BANDUNG, TRIBUN - Eka Ramdani untuk hengkang dari Persib Bandung ketika liga belum bergulir memang mengejutkan. Apalagi sosok Eka sudah menjadi ikon Maung Bandung di beberapa musim terakhir.
Tapi Maung Bandung bisa melewati awal musim dengan mulus meski kehilangan beberapa pemain. Kuncinya adalah permainan kolektif yang diperagakan Maman Abdurahman dan kawan-kawan saat bertanding.
"Kalau ditanya kehilangan, ya pasti kehilangan. Apalagi (Eka) ikon Persib," ujar pemain serba bisa Tony Sucipto Senin sore di Mes Persib.
Pemain Persib Bandung Tony Sucipto sependapat dengan pelatih kiper Persib Anwar Sanusi. Baginya sepak bola adalah permainan tim yang tak hanya mengandalkan kemampuan individu satu atau dua pemain saja. Kolektivitas permainan menjadi senjata utama sebuah tim ketika berlaga.
"Pelatih tidak bertumpu pada satu pemain saja. Kami harus bermain kolektif," ujar pemain yang menderita luka di kepala ketika membela Persib melawan Persiram Raja Ampat di laga perdana Liga Super Indonesia (LSI) ini.
Dengan bermain kolektif, menurutnya, semua pemain yang ada di Persib keberadaannya sangat penting. Karena mereka akan bahu-membahu di lapangan untuk membawa Maung Bandung meraih hasil maksimal.
Sumber: Tribun
By: BP
0 comments:
Post a Comment