Di mata Jaya, Fakhrudin dan Ridwan sangat berbahaya karena bisa mencetak gol dari sudut sempit. Selain itu, Jaya menilai kedua pemain itu sebagai motor serangan Arema. Keduanya, kata Jaya, memiliki kemampuan menggiring bola yang bagus dan piawai dalam melakukan tendangan jarak jauh.
"Mereka bisa muncul setiap saat dari second line. Kedua pemain ini sering mencetak gol dengan memanfaatkan kelengahan pemain belakang dan gelandang," kata Jaya, Selasa (15/12).
Untuk meredam aksi Fakhrudin dan Ridwan, Jaya secara khusus akan menginstruksikan kepada gelandang bertahan dan defender Persib agar tidak memberikan ruang gerak kepada keduanya. "Jangan sampai kedua pemain ini (Fakhrudin dan Ridwan) leluasa berada di lini pertahanan Persib. Mereka bisa mencetak gol jika striker Arema dimatikan lawan," ujar Jaya.
Jaya juga menyebut Roman Chamello dan Alamsyah sebagai pemain Arema yang wajib mendapat kawalan khusus. "Jadi, keempat pemain itu cerdik karena bisa divariasikan jadi striker. Jadi, siapa pun yang nantinya maju jadi striker Arema harus ditempel ketat dan dimatikan," kata Jaya.
Jaya secara khusus menilai Arema sebagai tim yang permainan kolektifnya terbaik. Selain ditunjang kemampuan individu pemain-pemainnya, menurut Jaya, Arena menjadi tim kuat karena selalau tampil lewat permainan kolektif yang bagus.
"Satu-satunya cara untuk meredam kolektivitas Arema adalah bermain terbuka dan berani bermain pendek dan cepat. Itu yang akan kita peragakan di
Tentang kemungkinan Arema harus menjamu Persib tanpa penonton, menurut CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono, baru akan diputuskan pada Rabu ini. Menurut Joko, Arema bisa saja menggelar pertandingan usiran tanpa penonton saat melawan Sriwijaya FC, bukan saat menjamu Persib.
"Yang jelas, partai usiran itu tanpa penonton. Dan itu baru akan kami putuskan besok (Rabu hari ini, Red)," kata Joko kepada Tribun.
Menurut Joko, partai usiran tidak selalu harus dilaksanakan setelah laga yang bermasalah. Ini berarti hukuman tersebut bisa ditunda. Mencermati hal ini sangat mungkin partai usiran dijatuhkan ketika Arema menjamu Siriwjaya FC pada 23 Desember.
Joko mengatakan, Arema telah mengajukan banding. Pada keputusan pertama, PT Liga
Keputusan PT Liga
Sumber: Tribun
By: BP
0 comments:
Post a Comment