PACEKLIK kemenangan bagi "Maung Bandung" akhirnya bisa diakhiri setelah Persib berhasil menuai poin penuh di kandang tuan rumah Bontang FC, Stadion Mulawarman, Minggu (16/1). Gol tunggal dari Cristian Gonzales pada menit ke-80 menyelamatkan Persib dari kebuntuan poin setelah lima kali kalah berturut-turut, sekaligus mempertahankan tradisi Persib berjaya di kandang "Laskar Bukit Tursina" itu.
Bagi sang kapten tim, Eka Ramdani hasil tersebut patut disyukuri karena timnya sudah empat kali menang di kandang "The Reds Equator" itu. Kemenangan tersebut seakan-akan mengulang peristiwa musim lalu. Saat itu pun Eka dan Gonzales menjadi penyumbang gol kemenangan buat "Pasukan Biru". Pada pertandingan tadi malam pun kerja sama keduanya berhasil membuat gol. Eka mengumpan dari sektor kanan Persib kepada Gonzales.
"Kemenangan ini mudah-mudahan bisa membangkitkan moral anak-anak. Dan yang patut disyukuri adalah hasilnya bagus. Yang terpenting, kami harus menang saja dulu karena membutuhkan poin," ungkap lelaki asal Purwakarta itu.
Eka pun melakukan otokritik, yaitu dengan kemenangan tersebut diharapkan pemain Persib jangan terlalu cepat puas karena perjalanan masih panjang. Menurut Eka, dengan kemenangan ini bukan berarti tanpa cela. Ia dan rekan-rekannya saat itu bermain terlalu terburu-buru. Permainan umpan-umpan satu dua sentuhan tidak berjalan. Akan tetapi pada dasarnya mereka telah mematuhi isntruksi pelatih Daniel Roekito.
Meski demikian, Eka merasakan ada perubahan dalam tim. Kordinasi mulai membaik, begitu pula dengan kekuatan lini belakang. "Alhamdulillah tidak kebobolan. Tapi kalau lihat permaian itu lebih hidup di Sriwijaya. Tapi, ya intinya kita menang dulu karena dapat membangkitkan moril untuk ke depan," kata pemain bernomor punggung delapan itu.
Lelaki 26 tahun itu mengakui, mental teman-temannya mulai bangkit dari keterpurukan. Namun, untuk mempertahankan semangat tersebut tidaklah mudah, perlu kerja keras agar kemenangan demi kemenangan dapat diraih Persib kembali, termasuk ketika melawan Persisam Samarinda, Kamis (20/1).
"Untuk mempertahankan ini tidak mudah, tapi mudah-mudahan ini modal berharga bagi kami. Teman-teman memahami bahwa kami berada di bawah dan harus naik. Mudah-mudahan di Samarinda kita main dengan maksimal," tuturnya.
Di samping itu, Eka pribadi tidak terlalu puas dengan performa dirinya selama dua kali 45 menit tersebut. Ia kembali mengungkapkan lebih terpacu pada pertandingan sebelumnya di Jakabaring. Namun Eka membantah bahwa hal itu disebabkan oleh pasukan Bontang yang materinya di bawah Persib.
"Mereka all out karena di bawah kami. Kami pun nervous karena kemarin kalah. Saya pribadi kurang puas lebih suka di Sriwijaya. Tapi, ya itu dia kita ke hasil dulu saja," katanya.
Sementara itu, Daniel rupanya tidak sesumbar berani menurunkan amunisi-amunisi mudanya. Pada laga tersebut, nama pemain muda seperti Dias Angga Putra dan M. Agung Pribadi berada dalam deretan daftar starting eleven racikannya. (Novianti Nurulliah/"PR")***
Sumber: PR
By: BP
0 comments:
Post a Comment