"Hati-hati Kalau Bicara"

4 November 2011 SAAT pemain lainnya masih berlatih di Stadion Siliwangi, Kamis (3/11), gelandang Persib Bandung, Miljan Radovic malah bergegas masuk ke ruang ganti pemain. Ternyata Radovic menghentikan latihannya karena ada masalah dengan matanya. Setelah bertemu dengan dokter tim, akhirnya dr. Rafi Ghani memberikan cairan pembersih mata.

Usai diobati, Radovic hanya bisa menyaksikan rekan-rekannya yang serius latihan bersama sejumlah wartawan peliput Persib. Saat itu, dengan nada bercanda seorang wartawan nyeletuk, "Kebanyakan noong".

Tiba-tiba Radovic berbalik dan menjawab, "No". Sejumlah wartawan yang ada di sekitar ruang ganti pun tertawa, karena ternyata Radovic paham dengan apa yang dikatakan wartawan tersebut.

"Sekarang saya tahu bahasa. Hati-hati kalau bicara," kata Radovic sambil bercanda.

Setelah bergabung dengan Persib di putaran II LSI 2010-2011, Radovic mengaku mulai belajar bahasa Indonesia. Meski belum terlalu banyak yang diketahuinya, Radovic mengaku mulai bisa berbicara dalam bahasa Indonesia untuk keperluan sehari-hari.

"Ya, saya belajar terus," katanya.

Bukan hanya Radovic, pelatih Persib Bandung, Drago Mamic pun mengaku mulai belajar bahasa Indonesia. Bahkan ia mengaku telah membeli kamus yang cukup tebal untuk belajar bahasa Indonesia.

Meski belum terlalu fasih, Drago sudah bisa mengucapkan kata cepat. "Cepat, cepat. Itu kata yang penting untuk tim," katanya.

Sambil berkelakar, menurutnya, cara yang paling cepat untuk belajar bahasa Indonesia adalah dengan memiliki pacar orang Indonesia. "Mungkin saya harus memiliki pacar," candanya.

"Saya hanya bercanda. Nanti kalau ketahuan istri, saya bisa dimarahi," lanjutnya.

Sebenarnya, meski Radovic dan Drago tidak bisa berbahasa Indonesia, bobotoh tidak mempermasalahkannya. Yang penting, keduanya bisa berbahasa sepak bola dan membawa Persib juara. Semoga.

Sumber: Galamedia
By: BP

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger