Secara keseluruhan, pelatih kepala Persela Lamongan Miroslav Janu menilai pertandingan timnya melawan Persib Bandung berakhir cukup adil. Menurut penilaiannya babak pertama laga dikuasai oleh Mario Costas cs sedangkan dibabak kedua pertandingan didominasi oleh tim tuan rumah.
Miroslav Janu mengatakan bahwa ia puas dengan hasil imbang 1-1 dikandang Persib Bandung, namun ia juga mengakui timnya sebenarnya bisa menang jika Persib tidak mendapatkan penalti. “Okelah, saya bisa bilang hasil ini cukup adil. Tapi sebenarnya kita cukup dekat dengan 3 poin. Kalau saja tidak ada penalti, akan sulit buat Persib untuk cetak gol,” jelas Miroslav Janu dalam acara konfrensi pers setelah pertandingan.
Dalam pertandingan yang digelar mulai pukul 18.30 WIB tersebut, Mario Costas berhasil membuat penonton di stadion Si Jalak Harupat terdiam. Lewat tendangan gledek sebari memutar badan, Costas membawa Persela unggul lebih dulu. Gol yang tercipta di penghujung babak pertama tersebut membuat semangat Persib terlecut dibabak kedua.
Seakan membayar buruknya permainan di babak pertama, babak kedua pertandingan dikuasai dengan mutlak oleh Persib. Tapi dari banyaknya peluang yang tercipta, Persib baru dapat membuat gol di 2 menit terakhir waktu normal. Adalah gol penalti Miljan yang menyelamatkan Maung Bandung dari kekalahan.
“45 menit kita main lebih baik. Dibabak kedua saya minta anak-anak main aktif tapi Persib main agresif dengan masuknya pemain-pemain bagus, Aliyudin, Gaspar dan Nasuha,” ujar Janu.
Ia juga mengatakan bahwa salah satu kunci keberhasilan Persela menahan imbang Persib adalah karena pemainnya tidak takut dengan nama besar lawan yang dihuni pemain-pemain nasional. Sehingga walau tidak ada pemain bintang timnya bisa bekerja secara tim.
Ketika ditanya komentarnya tentang penalti buat Persib, mantan pelatih Arema ini menolak untuk menjawab. “Yang saya sesalkan adalah pemberian kartu kuning untuk pemain sehingga ada 4 pemain kita yang harus absen melawan Pelita Jaya. Kenapa? Saya tidak tahu,” seru Janu.
Sumber: Simamaung
By: BP
0 comments:
Post a Comment