Jadi Perhatian PT PBB

24 October 2011 BLK. FACTORY,(GM)-
Polemik yang terjadi di PSSI yang terkait masalah kelompok 10 dan 13, masih menjadi perhatian Komisaris dan Direksi PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB). Bahkan Komisaris dan Direksi PT PBB akan kembali menggelar pertemuan untuk membas masalah tersebut, Senin (24/10) ini.

"Kami tetap konsisten pada sikap netral yang telah disampaikan terkait permasalahan yang terjadi di PSSI. Untuk itu, kita akan membahas permasalahan ini dalam rapat yang melibatkan Komisaris dan Direksi PT PBB," ujar salah seorang Komisaris PT PBB, Kuswara S. Taryono kepada wartawan, Minggu (23/10).

Pembahasan dalam pertemuan Komisaris dan Direksi PT PBB akan difokuskan pada kemungkinan terjadinya dualisme kompetisi, yakni Liga Prima Indonesia (LPI) dan Liga Super Indonesia (LSI) yang diprakarsai kelompok 13.

"Kemungkinan adanya dua kompetisi yakni LPI dan LSI akan kita bahas secara medalam dalam pertemuan itu," ungkapnya.

Dijelaskan Kuswara, pertemuan ini juga akan membahas mengenai batas akhir pendaftaran pemain untuk mengikuti Liga Prima Idonesia (LPI) yaitu pada tanggal 26 Oktober, seperti yang sudah ditetapkan PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS).

"Semuanya akan dibahas dalam pertemuan, termasuk masalah batas akhir pendaftaran pemain pada tanggal 26 Oktober," katanya.

Apa yang dilakukan Persib Bandung merupakan sikap proaktif terkait dengan permasalahan yang berkembang di tubuh PSSI, demi persepakbolaan Indonesia.

"Kita ingin sepak bola di Indonesia berjalan dengan bagus tanpa ada konflik," tambahnya.

Sementara itu, mengenai keikutsertaan Persib di ajang Island Cup 2011, Kuswara baru mendengarnya secara lisan. Ia mengaku tidak mengetahui apakah Persib diundang atau tidak untuk mengikuti Inter Islands.

"Sampai saat ini kita belum menentukan sikap, karena kita baru mendengarnya secara lisan saja," tandasnya.

Banci

Sikap netral Persib dalam menyikapi kelompok 10 dan 13 dinilai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, drg. Toni Apriliani merupakan langkah banci. Sebagai tim yang besar seharusnya Persib memilih salah satu kelompok.

"Saya menilai sikap Persib banci. Persib harus memilih apakah akan ikut ke kelompok 10 atau 13," ujar Toni kepada wartawan di rumahnya, Jln. Merak Ngibing Bandung, Minggu (23/10) malam.

Dijelaskan Toni, sikap yang diambil Persib sangat disayangkannya. Seharusnya Persib mengambil sikap yang tegas dan memilih satu kelompok.

"Persib seharusnya bersikap tegas dalam menyikapi permasalahan ini. Jangan sampai bersikap netral seperti yang diambil saat ini, "ungkapnya.

Apalagi jika kembali kepada aturan sesuai dengan hasil kongres di Bali Januari 2011, peserta kongres sepakat jika jumlah peserta kompetisi teratas di Indonesia sebanyak 18 tim. Sedangkan saat ini, PSSI menggulirkan 24 tim yang menyebabkan adanya pro dan kontra dari klub.

"Kalau sesuai aturan kongres Bali tanggal 21-22 Januari 20-11 maka peserta kompetisi harusnya berjumlah 18 tim, bukan 24 seperti sekarang," kata Toni.

Apalagi dalam kongres tersebut, lanjut Toni, Persib berada di barisan terdepan yang menyuarakan supaya jumlah tim peserta kompetisi sebanyak 18 tim. Namun pada saat ini, Persib lebih memilih netral.

"Saya masih menyimpan daftar hadir dan notulasi hasil rapat. Dalam kongres di Bali, Persib paling keras dan lantang menyuarakan kompetisi diikuti 18 tim," terangnya.

Berkaca dari hasil kongres tersebut, seharusnya Persib konsisten dalam pendiriannya dan tetap memegang aturan yang telah diputuskan.

"Kalau kita taat asas, maka hasil kongres di Bali harus dijalankan. PSSI harus kembali kepada aturan dan insya Allah sepak bola Indonesia akan selamat," tegasnya.

Diakuinya, anggota Komite Eksekutif PSSI akan menggelar rapat pada Selasa (25/10) untuk membahas permasalahan dualisme ini. Namun secara pribadi, ia tetap pada pendiriannya, kompetisi tertinggi di Indonesia harus sesuai aturan, yakni 18 tim.

"Saya ingin PSSI kembali pada aturan, sehingga tidak ada lagi kompetisi tandingan. Saya ingin kompetisi ini hanya satu saja dan diikuti 18 tim," tegasnya.

Sumber: Galamedia
By: BP

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger