AHMAD YANI,(GM)-
Bertanding di cuaca bersuhu dingin dan kadar oksigen rendah, seperti di Wamena, dipastikan akan sangat melelahkan. Itulah yang diperkirakan bakal dialami para pemain Persib saat dijamu Persiwa Wamena di Stadion Pendidikan, Kamis (23/2) besok.
Menurut mantan asisten pelatih Persib, Bambang Sukowiyono, kondisi tersebut bisa disiasasti dengan pemananasan yang tepat sebelum bertanding. "Sebenarnya suhu bukan kendala. Itu bisa diatasi jika tim melakukan pemanasan dengan benar. Sehingga para pemain tetap bisa bermain normal," katanya di Stadion Persib, Selasa (21/2).
Diungkapkannya, agar bisa bermain normal para pemain Persib harus melakukan pemanasan lebih lama dibandingkan pemanasan yang dilakukan jika bermain di Stadion Si Jalak Harupat, Kab. Bandung. Saat pemanasan, para pemain pun harus melakukannya hingga mencapai kondisi second wind.
"Kalau biasanya pemanasan selama 15 menit, Persib harus pemanasan selama 30 menit. Bukan hanya dengan pelemasan dan senam, tetapi juga dengan sprint. Sehingga nanti muncul second wind," katanya.
Second wind sendiri kemampuan tubuh untuk menemukan keseimbangan oksigen sebagai reaksi atas tingkat asam laktat dalam otot.
"Sehingga walaupun sudah capek, pemain tetap akan bermain dengan baik. Jika bermain di suhu dingin, second wind lebih baik dicapai saat pemanasan. Karena di saat bertanding akan sulit untuk meraih second wind," jelasnya.
Jika hal itu bisa diraih saat pemanasan, Sukowiyono yakin para pemain Persib bisa berlaga sepanjang pertandingan dengan baik. Sehingga target meraih poin bisa dipenuhi saat berlaga melawan Persiwa.
Hal itu juga akan sangat tergantung pada Vo2Max (volume maksimal O2 yang diproses tubuh manusia pada saat melakukan kegiatan intensif) para pemain Persib. "Selama ini saya tidak tahu kekuatan Vo2Max para pemain. Kalau Vo2Max-nya tinggi maka sebenarnya juga tidak terlalu sulit untuk mengatasi suhu dingin di Wamena," tuturnya.
Menurut mantan asisten pelatih Persib, Bambang Sukowiyono, kondisi tersebut bisa disiasasti dengan pemananasan yang tepat sebelum bertanding. "Sebenarnya suhu bukan kendala. Itu bisa diatasi jika tim melakukan pemanasan dengan benar. Sehingga para pemain tetap bisa bermain normal," katanya di Stadion Persib, Selasa (21/2).
Diungkapkannya, agar bisa bermain normal para pemain Persib harus melakukan pemanasan lebih lama dibandingkan pemanasan yang dilakukan jika bermain di Stadion Si Jalak Harupat, Kab. Bandung. Saat pemanasan, para pemain pun harus melakukannya hingga mencapai kondisi second wind.
"Kalau biasanya pemanasan selama 15 menit, Persib harus pemanasan selama 30 menit. Bukan hanya dengan pelemasan dan senam, tetapi juga dengan sprint. Sehingga nanti muncul second wind," katanya.
Second wind sendiri kemampuan tubuh untuk menemukan keseimbangan oksigen sebagai reaksi atas tingkat asam laktat dalam otot.
"Sehingga walaupun sudah capek, pemain tetap akan bermain dengan baik. Jika bermain di suhu dingin, second wind lebih baik dicapai saat pemanasan. Karena di saat bertanding akan sulit untuk meraih second wind," jelasnya.
Jika hal itu bisa diraih saat pemanasan, Sukowiyono yakin para pemain Persib bisa berlaga sepanjang pertandingan dengan baik. Sehingga target meraih poin bisa dipenuhi saat berlaga melawan Persiwa.
Hal itu juga akan sangat tergantung pada Vo2Max (volume maksimal O2 yang diproses tubuh manusia pada saat melakukan kegiatan intensif) para pemain Persib. "Selama ini saya tidak tahu kekuatan Vo2Max para pemain. Kalau Vo2Max-nya tinggi maka sebenarnya juga tidak terlalu sulit untuk mengatasi suhu dingin di Wamena," tuturnya.
Sumber: Galamedia
By: BP
0 comments:
Post a Comment