STRIKER yang satu ini masih cukup muda, tetapi namanya terus bersinar di kalangan pencinta Persib. Pada usianya yang ke-24, Airlangga Sucipto, yang biasa disapa Ronggo, sudah dipercaya untuk memperkuat lini depan "Pangeran Biru" sejak Liga Super Indonesia (LSI) musim lalu. Menurut dia, ini adalah cita-cita yang tercapai karena sejak kecil dia mengidolakan Persib dan pernah bermimpi bisa bermain bersama tim kesayangannya ini.
Kendati saat ini dia masih menjadi striker cadangan, hal itu yang menjadi tantangan bagi dirinya untuk menunjukkan performa terbaiknya agar menjadi striker utama. Dia mengakui, dari empat penyerang yang dimiliki Persib saat ini, dirinya adalah yang paling muda. Jika dibandingkan dengan Budi Sudarsono, Hilton Moreira, dan Cristian Gonzales, dia masih minim pengalaman. Namun, dia tidak pernah berkecil hati.
Pemain bernomor punggung sembilan ini memulai karier sepak bolanya sejak berumur 10 tahun. Saat itu, orang tuanya memasukkan Ronggo ke Sekolah Sepak Bola Bank Indonesia di Jakarta. Satu tahun kemudian, dia menimba ilmu permainan si kulit bundar di sekolah sepak bola milik Ronny Pattinasarani. Hampir 18 tahun Ronggo bergabung di tempat tersebut, beberapa kali memperkuat klub berbeda untuk memperkaya pengalaman.
Karier profesionalnya dimulai saat dia dipercaya untuk bergabung di tim nasional U-20 pada 2003. Seusai di Timnas U-20, klub Deltras Sidoarjo meminangnya pada 2005. Selama tiga musim, Ronggo memperkuat "The Lobster", dia juga sempat merasakan dilatih oleh Jaya Hartono. Setelah itu, mimpinya menjadi nyata saat Persib melamarnya untuk memperkuat tim tersebut untuk LSI musim 2008-2009.
"Terus terang saya senang sekali saat Persib mengajak saya untuk bergabung. Sejak kecil, karena besar di Bandung, saya sangat mengidolakan Persib. Saat saya bersedia untuk bergabung, target saya hanya satu, yaitu ingin membawa Persib menjadi juara liga," tutur Ronggo yang ditemui saat sedang bersantai di Hotel Dinasti Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (12/10).
Ronggo merasakan suasana akrab dan kekeluargaan yang terjalin di "Pangeran Biru" membuatnya betah. Selain itu, rasa cinta bobotoh pada Persib membuatnya merasa memiliki banyak saudara. Untuk itu, dia bersyukur masih dipercaya memperkuat Persib sampai LSI musim ini.
Di waktu senggang, aktivitasnya tak jauh berbeda dengan anak muda kebanyakan. Dia mengaku hobi karaoke, bermain boling, dan biliar. Kalau sedang tur liga, untuk menghilangkan jenuh dia bermain Play Station bersama Atep, Eka Ramdani, atau pemain yang lain. Terkadang dia juga bermain band bersama Eka, posisi yang dipilihnya adalah menjadi vokalis dan kerap membawakan lagu milik Kerispatih, Peterpan, ST12, atau Afgan.
Untuk liga musim ini, obsesi Ronggo hanya ingin membawa Persib juara, selain bisa kuliah. "Persib adalah tim yang memiliki nama besar, para pemain yang berkualitas, pelatih serta manajemen yang bagus. Seharusnya kesempatan kami untuk menjadi juara liga juga lebih besar," ungkap lelaki kelahiran 22 November 1985 ini.
Semoga saja Ronggo! (Windy Eka Pramudya/"PR") ***
Sumber Berita: Pikiran Rakyat
By: Balad Persib
0 comments:
Post a Comment