Sayang Tak Berbekas

18 June 2012 SEBELUM laga melawan PSMS Medan di Stadion Teladan, Minggu (17/6), para pemain inti Persib Bandung sempat mengenakan baju bertuliskan "Deritamu Deritaku juga #Pesepakbola bersatu".

Aksi tersebut merupakan aksi solidaritas bagi para pemain, yang belum menerima haknya dari klub. Termasuk para pemain PSMS, yang juga belum menerima gaji selama beberapa bulan.

Namun aksi solidaritas yang diberikan pemain Persib ini ternyata dibalas dengan tindakan tidak sportif. Hal itu sangat disayangkan kapten Persib Bandung, Maman Abdurahman.

"Kita memberikan dukungan kepada mereka. Tetapi ternyata mereka bertindak tidak sportif. Segala cara mereka lakukan untuk meraih kemenangan," katanya, usai pertandingan.

Menurut Maman, bermain sepak bola memang untuk mencari kemenangan. Namun tim seharusnya tetap melakukannya dengan cara-cara sportif. Sebaliknya PSMS dinilai menghalalkan segala cara.

"Ini lebih panas dari laga melawan Persija. Melawan Persija hanya panas di lapangan tapi kita tetap saling sportif," tuturnya.

Hal senada diungkapkan Zulkifli Syukur. "Kita harus meninjau lagi aksi solidaritas. Mereka sudah kami dukung tapi balasannya seperti ini," katanya.

Pada laga tersebut, para pemain PSMS memang bermain keras. Beberapa pelanggaran bahkan dilakukan dengan sangat keras terhadap para pemain Persib. Selain itu, para pendukung PSMS juga melakukan pelemparan hingga melukai penjaga gawang Persib, Jendry Pitoy.

"Kami sudah berbuat baik, tetapi mereka ternyata merespons sebaliknya," tutur Zulkifli.

Sumber: Galamedia
By: Khansa

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger