20 December 2011
INILAH.COM, Bandung - Persib Bandung akan fokus terlebih dahulu pada kompetisi Indonesia Super League (ISL) walaupun wacana Kongres Luar Biasa PSSI mulai digulirkan.
Wakil Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Kuswara S Taryono mengatakan Persib memang diundang pada Rapat Akbar Sepak Bola Nasional (RASN) dan menjadi sebuah penghargaan bagi Maung Bandung untuk ikut terlibat dalam Komite Penyelamat Sepak Bola Nasional (KPSN).
Hanya saja, Kuswara belum mau terlalu jauh menyikapi wacana KLB. Dia ingin terlebih dahulu fokus mengikuti kompetisi ISL. “KLB itu wilayah lain. Selain itu, kita sedang fokus pada memori banding sanksi (kepada PSSI) yang telah diajukan,” jelasnya kepada wartawan, Senin (19/12/2011).
Persib Bandung sendiri akhirnya mendukung wacana Kongres Luar Biasa (KLB) yang digulirkan sejumlah Pengprov PSSI. Misinya, menyelamatkan sepak bola Indonesia yang tengah karut marut.
Maung Bandung pun mengirimkan utusannya dalam Rapat Akbar Sepak Bola Nasional (RASN) yang digelar Forum Pengprov PSSI di Jakarta, Minggu (18/12/2011) lalu.
Adalah Direktur Pengembangan dan SDM PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Muhammad Farhan yang mewakili Persib di RASN. Dia pun langsung tergabung sebagai anggota Komite Penyelamat Sepak Bola Nasional (KPSN). Selain Farhan, terpilih 11 orang yang menjadi anggota KPSN, di antaranya Toni Apriliani (Ketua), La Nyalla Mattalitti, Roberto Rouw, Erwin Dwi Budiawan, Benhur Tommy Mano, Dody Reza Alex, FX Hadi Rudyatmo, Sumaryoto, Hardi, dan pelatih kawakan Benny Dolo.
Sebelum itu, Komdis PSSI telah menjatuhkan sanksi karena Persib hengkang dari Indonesia Premier League (IPL) ke ISL. Sanksi tersebut, di antaranya didegradasi ke Divisi Utama pada musim depan, dendan Rp1 miliar, dan dilarang melakukan aktivitas transfer pemain.[jul]
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment