24 November 2012
YANI (GM) - Pelatih Persib
Bandung, Djadjang Nurdjaman mulai menemukan skema permainan yang akan
digunakannya pada Liga Super Indonesia (LSI) 2013. Meskipun skema
permainan bisa berubah dalam setiap laga, namun Djanur, sapaan akrab
Djadjang menilai 4-4-2 memberikan hasil yang lebih baik. Terutama dalam
hal produktivitas."Saya puas dari cara kerja anak-anak, enak
sekali dilihat. Kalau soal gol kembali ke masalah konsentrasi. Bermain
dengan pola 4-4-2, memang lebih produktif. Tiga gol kita ciptakan saat
main dengan 4-4-2. Satu gol saat masuknya Asri, kita bermain ke dalam
skema 4-2-3-1," kata Djanur kepada wartawan, Jumat (23/11).
Selain masalah produktivitas, dengan skema 4-4-2, strategi permainan
yang mengandalkan aliran bola-bola pendek dan kombinasi pemain bisa
berjalan sesuai instruksi. Salah satu contoh sudah diperlihatkan para
pemain saat melakoni uji coba melawan Tangerang All Star di Stadion
Galuh Ciamis, Kamis (22/11) dengan meraih kemenangan 4-1.
Eksperimen yang membuat puas Djanur dengan skema pilihannya tersebut,
juga terlihat dari rotasi terhadap pemain. Saat melawan Tangerang All
Star lalu, George Parfait Mbida Messi yang sebelumnya selalu beroperasi
di sektor gelandang serang, diubah menjadi gelandang bertahan. Hasilnya
permainan Messi menjadi lebih maksimal. Selain itu, menurut Djanur,
Firman Utina bisa bermain dengan leluasa di posisi spesialisnya menjadi
gelandang serang.
"Saya mencoba Messi bertindak menjadi seorang gelandang bertahan.
Ternyata Messi bisa bermain dengan baik. Perkembangannya pun Messi sudah
semakin baik. Dribling, penguasaan bola lalu bobot tubuhnya mengalami
perkembangan positif," ungkap Djanur.
Keseluruhan secara lini per lini, termasuk kinerja di lini belakang diakui Djanur sudah cukup memuaskan.
Sumber: Galamedia
By: Khansa
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment