Jendry Pitoy Gegar Otak!

18 June 2012
MEDAN (GM) - Laga panas antara tuan rumah PSMS Medan kontra skuad "Maung Bandung" Persib, selain ditandai kericuhan antarpemain akibat ketidakadilan wasit Yandri dalam memimpin pertandingan, juga mengancam keselamatan pemain. Penjaga gawang Persib, Jendry Pitoy bahkan sampai jatuh pingsan akibat terkena lemparan benda keras yang dilakukan pendukung PSMS.
Pertandingan sendiri berakhir 3-2 untuk kemenangan PSMS. Laga lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2011-2012 yang digelar di Stadion Teladan Medan, Minggu (17/6) itu pun sempat dihentikan beberapa saat. Jendry dilarikan ke RS Permata Bunda Medan karena tak sadarkan diri.

Wartawan "GM", Brilliant Awal dari Medan melaporkan, insiden terjadi di pertengahan babak kedua. Jendry tiba-tiba terjatuh saat hendak melakukan tendangan gawang. Ia diduga tersungkur akibat terkena lemparan benda keras dari arah tribun penonton.

Sebelum dilarikan ke rumah sakit, selain kehilangan kesadaran, Jendry juga sempat muntah-muntah. Jendry diduga mengalami gegar otak ringan. Sangat disayangkan, Jendry tidak langsung dibawa ke rumah sakit karena panpel tidak menyediakan ambulans sebagai salah satu standar digelarnya pertandingan LSI.

Jendry baru bisa dibawa ke rumah sakit setelah ambulans tiba sekitar 45 menit setelah laga usai. Hal ini sangat disesalkan Manajer Persib Bandung, H. Umuh Muchtar.

"Ini urusannya dengan nyawa. Kenapa tidak ada ambulans sebagai standar digelarnya pertandingan? Panpel benar-benar tidak siap,"

katanya. Ia juga menambahkan, "Kalau terjadi apa-apa, siapa yang harus tanggung jawab?"

Menurutnya, Persib sudah berusaha bersikap ramah kepada PSMS. Selama ini pun tidak pernah ada masalah. Tetapi PSMS ternyata menghalalkan segala cara untuk meraih kemenangan. "Itu yang kami sesalkan," tegas Umuh.

Pertandingan

Di menit awal pertandingan, PSMS mencoba menurunkan mental para pemain dengan taktik Rap-rapnya. Permainan keras langsung dipertontonkan anak-anak Medan.

M. Ilham, Zulkifli, Miljan Radovic, dan Airlangga dikawal ketat para pemain PSMS yang sesekali mengeluarkan jurus keras yang berbuah pelanggaran. Kendati demikian, skuad Persib tidak terpancing. Persib justru lebih dulu melahirkan peluang demi peluang.

Pada menit 15, Sasa Zecevic (PSMS) melakukan pelanggaran keras terhadap Atep. Wasit Yandri pun menghadiahkan kartu kuning bagi Zecevic dan tendangan bebas bagi Persib.

Miljan Radovic dengan tendangan khasnya langsung melakukan eksekusi. Bola yang meluncur ke kotak penalti PSMS disambut tandukan Abanda. Sayang, bola masih membentur mistar gawang.

Dua menit kemudian, giliran Miljan membahayakan gawang PSMS yang dikawal Eddy Kurnia. Tetapi tendangannya melenceng dari bidang sasaran. Pada menit 23, Airlangga juga gagal memanfaatkan umpan tendangan bebas Miljan. Lagi-lagi si kulit bundar melayang di atas mistar.

Digempur Persib bertubi-tubi, PSMS mulai bangkit. Sejak menit 25, tim "Ayam Kinantan" mengepung Persib. Beberapa kali PSMS membahayakan gawang Jendry Pitoy.

Selama 10 menit dikurung, Persib mampu lepas dari tekanan. Di menit 35, kerja sama antara Airlangga dan Miljan yang dilanjutkan pada Marcio Souza, mampu membuat Persib unggul 1-0 atas PSMS. Tendangan mendatar Marcio tak mampu dibendung Eddy Kurnia.

Namun keunggulan Persib hanya bertahan 10 menit. Di pengujung akhir babak pertama, PSMS mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui Denny Samba. Berawal dari tendangan bebas Nastja Ceh yang membentur tiang gawang. Bola muntah disambar tandukan Denny Rumba. Skor imbang bertahan hingga jeda.

Usai jeda, Persib mengejutkan PSMS setelah Atep dilanggar di sisi kanan pertahanan PSMS. Miljan melepaskan umpan matang ke kotak penalti PSMS. Maman dengan serta merta langsung menyambut bola di udara dan melahirkan gol kedua bagi Persib. Skor 2-1. Sayang keunggulan ini gagal dipertahankan. Menit ke-67, PSMS sanggup menyamakan skor menjadi 2-2 melalui gol Osas Saha. Saha memanfaatkan bola muntah tendangan bebas Nastja Ceh yang diblok Jendry.

Akhirnya, gol kemenangan PSMS tercipta melalui Denny Rumba di tambahan waktu (menit 90+4) memanfaatkan kemelut yang dihasilkan Osas Saha. Pemain Persib melakukan protes karena menilai Osas saha terlebih dulu dalam posisi offside.

Meski dalam rekaman televisi memang terjadi offside, wasit tetap mengesahkan gol tersebut. Pertandingan pun berakhir dengan skor 3-2.

Menit 78 pertandingan harus dihentikan sekitar 3 menit akibat Jendry yang terkapar di lapangan, diduga terkena lemparan. Akhirnya, posisinya digantikan oleh Cecep Supriatana.

Menit 90 kembali terjadi insiden sehingga pertandingan harus terhenti sekitar 2 menit. Dari rekaman televisi, terlihat Osas memukul wajah Marcio Souza.

Namun, wasit Yandri malah memberikan kartu merah kepada Nstja Ceh. Kapten PSMS, Sasa Zecevic, yang tidak terima dengan keputusan ini langsung mengambil kartu merah yang sedang dipegang Yandri, lalu melemparkannya ke lapangan.

Wasit yang memimpin pertandingan kali ini harus mengeluarkan enam kartu kuning dan satu kartu merah. Kartu kuning diberikan kepada Sasa Zecevic (menit 15), Atep (28), Nico Malau (37), Zulkifli Syukur (61), Zulkarnain (64), dan M. Ilham (87).

Sumber: Galamedia
By: Fikri

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger