ROMBONGAN PERSIB TELAH TIBA DI MAKASSAR
SEJUMLAH pemain Persib Bandung berjalan bersama sesaat setelah mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (12/10). Persib selanjutnya akan melawan tuan rumah PSM Makassar di Stadion Matoangin, Makassar, Rabu (14/10).* M. GELORA SAPTA/"PR"
MAKASSAR, (PR).-
Membenahi lini belakang dan tengah menjadi pekerjaan rumah pelatih Jaya Hartono menjelang pertemuan Persib melawan PSM pada Liga Super Indonesia (LSI) 2009-2010, di Stadion Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Rabu (14/10). Hal itu berdasarkan evaluasi tim pelatih Persib, pascakekalahan dari Persiba 0-2.
Jaya menilai lini tengah dan belakang masih keteteran. Para pemain yang mengisi posisi tersebut tidak bisa menekan lawan, malah cenderung mengikuti pola permainan lawan sehingga menjadi cenderung bertahan.
"Di antara lini tengah dan belakang, selalu ada ruang yang memudahkan pergerakan lawan. Para pemain hanya memperhatikan pergerakan bola, tetapi tidak memperhatikan pergerakan lawan," tutur Jaya kepada wartawan Pikiran Rakyat, Windy Eka Pramudya dan M. Gelora Sapta, di Hotel Dinasti, Jln. Lombok No. 30, Makassar, Sulsel, Senin (12/10).
Jaya mengakui, saat berhadapan dengan Persiba, striker Hilton Moreira, Budi Sudarsono, dan Cristian Gonzales selalu ditempel ketat lawan sehingga mereka tidak leluasa bergerak. Sementara itu, teman satu tim tidak ada yang mengambil posisi untuk bersiap merebut bola. Saat striker Persiba Julio Lopez atau Robertino Pugliara mulai mendekati daerah berbahaya, pemain belakang Persib malah makin terdesak bukannya balik menekan lawan.
"Saat bermain di Liga Jatim lalu, mereka tidak begini. Saat simulasi dan latihan Selasa (13/10) ini, saya akan kembali tekankan mereka untuk memperketat lini tengah dan belakang. Jangan sampai malah mengikuti irama permainan lawan," kata Jaya.
Terkait absennya Hariono pada laga melawan PSM akibat akumulasi kartu merah, Jaya akan menempatkan Cucu Hidayat untuk menggantikan Hariono. Sebetulnya, selain Cucu ada Munadi yang bisa mengisi kepincangan lini tengah tersebut, namun Jaya menganggap Cucu lebih berpengalaman ketimbang Munadi.
Selain Cucu, stopper Maman Abdurahman juga dipastikan akan memperkuat "Pangeran Biru". Setelah absen saat melawan Persiba akibat sanksi Komdis, kali ini Maman akan kembali mengisi posisinya sebagai libero. Masuknya Maman membuat pemain muda, Wildansyah duduk di bangku cadangan.
"Menghadapi PSM line-up pemain Persib tidak akan berubah signifikan. Saya hanya akan mengganti Hariono dan Wildansyah dengan Cucu dan Maman," ujar mantan pelatih Deltras Sidoarjo ini.
Sementara itu, dokter tim Persib dr. M. Rifa Gani mengungkapkan, kondisi semua pemain cukup stabil. Menurut dia, perjalanan dari Balikpapan ke Makassar dirasakan tidak terlalu melelahkan karena ditempuh hanya sekitar satu jam dengan pesawat terbang. "Rasa lelah pasti ada, tetapi mereka juga cukup istirahat," ujar Rifa.
Untuk menyimpan energi, sesaat setelah tiba di Makassar kemarin pukul 11.55 WITA, para pemain langsung diistirahatkan. Namun, ada tiga pemain Persib melakukan latihan ringan di tempat parkir hotel selama satu jam tanpa didampingi pelatih. Mereka adalah Maman, Cucu, dan Irwan Wijasmara.
Sementara itu, striker Persib Cristian Gonzales terpaksa pisah dari rombongan karena dia harus mengesahkan visa ke Kedutaan Uruguay di Singapura. "El Loco" berangkat ke Negeri Singa sejak Minggu (11/10) malam, seusai laga tandang dengan Persiba Balikpapan.
Dari Balikpapan, Gonzales transit dulu di Jakarta untuk bertemu agennya. Setelah itu dia bertolak ke Singapura untuk mendapatkan visa. Gonzales kembali bergabung dengan tim yang sudah ada di Makassar, Senin (12/10) malam, dan bisa mengikuti sesi latihan serta uji coba stadion. Manajer Persib H. Umuh Muchtar mengungkapkan, visa dan izin tinggal Gonzales belum dicap oleh Kedutaan Uruguay. ***
Sumber Berita: Pikiran Rakyat
By: Balad Persib
0 comments:
Post a Comment