BANDUNG, TRIBUN - Persib Bandung di awal musim ini mampu meraih hasil positif. Kuncinya menurut Pelatih Kiper Persib Anwar Sanusi adalah Persib bermain kolektif.
Lewat permainan kolektif pula tim pelatih bisa mengeksplorasi para pemainnya. "Siapa sangka Jajang Sukmara main ketika melawan Persidafon (Dafonsoro)," ucapnya.
Lalu Drago Mamic juga jeli melihat kemampuan pemain. Ia merujuk pada pertandingan terakhir Persib. Saat itu Tony Sucipto yang posisi aslinya gelandang bertahan bermain agak ke depan menemani Airlangga Sutjipto. Lalu di beberapa pertandingan sebelumnya Tony ditempatkan sebagai bek kiri.
Kini bobotoh Persib berharap kolektivitas permainan Maung Bandung terus membaik. Sehingga Persib bisa terus meraih poin di setiap pertandingan.
LAIN koki, lain racikan. Itu pula yang terjadi di Persib Bandung musim ini. Pelatih baru membuat Persib mempunyai rasa baru.
Yang paling kentara soal formasi. Pola 4-2-3-1 menjadi pakem baru Maung Bandung. Dulu, pelatih yang menangani Persib jarang bertahan lama dengan pola empat bek sejajar. Kini, Persib selalu memasang empat bek sejajar untuk mengawal lini belakang.
Di awal musim, bobotoh juga sempat was-was setelah beberapa pemain tenar hengkang. Misalnya saja Eka Ramdani atau Cristian Gonzalez. Tapi kekhawatiran bobotoh bisa ditepis, setidaknya jika melihat empat pertandingan awal Persib. Maung Bandung berhasil meraih delapan poin dan belum terkalahkan.
Pelatih asal Kroasia Drago Mamic mampu meramu pemain-pemain yang ada hingga membuat Persib meraih hasil positif. Apa yang membuat Persib seperti ini?
Pelatih kiper Persib Anwar Sanusi menuturkan Persib kini bermain lebih kolektif. Ia mengakui sosok seperti Eka merupakan pemain kunci bagi Persib di masa lalu. Ketika pelatih datang dan pergi, posisi Eka yang berperan sebagai playmaker seolah untouchable.
Namun dengan permainan kolektif kepergian pemain yang hengkang bukan masalah. Persib bisa terus meraih angka di awal musim ini. "Pelatih tahu kebutuhan tim. Persib tak bertumpu pada satu atau dua pemain," ujar Anwar di Mes Persib. Untuk peran pengatur serangan contohnya. Persib bisa bertumpu pada pemain seperti Atep, Miljan Radovic dan Muhammad Ilham.
Sumber: Tribun
By: BP
0 comments:
Post a Comment