BANDUNG, (PRLM).- Bermain sebagai gelandang bertahan, membuat pemain Persib Bandung yang satu ini kerap bermain keras. Memperkuat lini tengah Persib, Hariono yang merupakan pemain asal Sidoarjo ini dikenal sebagai penghancur serangan-serangan lawan. Karena tidak jarang bermain keras untuk menghentikan serangan yang dilancarkan tim lawan, Hariono menjadi pemain paling rentan diganjar kartu oleh wasit yang memimpin pertandingan.
Namun di musim kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2011-2012 ini, Hariono terlihat tampil lebih tenang. Dari empat laga yang telah dilakoni Persib, Hariono masih bersih dari hukuman kartu. Sejauh ini, baru tiga pemain Persib yang dihadiahi kartu kuning yaitu Zulkifli Syukur, Tony Sucipto, dan Muhammad Ilham.
Zulkifli mendapatkan kartu kuning pada pertandingan Persib menjamu Sriwijaya FC di Stadion Si jalak Harupat, Kabupaten Bandung, 7 Desember lalu. Zulkifli dihadiahi kartu kuning pada menit akhir pertandingan. Sementara itu Tony dan Ilham dihadiahi kartu kuning oleh wasit Hamsir saat memperkuat "Maung Bandung" melakoni laga tandang perdananya di kandang Deltras Sidoarjo, di Stadion Delta Sidoarjo 12 Desember lalu. Tony diganjar kartu kuning pada menit ke-41, sedangkan Ilham pada menit ke-47.
Hariono mengakui musim ini dirinya memang bisa bermain lebih sabar saat melakoni pertandingan di lapangan. "Ya saya belajar untuk lebih sabar aja," ujarnya saat ditemui seusai latihan pagi di Lapangan Pajajaran, Bandung, Rabu (21/12). Pemain yang dikenal tidak banyak bicara baik di dalam maupun di luar lapangan itu mengakui banyaknya pertandingan di musim sebelumnya yang telah dillaluinya menjadi pembelajaran baginya untuk tidak terlalu emosional dalam berlaga. "Atau mungkin belum keluar saja ya," ucapnya berkelakar.
Duetnya di lini tengah bersama gelandang bertahan lainnya Robbie Gaspar diakuinya cukup membuat lini tengah lebih solid. Sebelumnya, Hariono memang menjadi seorang jangkar pertahanan Persib seorang diri. Namun, dengan penerapan pola 4-2-3-1 yang diterapkan pelatih anyar "Maung Bandung" Drago Mamic, membuatnya harus berduet dan merasa lebih mantap di gelandang bertahan.
"Ya alhamdulilah kami bisa lebih solid di lini belakang. Tapi saya harap kami bisa lebih baik lagi dalam pertahanan. Mengenai duet main, saya tidak masalah bermain dengan siapapun. Tapi di emapt laga terakhir memang lebih banyak dengan Gaspar," tutur pemilik nomor punggung 24 itu.
Sumber: PR
By: BP
0 comments:
Post a Comment