GURAME,(GM)-
Setelah menjalani 13 kali laga tanpa ada perubahan, Persib Bandung dinilai perlu melakukan rotasi penjaga gawang. Pasalnya, penjaga gawang cadangan harus dipersiapkan untuk menghadapi kemungkinan terburuk sepanjang Liga Super Indonesia (LSI) ini.
"Kemampuan penjaga gawang utama Persib, Jendry Pitoy memang tidak perlu diragukan lagi. Tetapi Persib juga harus mempersiapkan penjaga gawang lainnya sebagai pengganti Jendry. Persiapan bukan hanya saat latihan, tetapi juga harus diberikan kesempatan untuk bermain atau minimal masuk line up," ujar mantan penjaga gawang Persib, Agus Atha di Sekretariat Pengcab PSSI Kota Bandung, Jln. Gurame, Jumat (8/3).
Diungkapkan Agus, selama ini Persib selalu menggunakan Jendry sebagai penjaga gawang utama dan Cecep Supriyatna sebagai penjaga gawang cadangan. Sedangkan dua penjaga gawang lainnya, Dadang Sudrajat dan Rizky Bagja hanya selalu menyaksikan rekan-rekannya berlaga. Jika ini terus berlangsung, maka persaingan antarpenjaga gawang tidak akan ada. Padahal persaingan sangat dibutuhkan untuk mendorong pemain mengeluarkan seluruh kemampuannya saat berlaga.
"Jangan sampai ketika Jendry absen, tiga penjaga gawang lainnya tidak siap karena tidak disiapkan," jelas Agus.
Selain itu, lanjut Agus, tanpa adanya rotasi dikhawatirkan latihan hanya akan menjadi tempat menggugurkan kewajiban saja. Sehingga pemain tidak termotivasi untuk terus mengasah kemampuannya.
"Coba sekali-kali mainkan Cecep dan memasukkan Dadang atau Bagja ke dalam line up. Itu akan bisa memotivasi pemain untuk memperlihatkan kemampuannya," ujar Agus.
Menurut Agus, semua penjaga gawang yang ada di Persib merupakan penjaga gawang terbaik. Tetapi tanpa diberikan kesempatan, kemampuan mereka bisa menurun.
"Ajat Sudrajat atau Robby Darwis tidak akan menjadi legenda jika tidak diberi kesempatan. Mereka menjadi pemain besar karena diberi kepercayaan dan kesempatan bermain. Begitu juga dengan penjaga gawang Persib saat ini," ujarnya.
Agus mengingatkan, kualitas seorang penjaga gawang tidak hanya dinilai melalui penampilan fisiknya, tetapi pada kemampuan yang dimilikinya.
"Soal postur ideal bukan jaminan, tetapi yang penting kualitas. Saya kira semua penjaga gawang Persib berkualitas," tuturnya.
Sumber: Galamedia
By: BP
"Kemampuan penjaga gawang utama Persib, Jendry Pitoy memang tidak perlu diragukan lagi. Tetapi Persib juga harus mempersiapkan penjaga gawang lainnya sebagai pengganti Jendry. Persiapan bukan hanya saat latihan, tetapi juga harus diberikan kesempatan untuk bermain atau minimal masuk line up," ujar mantan penjaga gawang Persib, Agus Atha di Sekretariat Pengcab PSSI Kota Bandung, Jln. Gurame, Jumat (8/3).
Diungkapkan Agus, selama ini Persib selalu menggunakan Jendry sebagai penjaga gawang utama dan Cecep Supriyatna sebagai penjaga gawang cadangan. Sedangkan dua penjaga gawang lainnya, Dadang Sudrajat dan Rizky Bagja hanya selalu menyaksikan rekan-rekannya berlaga. Jika ini terus berlangsung, maka persaingan antarpenjaga gawang tidak akan ada. Padahal persaingan sangat dibutuhkan untuk mendorong pemain mengeluarkan seluruh kemampuannya saat berlaga.
"Jangan sampai ketika Jendry absen, tiga penjaga gawang lainnya tidak siap karena tidak disiapkan," jelas Agus.
Selain itu, lanjut Agus, tanpa adanya rotasi dikhawatirkan latihan hanya akan menjadi tempat menggugurkan kewajiban saja. Sehingga pemain tidak termotivasi untuk terus mengasah kemampuannya.
"Coba sekali-kali mainkan Cecep dan memasukkan Dadang atau Bagja ke dalam line up. Itu akan bisa memotivasi pemain untuk memperlihatkan kemampuannya," ujar Agus.
Menurut Agus, semua penjaga gawang yang ada di Persib merupakan penjaga gawang terbaik. Tetapi tanpa diberikan kesempatan, kemampuan mereka bisa menurun.
"Ajat Sudrajat atau Robby Darwis tidak akan menjadi legenda jika tidak diberi kesempatan. Mereka menjadi pemain besar karena diberi kepercayaan dan kesempatan bermain. Begitu juga dengan penjaga gawang Persib saat ini," ujarnya.
Agus mengingatkan, kualitas seorang penjaga gawang tidak hanya dinilai melalui penampilan fisiknya, tetapi pada kemampuan yang dimilikinya.
"Soal postur ideal bukan jaminan, tetapi yang penting kualitas. Saya kira semua penjaga gawang Persib berkualitas," tuturnya.
Sumber: Galamedia
By: BP
0 comments:
Post a Comment