Akibatnya, pemain tidak mampu memberikan kontribusi sesuai yang diharapkan.
"Saat masih bergabung dengan klub lain bagus. Tetapi setelah di Persib malah jelek. Itu dikarenakan saat berada di Persib, sudah tidak lagi di puncak penampilannya," ungkap Thohir, Kamis (19/7).
"Sebaliknya, saat meninggalkan Persib, penampilannya kembali bagus," lanjutnya.
Menurut Thohir, penampilan seorang pemain memang seperti gelombang. Ada saatnya pemain berada di puncak penampilannya. Setelah itu, penampilannya akan turun kembali. Tetapi setelah turun, juga akan naik kembali.
"It looks like a wave. Memang seperti gelombang. Ada naik turunnya. Tetapi Persib sering dapat pemain yang sedang turun," katanya.
Untuk itu, Thohir menganjurkan agar Persib lebih teliti dalam merekrut pemain. Pemain yang direkrut harus masih berada di penampilan puncaknya atau saat akan menapaki penampilan puncak. Sehingga pemain tersebut bisa memberikan kontribusi maksimal sepanjang musim.

Persib sebaiknya menentukan dulu target yang ingin diraih musim depan, sebelum mengontrak pemain. Karena nantinya pemain yang akan berjibaku di lapangan untuk menuntaskan target tersebut.
"Musim ini (LSI 2011-2012) ibarat musim duren. Sejumlah pemain top didatangkan. Tetapi ada yang mentah, ada yang ladu (terlalu masak, red)," katanya.
Untuk musim depan, Persib harus mencari pemain yang mau bekerja keras. Karena musim depan, Thohir mengibaratkannya sebagai musim paceklik. "(Pemain) harus mau macul (mencangkul, bekerja keras, red)," katanya.
Sumber: Galamedia
By: Khansa
0 comments:
Post a Comment