PERSIB BERTEKAD MEMBALAS KEKALAHAN

17 March 2010 BANDUNG, (PR).-
Persib bertekad membalas kekalahan 0-3 dari Persema Malang pada putaran pertama lalu. Untuk itu, Eka Ramdani dkk. diinstruksikan bermain cepat untuk merebut poin penuh sekaligus memperkecil selisih poin dengan Arema, pada kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2009-2010 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kab. Bandung, Rabu (17/3) pukul 15.30 WIB.

Persib kini berada di posisi empat dengan perbedaan sembilan poin dari Arema, yang berada di puncak klasemen. Pertandingan Persib melawan Persema akhirnya bisa digelar di Stadion Si Jalak Harupat setelah mendapat izin dari Pemerintah Kab. Bandung dan Polres Bandung. Panpel Persib tidak membuka pemesanan tiket, dan bobotoh bisa mendapatkan langsung di loket stadion pada hari ini mulai pukul 8.00 WIB.


"Dari awal Persib harus tampil menyerang. Mencetak gol cepat lebih bagus untuk menjaga pola permainan tim secara keseluruhan. Untuk itu, permainan ngotot dan penuh semangat harus kembali dimainkan tim untuk meraih kemenangan," kata Asisten Pelatih Persib Yusuf Bachtiar seusai latihan Persib di Stadion Persib Jln. Jend. A. Yani Kota Bandung, Selasa (16/3).

Yusuf Bachtiar mengatakan, tren permainan "Maung" Bandung sedang menanjak. Untuk itu, performa tim harus tetap dijaga dengan menghadirkan kembali kemenangan atas "Laskar Ken Arok". Menurut dia, bermain di kandang dengan kehadiran bobotoh menjadi keuntungan bagi Persib untuk tetap meraih poin penuh. "Permainan anak-anak sedang menunjukkan grafik bagus, tetapi mereka tetap harus bermain tenang dan tidak menganggap enteng lawan. Permainan Persema cukup bagus dengan pola penyerangan sayapnya yang mengandalkan Siswanto. Tetapi, kami tetap akan mewaspadai semua pemain, tidak hanya satu orang," kata Yusuf.

Pertandingan melawan Persema dinilai Yusuf akan berlangsung ketat di sektor tengah. Menurut dia, Persema cukup bagus dengan serangan sayap dan itu berimbang dengan serangan sayap yang juga kerap diperagakan Persib. "Kami sudah instruksikan anak-anak untuk lebih variatif lagi dalam menyerang dan tidak terlalu mengandalkan serangan sayap. Serangan-serangan dari tengah juga harus bisa membedah pertahanan lawan," katanya.

Pada sesi latihan kemarin, para pemain Persib terlihat lebih banyak melakukan latihan ringan. Sementara Hilton Moreira melakukan latihan secara khusus dan tidak melakukan bersama rekan-rekannya. Yusuf yang juga mantan pemain Persib mengatakan, Hilton agak mengalami masalah pada ototnya karena proses pemulihan yang belum cukup. "Ia sedikit mengeluhkan rasa sakit di kakinya, tetapi sejauh ini tidak masalah karena besok (hari ini-red.) Hilton sudah menyatakan siap bermain maksimal," katanya.

Untuk mengantisipasi pergantian pemain, tim pelatih sudah mempersiapkan para pemain cadangannya dengan baik. "Pemain cadangan sudah kami siapkan. Kemampuan mereka masih bisa menjaga tren permainan Persib seperti saat melawan Arema, Wildansyah dan Cucu bisa tampil bagus," tuturnya.

Sementara itu, Pelatih "Laskar Ken Arok", Subangkit yang ditemui terpisah mengakui, timnya tidak ingin kehilangan poin di kandang Persib. Ia mengejar target seri di markas Persib setelah menelan kekalahan 0-3 di Palembang saat dijamu Sriwijaya FC beberapa waktu lalu.

"Putaran pertama kemarin memang kami berhasil menaklukkan Persib dengan hasil 3-0 di kandang sendiri. Tetapi itu bukan menjadi suatu ukuran. Penampilan Persib dari pertandingan ke pertandingan semakin berubah," tuturnya saat ditemui di Stadion Si Jalak Harupat. Sudah dipastikan, kata dia, keperkasaan Persib karena mendapat suntikan motivasi dengan hadirnya bobotoh di lapangan.

Pada laga tandangnya kali ini, dia memastikan anak asuhnya siap untuk menghadang Persib meski tidak diperkuat oleh pemain asal Korea, Park Chul Hyung yang kini sedang dalam tahap pemulihan cedera. Dia menginstruksikan kepada pasukannnya untuk mewaspadai pergerakan cepat dua penyerang Persib, Cristian Gonzales dan Hilton Moreira. "Pemain di kedua sayap kiri dan kanan Persib juga jangan dianggap enteng. Mereka mempunyai gaya permainan yang berkualitas," katanya.

Ia menambahkan, Persema harus lebih berkonsentrasi dalam hal penguasaan bola, apalagi ketika sedang kalah bola atau lawan yang mendominasi bola. Timnya harus mampu mempertahankan bola agar terus ada dalam giringan tim idola Ngalamania itu. (A-183/A-190) ***

Sumber: PR
By: BP

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger