4 November 2011
INILAH.COM, Bandung - Pelatih kepala Persib Bandung Drago Mamic tidak membeda-bedakan para pemainnya. Mamic menegaskan tidak ada golden boy di skuad Maung Bandung.
Istilah golden boy atau anak emas sekuat tenaga akan dijauhi pelatih asal Kroasia tersebut. Hal ini akibat beredar kabar di kubu tim Maung Bandung ada senioritas.
"Saya tidak pernah membeda-bedakan antara pemain muda dan pemain senior," ungkap Mamic kepada wartawan usai melatih timnya di Stadion Siliwangi Bandung, Jumat (4/11/2011).
Mamic mengatakan, bisa jadi hal tersebut terjadi karena disebabkan adanya kesalahpahaman antara dirinya dengan para pemain dalam menyampaikan pesan di setiap gelaran latihan.
”Mungkin ada salah paham antara yang saya ucapkan dengan yang diterima oleh para pemain sehingga bisa menjadi salah persepsi,” imbuhnya.
Dia membuktikan, bahwa semua penggawa Persib Bandung khususnya amunisi muda telah memperlihatkan perkembangan yang menggembirakan.
”Saat ini semua pemain bisa menjadi pemain yang berkembang dan makanya tidak ada yang dibeda-bedakan. Semua bisa lihat seperti Budiawan, Wildan, Sigit, Rian, mereka berkembang baik dan mereka siap untuk bermain,” lanjutnya.
Namun Mamic tidak menapik, jika saat ini ia lebih membutuhkan para amunisi yang sudah berrpengalaman untuk tampil membawa Persib Bandung menjadi klub nomor wahid di tanah air.
”Saya tidak punya keinginan untuk menempatkan pemain di bangku cadangan dengan sengaja,” tegasnya.
Sumber: Inilah
By: BP
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment