"Ketum PSSI Kurang Tegas Atasi Dualisme Liga"

4 December 2011

VIVAnews - Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, dinilai tidak tegas mengatasi dualisme yang terjadi di kompetisi kasta tertinggi sepakbola Indonesia. Setidaknya itulah yang dilontarkan Ketua Pengurus Cabang PSSI Surakarta, Jawa Tengah, FX Hady Rudyatmo.

“Kalau ketua umum [PSSI] itu tegas dalam keputusan awal, tidak akan terjadi seperti ini. Karena ketua umum kurang tegas, pendapat exco pun terpecah, mereka menilai salah satu kompetisi lebih menguntungkan, “ kata dia kepada VIVAnews, Minggu 4 Desember 2011

Rudy juga menyayangkan janji dari Djohar yang akan melakukan rekonsiliasi, namun nyatanya tak terbukti. Menurutnya, justru program-program yang sudah berjalan dan dinilai baik malah dihapuskan dan lebih mementingkan kelompok-kelompoknya.

"Seperti halnya PT Liga Indonesia yang sudah baik. Kenapa harus membuat PT lagi. PSSI bisa mengadopsinya, entah itu pengurusnya beda, kan tidak masalah. Jadi tidak perlu mencabut izinnya PT Liga," tegasnya, terkait penunjukkan PT Liga Prima Indonesia Sportindo sebagai penyelenggara Indonesia Premier League.

Rudy menjelaskan, PSSI tak seharusnya mencabut izin PT Liga. Karena izin tersebut dari yayasan, seperti halnya PT Liga seharusnya dicabut melalui pengadilan. “Lah yang izin itu bukan ke PSSI kok,“ tuturnya.

Menurut Rudy, PSSI belum terlambat membenahi sistem yang terlanjur kacau ini. "Salah satu contohnya, yang tak layak masuk di ISL dan sekarang mau diganti IPL, silahkan."

"Tetapi kemarin yang bukan anggota ISL dan masuk ke kompetisi IPL. Kan yang mau masuk ke ISL saja harus melalui tahap-tahapnya, seperti Divisi Utama, tetapi mereka yang tidak ikut kompetisi malah bisa ikut IPL. Hal inilah yang menyebabkan kecemburuan," jelasnya.

Bagi Rudy, pemanggilan klub-klub yang akan dilakukan PSSI tidak akan berpengaruh. Karena menurutnya yang perlu diubah adalah sistemnya.

"Percuma kalau hanya dipanggil, tanpa merubah sistem IPL. Solusinya harus tegas, mereka yang ikut IPL adalah 18 klub yang kemarin ikut ISL. Termasuk yang Divisi Utama, mereka yang degradasi ya degradasi. Yang promosi ya promosi," tutup pria yang juga menjabat Wakil Wali Kota Surakarta ini.

Sumber: VivaNews
By: BP

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger