi terkadang lupa. Hal itu, karena kondisi para pemain yang ingin mencetak gol, jadinya permainan pun terburu-buru," ujar lelaki kelahiran 13 September 1980 itu.

Bagi pemilik nomor punggung 12 itu, ketenangan hati itu bisa didapatnya setelah berwudu. Air wudu setidaknya mampu membasuh dan meredam emosi Gilang. Berwudu mempunyai khasiat tersendiri untuk Gilang dan bukan hanya dilakukan ketika dia akan melaksanakan kewajiban salat di lima waktu.

Ketenangan hatinya nanti, akan dibawa dalam rangka menjamu Persema Malang. Tim dari Kota Malang yang telah mempermalukan Persib 3-0 di Stadion Gajayana putaran pertama LSI 2009-2010, akhir Desember 2009 lalu.

"Saya dan teman-teman siap bertanding. Pengalaman dua kali menang di dua laga kemarin itu, menjadi motivasi besar bagi kami. Saat lawan Persema nanti, ya seharusnya lebih maksimal lagi. Akan tetapi, jangan sampai pertandingan ini jadi antiklimaks. Oleh karena itu, lawan tidak boleh dianggap enteng," kata mantan anggota skuad Persikab itu.

Gilang yang resmi menjadi personel Persib Bandung pada akhir musim Liga Indonesia IX 2003 itu menilai, Persema merupakan tim yang kompak dengan materi pemain yang cukup mumpuni. Akan tetapi, ada kalanya tim asuhan arsitek Subangkit itu angin-anginan alias tidak stabil dalam pertarungan. Dengan demikian, Gilang sedikitnya telah mengantongi celah-celah kelemahan "Laskar Ken Arok" yang bisa dimanfaatkan Persib.

Pemain yang telah mencatat waktu 1.484 menit dalam 19 laga Persib di musim ini menjelaskan, kehadiran Siswanto sebagai eks pasukan "Pangeran Biru" bisa jadi menjadi motor dalam pergerakan tim lawan. Namun, hal itu sudah dipikirkan Gilang sebelumnya, dengan membuka memori kebersamaan mereka dahulu, Gilang sedikit memahami kelebihan dan kekurangan rekannya di musim 2008-2009 silam.

"Pokoknya, saya siap untuk dimainkan. Mengenai pergantian pemain termasuk saya, itu hal biasa. Saya menyikapinya dengan profesional, kan pelatih juga perlu mengubah strategi. Ada saatnya untuk bertahan dan menyerang," ujar pemilik pastur tubuh tinggi 168 dan berat 70 kg itu. (Novianti Nurulliah/"PR")***

Sumber: PR
By: BP
Read more >>

PERSIB BERTEKAD MEMBALAS KEKALAHAN

BANDUNG, (PR).-
Persib bertekad membalas kekalahan 0-3 dari Persema Malang pada putaran pertama lalu. Untuk itu, Eka Ramdani dkk. diinstruksikan bermain cepat untuk merebut poin penuh sekaligus memperkecil selisih poin dengan Arema, pada kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2009-2010 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kab. Bandung, Rabu (17/3) pukul 15.30 WIB.

Persib kini berada di posisi empat dengan perbedaan sembilan poin dari Arema, yang berada di puncak klasemen. Pertandingan Persib melawan Persema akhirnya bisa digelar di Stadion Si Jalak Harupat setelah mendapat izin dari Pemerintah Kab. Bandung dan Polres Bandung. Panpel Persib tidak membuka pemesanan tiket, dan bobotoh bisa mendapatkan langsung di loket stadion pada hari ini mulai pukul 8.00 WIB.


"Dari awal Persib harus tampil menyerang. Mencetak gol cepat lebih bagus untuk menjaga pola permainan tim secara keseluruhan. Untuk itu, permainan ngotot dan penuh semangat harus kembali dimainkan tim untuk meraih kemenangan," kata Asisten Pelatih Persib Yusuf Bachtiar seusai latihan Persib di Stadion Persib Jln. Jend. A. Yani Kota Bandung, Selasa (16/3).

Yusuf Bachtiar mengatakan, tren permainan "Maung" Bandung sedang menanjak. Untuk itu, performa tim harus tetap dijaga dengan menghadirkan kembali kemenangan atas "Laskar Ken Arok". Menurut dia, bermain di kandang dengan kehadiran bobotoh menjadi keuntungan bagi Persib untuk tetap meraih poin penuh. "Permainan anak-anak sedang menunjukkan grafik bagus, tetapi mereka tetap harus bermain tenang dan tidak menganggap enteng lawan. Permainan Persema cukup bagus dengan pola penyerangan sayapnya yang mengandalkan Siswanto. Tetapi, kami tetap akan mewaspadai semua pemain, tidak hanya satu orang," kata Yusuf.

Pertandingan melawan Persema dinilai Yusuf akan berlangsung ketat di sektor tengah. Menurut dia, Persema cukup bagus dengan serangan sayap dan itu berimbang dengan serangan sayap yang juga kerap diperagakan Persib. "Kami sudah instruksikan anak-anak untuk lebih variatif lagi dalam menyerang dan tidak terlalu mengandalkan serangan sayap. Serangan-serangan dari tengah juga harus bisa membedah pertahanan lawan," katanya.

Pada sesi latihan kemarin, para pemain Persib terlihat lebih banyak melakukan latihan ringan. Sementara Hilton Moreira melakukan latihan secara khusus dan tidak melakukan bersama rekan-rekannya. Yusuf yang juga mantan pemain Persib mengatakan, Hilton agak mengalami masalah pada ototnya karena proses pemulihan yang belum cukup. "Ia sedikit mengeluhkan rasa sakit di kakinya, tetapi sejauh ini tidak masalah karena besok (hari ini-red.) Hilton sudah menyatakan siap bermain maksimal," katanya.

Untuk mengantisipasi pergantian pemain, tim pelatih sudah mempersiapkan para pemain cadangannya dengan baik. "Pemain cadangan sudah kami siapkan. Kemampuan mereka masih bisa menjaga tren permainan Persib seperti saat melawan Arema, Wildansyah dan Cucu bisa tampil bagus," tuturnya.

Sementara itu, Pelatih "Laskar Ken Arok", Subangkit yang ditemui terpisah mengakui, timnya tidak ingin kehilangan poin di kandang Persib. Ia mengejar target seri di markas Persib setelah menelan kekalahan 0-3 di Palembang saat dijamu Sriwijaya FC beberapa waktu lalu.

"Putaran pertama kemarin memang kami berhasil menaklukkan Persib dengan hasil 3-0 di kandang sendiri. Tetapi itu bukan menjadi suatu ukuran. Penampilan Persib dari pertandingan ke pertandingan semakin berubah," tuturnya saat ditemui di Stadion Si Jalak Harupat. Sudah dipastikan, kata dia, keperkasaan Persib karena mendapat suntikan motivasi dengan hadirnya bobotoh di lapangan.

Pada laga tandangnya kali ini, dia memastikan anak asuhnya siap untuk menghadang Persib meski tidak diperkuat oleh pemain asal Korea, Park Chul Hyung yang kini sedang dalam tahap pemulihan cedera. Dia menginstruksikan kepada pasukannnya untuk mewaspadai pergerakan cepat dua penyerang Persib, Cristian Gonzales dan Hilton Moreira. "Pemain di kedua sayap kiri dan kanan Persib juga jangan dianggap enteng. Mereka mempunyai gaya permainan yang berkualitas," katanya.

Ia menambahkan, Persema harus lebih berkonsentrasi dalam hal penguasaan bola, apalagi ketika sedang kalah bola atau lawan yang mendominasi bola. Timnya harus mampu mempertahankan bola agar terus ada dalam giringan tim idola Ngalamania itu. (A-183/A-190) ***

Sumber: PR
By: BP
Read more >>

Persib Turun ke Posisi Enam

21 February 2010
BANDUNG, TRIBUN - Posisi Persib Bandung di klasemen sementara Liga Super Indonesia melorot satu tingkat. Setelah mengalahkan Persisam Putra Samarinda, kemarin, Maung Bandung nangkring di posisi kelima. Namun sore tadi, posisi Persib digeser Persema Malang, yang menyalip beberapa tim sekaligus dan naik ke urutan keempat.

Persema meraih nilai 34 dari 21 pertandingan setelah menumbangkan Persik Kediri 3-1 di Stadion Gajayana, Malang. Nilai Persema sama dengan nilai Sriwijaya FC, tapi lebih unggul dalam selisih gol.

Persema tampil dominan atas Persik. Pertandingan memasuki menit delapan, Laskar Ken Arok sudah berhasil membobol gawang Persik yang dikawal Fauzi Toldo, melalui pemain asing Brima Pepito Sanusi.

Dominasi Persema berlanjut di babak kedua. Skuad besutan Subangkit berhasil menambah keunggulan menjadi 2-0 setelah bomber asal Brasil, Jairon Feliciano, menggetarkan gawang Toldo lewati titik putih.

Persik sempat memperkecil kedudukan menjadi 2-1. Amarildo sukses membobol gawang Effendi melalui tendangan 12 pas. Namun, Laskar Ken Arok memastikan kemenangan melalui Siswandi, yang dengan cerdik berhasil melewati barisan belakang Persik sebelum membobol gawang Toldo. (her)

Sumber: Tribun
By: BP
Read more >>

Persib Salah Strategi?

23 December 2009
BANDUNG - Persib Bandung memang harus menelan kekalahan pahit 3-0 dari lawannya Persema Malang, Rabu (23/2/2009) sore. Ini tentu adalah kekalahan telak bagi Maung Bandung. Artinya, Maman Abdurahman dkk harus rela dengan kenyataan menutup akhir tahun dengan kekalahan.

Uniknya, arsitek Persib Bandung Jaya Hartono memasang Airlangga Sucipto sebagai striker starter berduet dengan Christian Gonzales. Pemain yang akrab disapa Ronggo ini menggantikan Hilton Moreira yang absen karena kartu merah saat laga kontra Arema Malang belum lama ini.

Beberapa pihak memang terlihat kaget dengan pola yang diterapkan pelatih ini. Sebab, striker asal Jakarta tersebut bisa dikatakan hampir tidak pernah dipasang sejak babak awal. Kalaupun dimainkan, Ronggo biasanya menjadi pelapis striker yang ditarik keluar.

Harus diakui, permainan anak-anak Maung Bandung, kemarin, justru tidak lebih baik dari laga sebelumnya. Ketidakhadiran Hilton dan Suchao Nutnum memang terbukti memengaruhi agresivitas penyerangan yang dilakukan Eka Ramdani dkk. Alhasil, kiper Thailand Sinthaveechai “Kosin” Hathairattanakool terpaksa memungut bola dari gawangnya sebanyak tiga kali.

Beberapa Bobotoh setia Persib memang mengaku kaget dengan permaian Persib, kemarin. Zaelani, 31, misalnya. Bobotoh setia asal Padasuka, Kota Bandung ini mengaku apa yang diterapkan pelatih kurang tepat. Selama ini, dia menilai, jika seorang Ronggo dipasang sebagai starter, biasanya serangan yang dilakukan sulit untuk membentuk sebuah pola yang baik.

“Kalau mau jujur, saya melihat skill seorang Airlangga memang bagus. Dia bisa mendobrak pertahanan lawan. Beberapa kali dia memang sempat memecah kebuntuan Persib pada menit-menit akhir. Tapi, ada semacam ciri khas jika dia dimainkan sejak awal. Biasanya, pola permainan Persib menjadi blunder. Lihat saja buktinya sekarang,” papar Zaelani.

Pria yang setia memantau Persib sejak 10 tahun silam ini mengaku, Persib memang dihadapi pada situasi dilematis. Sebab, berkaca pada laga kemarin, tanpa Hilton, serangan Maung Bandung justru mentah sebelum melewati kotak pinalti lawan. Tapi, duet Budi-Gonzales pun dinilainya belum tentu efektif. “Sebab, Gonzales saja baru mencetak satu gol. Budi apalagi, dia belum bisa cetak gol sama sekali,” jelasnya.

Bobotoh lainnya Kusnadi, 34, menilai Persib saat ini justru pada taraf yang memprihatinkan. Sebab, sudah dipastikan jika tanpa seorang Suchao, serangan yang dibangun Maung Bandung melempem. Sejak awal, dia menyesalkan kenapa jajaran pelatih tidak mencari seorang playmaker sekelas Lorenzo Cabanas. “Kalau masih memakai formasi yang ada, mutlak bagi Persib memakai playmaker. Coba lihat, El Loco saja mandul. Termasuk Eka Ramdani saja terlihat seakan tidak punya rekan,” bebernya.

Lebih lanjut, Bobotoh asal Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) ini justru sangat mengkhawatirkan jika Persib nanti ditinggal Suchao dan Kosin. Menurut dia, sebaiknya jajaran pelatih fokus memainkan para pemain pelapis. Selama ini, berdasarkan pantauan dan informasi yang didapatnya dari media, pelatih memang terlihat sulit memberikan kepercayaan kepada para pemain pelapis.

“Makanya Airlangga terlihat masih canggung, karena dia jarang dimainkan. Lihat saja Atep. Pada musim lalu jarang dimainkan. Sekarang terus main tanpa henti, dan hasilnya dia maksimal. Wildansyah juga begitu kemarin. Ini pekerjaan rumah bagi pelatih. Kalau begini terus, Persib akan menghadapi laga berat setiap kali laga,” bebernya. (msy)

Sumber: Okezone
By: BP
Read more >>

BELAJAR DARI KEKALAHAN SRIWIJAYA FC

Oleh RISNANDAR SOENDORO

LEPAS dari dianulirnya gol Cucu Hidayat karena dianggap offside dan kartu merah Hilton Moriera, sangat disayangkan karena Persib gagal meraih kemenangan tandangan pertama melawan Arema Indonesia, Sabtu (19/12). Walau tidak tampil sebagus di Palembang ketika melawan Sriwijaya FC, Persib sukses meredam ambisi target tiga angka tuan rumah.

Sayang memang, peluang baik meraih angka maksimal, sekaligus menaikkan posisi Persib di klasemen, belum bisa diwujudkan. Dan kita, para bobotoh, jelas amat berharap pasukan Jaya Hartono mampu memberikan yang terbaik saat dijamu Persema, Rabu sore ini. Apalagi kalau bukan sebuah kemenangan!

Hal itu bukan sesuatu yang mustahil. Memang benar Persema sama sekali bukan tim abal-abal. Akan tetapi, dari segi teknis bermain, mereka masih sedikit di bawah Arema Indonesia. Sama mengandalkan kolektivitas dan semangat bertanding, paling tidak sistem pertahanannya sering menyisakan lubang. Begitu juga pola dan daya serang mereka, saya berani mengatakan, asal para defender Persib tidak melakukan kesalahan fatal, relatif tidak ada pemain Persema yang perlu ditakutkan. Belajarlah dari kesalahan Sriwijaya FC itu kunci utamanya. Terutama coba (ingin) memainkan sepak bola indah dan sok text book. Seperti kala nyaris dikalahkan Persib, belakangan ini para pemain Sriwijaya FC terkesan kuat ingin mempertontonkan sepak bola indah dan menghibur.

"Text book football"

Memainkan tempo secara berlebihan dengan memainkan sepak bola posisi (possession-football). Layaknya tim sarat bintang. Apalagi jika mereka tengah merasa di atas angin, saya yakin pada dasarnya Jaya Hartono seorang pragmatis. Dia juga selalu serius dan fokus setiap menghadapi pertandingan. Sekadar contoh, lihat misalnya, betapa Jaya lebih suka menurunkan the winning team daripada melakukan rotasi. Bahkan menghadapi kualitas lawan yang di atas kertas di bawah Persib. Kecuali jika ada pemain bermasalah, dilanda cedera atau terkena hukuman kartu.

Begitu juga lawan Persema sore ini, minus Hilton yang terkena kartu merah dan mungkin Sunchao yang masih cedera, saya kira Persib tetap akan tampil dengan komposisi standar. Trio belakang kembali di isi Maman-Nova-Rene, Atep-Gilang (sayap), Hariono-Eka-Cucu (center midfield), serta duet Gonzales-Budi plus Airlangga sebagai cadangan. Hanya apakah Jaya Hartono akan meminta para pemainnya langsung meladeni permainan terbuka tuan rumah atau tidak. Artinya, tampil tak kalah agresif sesuai karakter asli Persib, itulah yang menarik untuk kita tunggu. Atau seperti ketika lawan Sriwijaya FC dan Arema, bermain aman dulu, kemudian pelan-pelan coba membuat inisiatif?

Saya sendiri berharap sekali ini Persib jangan terlalu memikirkan apa yang akan dilakukan tuan rumah Persema. Yang penting tetap fokus dan sampai batas tertentu, jangan ragu menerapkan strategi meraih kemenangan. Dengan kata lain walau bermain tandang, lupakan konsep bermain defensif plus counter-attack. Kalau perlu rebut inisiatif dan bikin lawan terkejut, dengan cara langsung menekan.

Terakhir saya ingin mengutip kata-kata supermaestro sepak bola dunia Sang Kaisar Franz Beckenbauer: dalam permainan sepak bola tidak ada yang lebih penting, kecuali sebuah kemenangan. Jadi bermainlah hanya untuk meraih kemenangan! ***

Sumber: PR

By: BP

Read more >>
 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger