Grafik Persib Stabil

16 December 2009

Grafik Persib Stabil
Grafik permainan Persib Bandung terus meningkat. Sejak laga kontra Persipura Jayapura, banyak peluang yang diciptakan anak-anak Maung Bandung yang sebetulnya bisa menjadi gol. Hingga laga terakhir melawan Sriwijaya FC, para skuad Persib seharusnya bisa memenangkan laga.

Tercatat beberapa peluang Persib seharusnya bisa menjadi gol kemenangan. Hanya saja, kolektifitas di lini depan masih kurang terjaga baik. Hasilnya, Maman Abdurahman dkk hanya bisa menahan imbang Laskar Wong Kito -julukan Sriwijaya FC-dengan skor 1-1.

Peningkatan grafik permaian ini diakui arsitek Persib Jaya Hartono. Menurut Jaya, para punggawanya sudah mulai bisa bermain stabil. Meski tidak dibarengi dengan kemenangan sejak laga kontra Persipura, namun hal tersebut menjadi modal bagi Persib untuk menghadapi pemegang puncak klasemenen sementara Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 Arema Malang.

Pelatih asal Medan ini menambahkan, pola serangan anak asuhannya sudah mulai terbentuk. Sejak bola bergulir dari kiper menuju lini tengah dan depan, serangan yang dilakukan Suchao Nutnum dkk ini sudah terlihat membahayakan lini belakang lawan. "Alur bola sudah stabil, jadi banyak peluang diciptakan. Hanya faktor kelelahan membuat striker kita belum bisa membuat gol," ungkap Jaya.

Selain itu, eks pelatih Persik Kediri ini juga sudah mulai mempercayai para pemain pelapis. Dia mencontohkan, permainan Aji Nurpijal dan Wildansyah saat laga kontra Sriwijaya FC terbilang baik. Hal tersebut, imbuhnya, karena keduanya selalu mengikuti instruksi yang diberikannya."Kita sudah tidak was-was lagi soal mereka. Yang penting jangan overlap saja,? tandasnya.

Terkait strategi nanti, Jaya mengaku akan melakukan permainan yang terbuka. Sebab, dengan skuad yang lengkap, dirinya optimistis bisa meraih poin di Arema. Apalagi, pelatih berusia 46 tahun ini menilai kualitas pemain Arema berada di bawah Sriwijaya.

Sumber: BolaIndo
By: BP

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger