Persib Bandung siap meladeni permainan keras yang menjadi ciri khas PSMS Medan, pada laga lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2011-2012 di Stadion Si Jalak Harupat Kab. Bandung, Senin (9/1).
Pelatih Persib Bandung, Drago Mamic memperkirakan PSMS akan kembali memperagakan permainan keras. Hal itu diketahuinya saat menyaksikan beberapa rekaman pertandingan PSMS sebelumnya.
Drago mengaku senang jika laga Persib kontra PSMS akan penuh intrik. Karena permainan sepak bola memang wajar jika diwarnai oleh intrik dan permainan keras.
"Tetapi yang terpenting, wasit harus bisa bersikap sesuai kriteria yang berlaku. Jika harus kartu kuning ya kartu kuning. Jika perlu kartu merah juga harus diberikan. Wasit harus bersikap yang terbaik," kata Drago di Stadion Siliwangi, Minggu (8/1).
Sementara itu, asisten pelatih Persib Bandung, Robby Darwis juga memprediksi PSMS akan bermain menekan sejak kick-off dimulai. Para pemain PSMS dipastikan akan mengawal ketat para pemain Persib. Tujuannya tentu menjatuhkan mental.
"Itu memang sudah menjadi ciri khas PSMS sejak dulu. Dari zaman perserikatan hingga sekarang, gayanya tetap sama," ujar Robby yang sempat berlaga di dua final Kompetisi Perserikatan melawan PSMS.
Namun Robby mengisyaratkan, para pemain tidak perlu terbawa emosi. Para pemain harus tetap bisa mengontrol emosi agar tidak terpancing oleh provokasi para pemain PSMS.
Permainan keras PSMS memang bukan isapan jempol. Dari 3 laga yang telah dijalani tim "Ayam Kinantan" ini, 9 kartu kuning dan 1 kartu merah diterima para pemainnya. Bandingkan dengan Persib yang telah menjalani 5 laga dan baru mengantongi 4 kartu kuning yang diterima Zulkifli 2 kali, Tony Sucipto, dan M. Ilham masing-masing 1 kali.
Manajer Persib Bandung, H. Umuh Muchtar memastikan, anak asuhnya sudah siap fisik dan mental untuk menghadapai musuh bebuyutannya. Kondisi fisik maupun mental pemain juga tengah berada pada puncaknya.
"Saya sudah memberitahukan kepada anak-anak untuk bermain dengan baik dan memberikan kemenangan. Mereka juga sudah siap untuk memberikan yang terbaik," katanya.
Menurut Umuh, permainan keras lawan tidak perlu ditakuti karena ada wasit yang akan memimpin jalannya pertandingan.
"Saya hanya meminta agar wasit bisa bersikap tegas. Kami tidak meminta wasit membela Persib, tetapi harus bisa bersikap netral dan tidak merugikan kedua tim," katanya.
Sumber: Galamedia
By: BP
0 comments:
Post a Comment