19 June 2012
MEDAN (GM) - Meski PSMS Medan dianggap bermain tidak sportif, penasihat teknik Persib Bandung, Indra Thohir menilai salah satu penyebab kekalahan Persib adalah Marcio Souza. Marcio dianggap terlalu provokatif, sehingga merusak permainan Persib.
"Seharusnya dia tidak seperti itu," singkat Thohir usai laga Persib kontra PSMS di Stadion Teladan Medan, Minggu (17/6).
Pada laga melawan PSMS, Marcio memang beberapa kali terlihat beradu mulut dengan pemain lawan dan wasit yang memimpin pertandingan, Yandri. Selain itu, Marcio juga terlibat perang mulut dengan ofisial dan Panpel PSMS.
Buntutnya, Marcio juga menjadi incaran cemoohan para pendukung PSMS. Cemoohan para pendukung PSMS terhadap Marcio ternyata bukan karena aksi provokatifnya saja. Para pendukung PSMS ternyata juga menyimpan dendam kepada Marcio karena hal yang sama, ketika ia masih bermain untuk Arema Indonesia.
Saat PSMS bermain di Malang pada putaran I lalu, Marcio dianggap sebagai penyebab dikartumerahkannya pemain PSMS, Novi Hendrawan. Tindakan yang dilakukan Marcio, dinilai Thohir, sebagai tindakan yang terlalu berlebihan. "Marcio terlalu provokatif. Hasilnya pertandingan menjadi tidak sehat," keluh Thohir.
Sementara itu, Manajer Persib Bandung, H. Umuh Muchtar juga mengaku cukup kecewa dengan sikap Marcio. "Saya juga sudah meminta untuk tenang. Tetapi ternyata tetap seperti itu," ujar Umuh.
Sebab itu, Umuh mengaku, tengah mempertimbangkan Marcio untuk laga selanjutnya. Jika memang dinilai lebih merugikan tim, Marcio bakal dipulangkan lebih cepat ke Bandung.
"Kita akan bicarakan secara internal terlebih dahulu. Kita masih pertimbangkan terlebih dulu tentang segala kemungkinannya," aku Umuh.
Jika Marcio dipulangkan lebih awal, Persib sebenarnya tidak terlalu masalah. Pasalnya, pada laga melawan PSAP Sigli, Persib kembali akan diperkuat oleh stiker asal Singapura, Noh Alam Shah. Along memang terpaksa absen saat melawan PSMS Medan, karena terkena sanksi akumulasi kartu kuning.
Sumber: Galamedia
By: Fikri
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment