PT Liga Indonesia (PT LI) mengisyaratkan, big match antara Persija Jakarta kontra Persib Bandung yang dijadwalkan pada tanggal 24 Maret mendatang, bakal dimainkan di luar Kota Jakarta. Opsi itu muncul terkait dengan izin keamanan yang tak kunjung didapatkan Persija untuk menggelar laga di Jakarta.
Kemungkinan tersebut disampaikan Direktur Eksekutif PT LI, Joko Driyono, usai acara launching mobil resmi LSI di Hotel Aston, Jln. Dr. Djundjunan Bandung, Minggu (14/3). "Pertandingan Persija melawan Persib, kini menjadi salah satu fokus perhatian Liga (PT LI, red). Kita punya opsi memindahkan pertandingan tanggal 24 Maret itu ke luar Jakarta," ujarnya.
Dikatakan Joko, meski akan digelar di luar Kota Jakarta, PT LI menginginkan agar laga Persija melawan Persib itu bisa tetap disaksikan penonton. "Kita tidak ingin ada pertandingan tanpa penonton. Sebab memutuskan sebuah pertandingan tanpa penonton sama saja dengan mengamputasi kompetisi sendiri," katanya.
Mengenai risiko yang dihadapi terkait masih adanya gesekan kedua kelompok suporter, Joko tidak melihat hal itu sebagai sebuah kendala. "Saya sangat ingin melihat pertandingan itu bisa disaksikan kedua kelompok suporter. Soal risiko yang dihadapi, mari kita atasi secara bersama-sama. Risiko sepak bola seperti itu bukan untuk dihindari, tapi diatasi," katanya.
Sebagai catatan, pada musim lalu, Persija juga terpaksa menjamu Persib di Stadion Gajayana Malang. Dalam pertandingan yang dimenangkan Persib 2-1 itu, kedua kelompok suporter hadir di stadion.
Undian Copa Indonesia
Sementara itu, terkait dengan pelaksanaan Copa Indonesia 2010, Joko mengatakan, undian pembagian grup akan dilakukan pada awal April. Dikatakannya, Copa Indonesia 2010 akan diikuti 32 klub yang akan dibagi ke dalam 8 grup.
"Undian dilakukan sekitar tanggal 1 April, setelah Divisi Utama menyelesaikan babak reguler. Begitu klasemen akhir Divisi Utama diketahui, kita akan langsung mengadakan undian dengan sistem unggulan dan mempertimbangkan letak geografis," ujarnya.
Dikatakan Joko, PT LI harus mengetahui klasemen akhir kompetisi Divisi Utama, karena dari 33 klub peserta kasta tersebut, hanya 12 yang berhak tampil di Copa. "Sebanyak 18 peserta LSI akan ditambah 12 klub Divisi Utama, empat terbaik di grupnya masing-masing dan finalis Divisi I, akan menjadi peserta Copa Indonesia tahun ini," katanya.
Sumber: Galamedia
By: BP
0 comments:
Post a Comment