Asisten RD Gabung Persib Usai SEA Games

15 August 2011
BANDUNG – Nama Satya Bagja ke Persib Bandung kian mencuat. Siapakah sosok yang musim lalu menjadi bagian dari tim Macan Kemayoran – julukan Persija Jakarta – sehingga begitu spesial. Satya dikabarkan akan mulai bekerja kepada Maung Bandung setelah pekerjaannya selesai menjabat pelatih fisik tim nasional (Timnas) U-23.

Rencana untuk mendatangkan Satya tidak lepas dari nama Rahmad Darmawan. Sebagai pelatih buruan Persib sebelum kompetisi digelar, Satya yang merupakan asisten Rahmad memang diharapkan bisa datang mendampingi dua asisten Persib sebelumnya yakni Robby Darwis dan Anwar Sanusi.

Selama menukangi Sriwijaya FC selama empat musim baik Rahmad maupun Satya memang sudah terlihat bersama. Lalu ketika Rahmad santer dikabarkan akan menukangi Eka Ramdani dkk nama Satya juga yang ikut muncul. Tapi, Rahmad pada akhirnya menerima tawaran timnas U-23 yang akan berakhir pada dua tahun mendatang.

Sebagai pelatih yang dikenal berwawasan luas, Persib pun tidak mau melepas Rahmad. Dia direncanakan sebagai direktur teknik. Lalu apakah Satya ditinggalkan juga? Persib sedang berusaha untuk mendatangkannya juga. Mengingat kekosongan pelatih fisik Persib musim ini peluang Satya cukup terbuka.

Manajer Persib Umuh Muchtar mengatakan, dia sudah berkoordinasi dengan Komisaris Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) Zainuri Hasyim mengenai pembentukan tim ini termasuk rencana untuk mendatangkan Satya. Dia berharap semuanya bisa berjalan dengan lancar tidak seperti pembentukkan tim tahun lalu.

Sementara itu di timnas U-23 saat ini Satya juga menjadi asisten Rahmad, selain Aji Santoso dan Widodo Cahyono Putro. Kabarnya, usai menjalani tugas timnas atau paling cepat setelah SEA Games 2011 Satya pun akan menjadi bagian dari ofisial tim Persib musim depan. SEA Games sendiri baru digelar pada November mendatang.

"Hampir dipastikan akan ada penambahan pada jajaran asisten pelatih musim depan," jelas Umuh. Praktis, dengan tiga asisten pelatih diharapkan mampu melengkapi kemampuan tim pelatih dimana musim lalu pelatih kepala kerap dilanda kebingungan dengan kebugaran pemain.

Sumber: OkeZone
By: BP
Read more >>

Tidak Heran Kursi Pelatih Persib Selalu "Panas"

BANDUNG – Kegemaran memburu gelar juara membuat karier kepelatihan sebagai pertaruhan di tubuh Persib Bandung. Siapapun atau dari kalangan manapun nahkoda Maung Bandung – julukan Persib – akan selalu mengundang perhatian masyarakat pecinta sepakbola di Bandung. Sehingga mencuatnya banyak nama pelatih sudah bukan barang baru bagi Persib.

Bisa dibilang, sebelum memulai kampanye di Liga Indonesia musim 2011/2012, Persib terlihat sibuk mencari pelatih. Pelatih lokal menjadi sasaran manajemen dengan pertimbangan masih layak dan mampu ketimbang pelatih asing. Tapi, siapapun nama pelatihnya, tidak bisa dilepas dari kata bisa meraih gelar juara, tidak?

Memang, ada semacam argumen semenjak menjuarai Liga I tahun 1994 tidak lagi datang gelar yang mampir ke Bandung. Kerinduan masa lalu sebagai jawara kemudian seolah ditimpakan pada pelatih yang membesut Persib selanjutnya. Tidak heran jika pelatih asal Serbia Daniel Darko Janackovic pada awal musim 2010/2011 hanya diberikan kesempatan dalam lima laga saja!

Tapi hampir banyak dilpua orang, kalau berpuasa gelar bukan menjadi tanggungjawab pelatih kepala seorang. Pemain Persib di era 80-an mengingatkan, bahwa tim juga harus memiliki perangkat untuk menjadi juara.

Mantan Asisten Pelatih Persib di musim 2002 itu menyebutkan, Persib seharus tidak terjebak dalam menaruh target. Dengan kata lain, Lukas melihat tidak melihat persiapan sebagai juara tapi elemen dilibatkan belum bermental juara.

Dia mengatakan, langkah yang dapat diambil sebagai persiapan musim depan bisa dilakukan dengan tetap memenuhi persyaratan sebagai juara. “Saya tidak bicara elemen yang lain dulu. Tapi kalau elemen didalam tim mulai dari pelatih, pemain, metode, prasarana dan manajemen harus yang juara," terangnya.

Saat ini Persib yang membentuk tim rekrutmen guna menunjuk pelatih kepala musim depan masih bungkam soal nama pelatih. Setelah Rahmad Darmawan yang diburu sejak awal musim ini ternyata lebih tertarik bekerja untuk tim nasional, giliran nama Jaya Hartono yang masuk sebagai daftar teratas.

Perebutan kursi lainnya juga masih disisakan untuk Daniel Roekito. Dia dianggap tidak terlalu gagal untuk mengangkat prestasi Persib musim lalu. Meski tarik ulur akan terjadi jika ingin masih mendatangkan pelatih asal Rembang. Tersisihnya pelatih asing juga semakin membuatr nama pelatih lokal yang nangkring dalam daftar buruan Persib lainnya seperti Herry Kiswanto.

Tapi, Lukas mengingatkan agar kursi panas tersebut tidak membuat persiapan lainnya terganggu. “Musim lalu Persipura melakukan persiapan dengan matang. Dari manajemennya memang sudah dikelola oleh orang-orang juara. Dari situ baru mengalir motivasi kepada pelatih dan pemainnya," jelasnya.

Dia menambahkan, terlepas dari faktor mewujudkan target, Persib Maung Bandung harus bisa menunjukan karakternya bersama pelatih baru. “Tidak semua orang bisa menangani Persib. Jika ingin juara Persib harus merekrut pelatih juara," sarannya.

Hal senada juga disampaikan mantan pemain lainnya, Bambang Sukowiyono. Sekalipun manajemen masih menggodok nama pelatih yang belakangan kian terungkap kepada publik, manajemen jangan salah langkah.

Menurutnya, manajemen belajar dari pengalaman sebelumnya. “Harus matang dalam mendatangkan pelatih,” ucapnya. sekalipun saat ini tidak menjadi bagian dari Persib namun sarannya Persib memiliki pijakan yang tepat untuk mengarungi musim depan.

“Jelasnya, harus memiliki sikap mental terhadap berbagai tekanan yang menimpanya. Bisanya di Bandung ada tekanan yang berbeda dibandingkan klub lainnya,” pungkas rekan seangkatan Lukas tersebut

Sumber: OkeZone
By: BP
Read more >>

Persib Umumkan Pelatih Minggu Ini

14 August 2011

BANDUNG, (PRLM).- Manajemen Persib Bandung akan mengumumkan pelatih dalam minggu ini. Hal tersebut disampaikan Manajer Persib, Umuh Muchtar seusai menggelar acara dikediamannya di Komplek Mitra Dago Parahyangan, Jalan Antapani, Kota Bandung, Minggu (14/8).

Umuh mengatakan pengumuman pelatih ini, rencananya akan dilakukan seusai pertandingan ujicoba Timnas senior melawan Timnas U-23 yang akan berlangsung pada Kamis (23/8) di Stadion Manahan Solo. “Kita akan mengumumkan secepatnya siapa pelatih Persib musim depan, mudah-mudahan Kamis ini bisa segera diumumkan,” katanya.

Mengenai siapa pelatih yang akan ditunjuk untuk mengarsiteki Persib apakah Jaya Hartono atau Daniel Roekito, Umuh masih belum bisa memastikannya, karena saat ini manajemen tengah menggodok dan membicarakan masalah ini. “Tunggu saja, yang jelas kita tidak salah pilih dan bobotoh akan puas,” ujarnya.

Dia menambahkan setelah menetapkan pelatih, manajemen akan bergerak cepat untuk menetapkan siapa pemain yang akan memperkuat Persib musim depan. “Nantinya pelatih yang akan memutuskan siapa pemain yang akan dipertahankan dan siapa yang tidak,” tutur Umuh. (A-193/das)***

Sumber: PR

By: BP

Read more >>

Sukowiyono, Manajemen Terburu-buru Putuskan Dua Calon Pelatih

13 August 2011

BANDUNG, (PRLM).- Pengerucutan calon pelatih Persib Bandung menjadi dua nama saja yaitu Jaya Hartono dan Daniel Roekito harus kembali dipertimbangkan manajemen secara matang. Hal tersebut, karena mengingat sejarah keduanya yang sama-sama pernah menangani Persib.

Hal tersebut diutarakan Mantan Pemain Persib Bambang Sukowiyono. Dia mengaku terkejut ketika mengetahui kabar mengenai calon pelatih yang akhirnya dibidik Persib adalah Jaya dan Daniel. Hal tersebut, dinilainya sebagai sebuah keputusan yang terlalu terburu-buru.

"Seharusnya manajemen bisa belajar dari pengalaman sebelumnya seperti apa. Itu sudah cukup menjadi satu bahan pertimbangan manajemen sebelum kembali membidik," katanya ketika dihubungi "PRLM", Jumat (12/8).

Dia menuturkan, manajemen harus mengingat kondisi dimana Jaya mengundurkan diri dari Persib karena tidak tahan dengan tekanan. Hal tersebut, menurut dia, menjadi sebuah catatan besar.

"Memang Jaya pernah membawa Persib di peringkat tiga. Tapi kemudian musim selanjutnya kan tidak menyelesaikan pekerjaannya. Saya rasa dengan kejadian seperti itu, keberhasilan yang pernah dibuatnya akan terhapus," tutur pria yang akrab disapa Suko itu.

Dia mengatakan, setiap pelatih tentu harus memiliki sikap kuat mental terhadap berbagai tekanan yang menimpanya. Apalagi, setiap pelatih yang menangani "Maung Bandung" akan menerima tekanan yang lebih banyak dibandingkan klub lainnya. (A-197/A-88)***

Sumber: PR

By: BP

Read more >>

Jaya Siap Hadapi Tekanan

12 August 2011

BANDUNG, (PRLM).- Calon pelatih Persib Bandung Jaya Hartono menyatakan siap untuk menghadapi tekanan-tekanan, jika dirinya memang dipercaya untuk menangani Persib pada musim kompetisi yang akan datang. Hal tersebut diutarakannya menanggapi kabar mengerucutnya nama calon pelatih Persib yang mengarah padanya dan Daniel Roekito.

"Saya rasa siapapun pelatih yang menangani Persib pasti akan memiliki beban yang berat dan juga menerima tekanan yang sangat," ujarnya ketika dihubungi "PRLM", Jumat (12/8) petang.

Sebelumnya, Manajer Persib Umuh Muchtar mengutarakan bahwa nama pelatih di bursa calon pelatih Persib musim depan mengerucut menjadi dua saja yaitu Jaya Hartono dan Daniel Roekito.

Umuh mengatakan, Jaya kembali dilirik manajemen karena dinilai telah cukup mengenal karakter Persib dan juga berdasarkan rekam jejaknya yang cukup baik saat membawa Persib di peringkat ketiga kompetisi Liga Super Indonesia 2008-2009 silam.

Jaya mengakui, kepergiannya dari Persib pada musim 2009-2010 silam memang karena tekanan yang tidak bisa lagi ditolerir oleh dirinya. Namun, ia mengaku hal tersebut tidak akan kembali terjadi jika dirinya memang akan kembali duduk di kursi pelatih kepala "Maung Bandung".

Jaya memahami jika banyak bermunculan komentar negatif mengenai peluangnya utuk kembali menangani Persib. Menurut dia, hal tersebut merupakan hal yang lumrah dan harus siap dihadapinya. "Manajemen menyampaikan, mereka respect dengan cara kerja saya terhadap tim sehingga menjadi pertimbangan kembali. Dan saya hargai itu. Saya tidak masalah dengan tekanan, yang penting unsur manajemen semua mem-back up (mendukung-red) saya," ungkap Jaya. (A-197/A-88)***

Sumber: PR

By: BP

Read more >>

Umuh Tak Setuju Soal Pembatasan Gaji Pemain Lokal

BLK. FACTORY,(GM)-
Ternyata, bukan cuma para pemain Persib Bandung yang menolak wacana PSSI memberlakukan salary capsalias pembatasan gaji dan nilai kontrak pemain lokal pada kompetisi profesional yang akan dihelatnya. Manajer Persib, H. Umuh Muchtar pun dengan tegas menolak wacana tersebut karena dinilai tidak adil.

"Kalau PSSI mau memberlakukan peraturan tersebut (pembatasan gaji pemain lokal, red), saya sama sekali tidak setuju. Selain tidak fair, peraturan tersebut bakal mematikan semangat para pemain lokal," kata Umuh kepada "GM", Kamis (11/8).

Seperti diberitakan sebelumnya, pada saat pertemuan dengan klub di Jakarta, 3 Agustus lalu, PSSI mengungkapkan salah satu gagasan untuk membatasi kontrak dan gaji pemain lokal maksimal Rp 500 juta per musim. Gagasan tersebut langsung mengundang reaksi, bukan hanya dari pemain yang selama ini menikmati nilai kontrak di atas Rp 500 juta, tapi juga para pemain muda yang tengah membangun karier sepak bolanya.

Menurut Umuh, nilai kontrak merupakan bagian dari penghargaan klub terhadap kemampuan seorang pemain. "Pemain itu sudah bertahuntahun membangun prestasinya. Kita harus menghargai kemampuan dan kualitas pemain tersebut," kata Umuh.

Jika pembatasan gaji dan nilai kontrak diberlakukan, Umuh khawatir, motivasi para pemain muda untuk meningkatkan performa dan kemampuannya bakal mati. "Kalau ada pemain yang kontraknya sudah di atas Rp 500 juta, lalu tiba-tiba dikurangi, saya yakin mereka tidak akan serius lagi. Ini 'kan berbahaya buat klub," tegasnya.

Meskipun menolak wacana tersebut, Umuh bisa memahami niat baik PSSI untuk membatasi pengeluaran klub. Tapi menurutnya, masih ada cara lain di luar pembatasan gaji pemain yang bisa dilakukan klub untuk melakukan efisiensi pendanaannya.

"Dalam pertemuan dengan PSSI berikutnya, saya pasti akan menyampaikan keberatan ini. Saya juga akan menyampaikan dampak buruk dari pembatasan nilai kontrak dan gaji buat pemain ini," katanya. (B.82)**

umber: Galamedia
By: BP
Read more >>

Jaya Makin Dekat ke Persib

BLK. FACTORY,(GM)-
Kendati belum ada pengumuman resmi dari manajemen klub, Persib Bandung hampir bisa dipastikan bakal kembali ditangani Jaya Hartono pada musim depan. Pelatih yang musim lalu menangani Persik Kediri di Divisi Utama Liga Indonesia (LI) ini, posisinya semakin dekat ke Persib karena tidak ada calon lain yang lebih kuat, setelah Rahmad Darmawan dipastikan bakal dikontrak tim nasional dalam jangka panjang.

Di luar fakta tersebut, ada juga pernyataan Manajer Persib, H. Umuh Muchtar yang diungkapkan pada Kamis (11/8) kemarin. "Sepertinya, untuk pelatih Persib akan dilatih Jaya lagi," katanya kepada "GM", Kamis (11/8) siang.

Kata "sepertinya" yang diungkapkan Umuh menggambarkan tim kecil pembentukan tim Persib musim depan sudah memiliki kesepakatan untuk kembali memilih Jaya. Manajemen klub belum mengumumkan secara resmi karena mereka baru melakukan pembicaraan tahap awal dengan Jaya melalui sambungan telepon.

Ketika dihubungi "GM", dua hari lalu, Jaya pun secara tegas menyatakan kesiapannya untuk "rujuk" dengan Persib, tim yang pernah dibesutnya pada Liga Super Indonesia (LSI) 2008/2009 dan LSI 2010/2011.

Menurut Umuh, meski sempat mengundurkan diri dari jabatannya, Jaya cukup berhasil menangani tim kebanggaan bobotoh ini. Pada musim pertamanya bersama Persib, Jaya bisa mengantarkan tim ini ke peringkat tiga klasemen akhir di bawah Persipura Jayapura dan Persiwa Wamena di LSI 2008/2009.

Rekomendasi RD

Dari penuturan Umuh juga, ada satu hal yang cukup menarik. Munculnya nama Jaya sebagai calon pelatih Persib ternyata salah satunya karena rekomendasi RD. Bagi Umuh, rekomendasi dari RD tersebut semakin meyakinkan dirinya untuk kembali memilih Jaya sebagai pelatih Persib musim depan. "Menurut RD, Jaya Hartono itu pelatih bagus. Dia (Jaya, red) pantas menangani Persib. Itu rekomendasi dari RD," katanya.

Meskipun terasa semakin dekat, Umuh belum berani memastikan seratus persen kehadiran kembali Jaya di Bandung. Bahkan Umuh sempat mengatakan di luar Jaya, masih ada nama pelatih lain yang menjadi kandidat. Calon lain yang masih dipertimbangkan Persib itu adalah Daniel Roekito. (B.82)**

Sumber: Galamedia
By: BP
Read more >>

Persib Takkan Lepas Abanda dan Radovic

11 August 2011
Persib Bandung memastikan tidak akan melepas dua pemain asingnya Abanda Herman (Kamerun) dan Miljan Radovic (Montenegro) ke klub lain. Manajemen Persib memilih untuk mengikuti rekomendasi pelatih Daniel Roekito yang menyarankan agar kedua pemain itu dipertahankan di skuad Maung Bandung.

Kedua pemain impor Persib ini jadi incaran sejumlah klub. Persisam Samarinda yang berencana untuk mengontrak Daniel menggantikan pelatih sebelumnya, Hendri Susilo jadi klub yang sudah secara terbuka menyatakan tertarik.

Selain Abanda dan Radovic, klub asal Kalimantan Timur ini pun menyatakan siap mengontrak striker Cristian Gonzales. Berbeda dengan Abanda dan Radovic, kubu Maung Bandung masih ragu-ragu untuk mempertahankan Gonzales yang musim lalu penampilannya tergolong mengalami penurunan.

“Mereka berdua (Abanda dan Radovic) memang kemungkinan besar akan kami pertahankan sesuai rekomendasi dari pelatih (Daniel),” jelas Manajer Persib, Umuh Muchtar.

Persisam memang cukup ngebet mendapatkan sejumlah pemain Persib. Jika sukses mendatangkan Daniel yang sejauh ini belum memperoleh kepastian perpanjangan kontrak dari Persib, Pesut Mahakam berharap pelatih berusia 59 tahun tersebut mampu membujuk Abanda, Radovic dan El Loco untuk hijrah ke Persisam.

Meski begitu, Persisam sepertinya harus bersabar untuk mewujudkan ambisinya. Sebab, kabarnya manajemen Persib akan memastikan nasib Daniel sebagai pelatih dan para pemain pada akhir pekan ini.

Sumber: BolaIndo
By: BP
Read more >>

Jaya dan Daniel Calon Pelatih Persib

BANDUNG,(PRLM).- Calon pelatih Persib Bandung musim depan mengerucut menjadi dua nama. Mereka adalah Jaya Hartono dan Daniel Roekito. Demikian diutarakan Manajer Persib Umuh Muchtar.

Dia menuturkan, saat ini manajemen telah hampir sampai pada tahapan untuk menentukan siapa sosok yang akan menangani Persib musim depan. "Ya saat ini sudah tinggal dua nama saja, Jaya dan Daniel," ujarnya ketika dihubungi "PRLM", Kamis (11/8).

Umuh belum mau mengutarakan siapa sosok yang paling kuat diantara keduanya untuk ditunjuk nantinya. Dia hanya menjelaskan, pengerucutan tersebut nantinya akan dibawa pada pertemuan tim kecil Persib antara Manajemen dan PT. Persib Bandung Bermartabat (PT.PBB) dalam waktu dekat ini.

Persib akhirnya sampai pada saat penentuan calon pelatih. Kedua nama tersebut muncul setelah Persib dipastikan gagal mendapatkan pelatih Rahmad Darmawan yang memilih untuk fokus menangani timnas U-23.

Sejauh ini, Umuh menuturkan, pihaknya telah berkomunikasi baik dengan Jaya maupun Daniel mengenai kemungkinan mereka untuk menangani Maung Bandung. "Segera secepatnya nanti kita pasti sampaikan kalau sudah ada keputusan," ujar Umuh menutup pembicaraan. (A-197/A-26).***

Sumber: PR

By: BP

Read more >>
 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger