Persib menimbang hasil 1-1 menghadapi Semen Padang di Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Sabtu (15/10) lalu adalah laga resmi. Sehingga hasil laga perdana IPL itu sudah masuk hitungan poin.
“Kami tidak ingin mengambil opini dan berandai-andai. Hanya saja kami berharap pertandingan tersebut resmi dan ada penghitungan poin karena disaksikan oleh AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia),” tutur Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) Kuswara S Taryono saat dihubungi wartawan, Minggu (23/10).
Sangat disayangkan bila PSSI akan menggugurkan hasil satu poin yang diraih Persib dalam pertandingan perdana tersebut. Sebab, bobotoh -pendukung setia Persib- akan merasa dikhianati dengan membatalkan status pertandingan.
“Kami juga ingin menghargai bobotoh yang datang. Kalau pertandingan tersebut tidak dianggap sebagai pertandingan resmi, bobotoh pasti kecewa dan menjadi kerugian buat kami,” terangnya. Dalam laga perdana tersebut, sebanyak 26.000 bobotoh memadati Stadion yang berlokasi di Kabupaten bandung.
Klub berjuluk Maung Bandung akan menyurati hal ini kepada PSSI agar tidak merusak kepentingan sepak bola Indonesia . “Kalau kemarin pertandingan tersebut dianggap tidak resmi, itu artinya kita sudah melanggar peraturan yang ditetapkan AFC, di mana pertandingan harus digelar 15 Oktober,” tegasnya.
Persib juga akan mengirimkan surat yang dilayangkan minggu ini agar PSSI segera menyelesaikan masalah ini dengan baik. “Kami tidak ingin mengikuti arus yang terjadi mengenai polemik yang terjadi diantara klub maupun Exco. Kami berkeinginan semuanya bisa berjalan lancar,” jelasnya.
Sumber: OkeZone
By: BP
0 comments:
Post a Comment