Djanur Trauma Bermain di Jakarta

23 June 2013 JAKARTA (GM) - Aksi perusakan bus yang ditumpangi Persib Bandung saat akan meladeni jamuan Persija Jakarta dalam lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2012/2013 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Sabtu (22/6), membuat pelatih Djadjang Nurdjaman trauma.

"Saya tidak ingin lagi di Jakarta. Pendukung anarkis, saya kecewa dengan kinerja panitia pelaksana (panpel) dan keamanan. Kini, kami sudah balik pulang. Sudah ada di tol mengarah ke Bandung," kata Djanur saat dihubungi sesaat setelah insiden, Sabtu (22/6).

"Saya tidak ingin bertanding di Jakarta lagi. Kasihan para pemain kami yang mengalami luka-luka. Kalau Persija ingin lawan kami, harus di luar Jakarta," kata Djanur.

Luka

Bukan hanya mengakibatkan terganggunya psikologis anggota skuad tim Persib setelah perusakan bus tersebut, kerugian secara fisik juga dirasakan langsung para pemain.

Seperti dikatakan bek Persib, Tony Sucipto, ulah oknum The Jakmania tersebut sempat membuat pemain syok dan mencoba berlindung di bawah kursi bus. Namun tetap saja beberapa pemain, termasuk Manajer Persib, H. Umuh Muchtar mengalami luka-luka.

"Pemain ada yang luka, termasuk manajer. Kita pun memutuskan untuk meninggalkan Jakarta dan memilih tidak melakoni pertandingan," ungkap Toni tanpa menjelaskan secara pasti siapa saja pemain yang mengalami luka-luka.

Sumber: Galamedia
By: Khansa

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger