Pelatih Persib Bandung, Drago Mamic mendukung sikap netral manajemen terkait kisruh liga musim ini yang terbagi menjadi dua kubu. Hal itu untuk menghindari kepentingan kelompok atau pribadi dalam persepakbolaan Indonesia.
"Saya sangat dukung sikap Persib yang tidak masuk kubu 10 klub atau kubu 14 klub. Persib lebih baik bersikap netral," kata Drago di Stadion Siliwangi, Rabu (19/10) lalu.
Diungkapkan, saat ini sepak bola Indonesia termasuk liga yang tengah dalam sorotan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan Konfederasi Sepak Bola Internasional (FIFA). Oleh karenanya, keputusan PSSI memang harus didukung.
"Jangan sampai kita terbawa oleh kepentingan pribadi yang hanya akan merugikan Persib," katanya.
Seperti diketahui, saat ini kisruh PSSI khususnya tentang bergulirnya Liga Indonesia masih berlanjut. Kubu 10 klub tetap akan menggelar liga di bawah bendera PT Liga Prima Indnesia Sportindo (PT LPIS). Sedangkan kubu 14 klub menolak jika liga digulirkan oleh PT LPIS. Kubu ini menganggap PT Liga Indonesia yang berhak menjadi pengelola liga. Selain itu, kubu 14 klub juga menginginkan liga hanya diikuti 18 klub.
Meski bersikap netral, Persib sebenarnya sempat diklaim berada di kubu 14 klub. Dan meski bersikap netral, Manajer Persib Bandung, H. Umuh Muctar tetap berkeyakinan liga mendatang hanya akan diikuti 18 klub.
"Menurut saya liga pasti hanya akan diikuti 18 klub. Lihat saja nanti," katanya.
Sebelumnya Umuh merasa keberatan jika liga diikuti 24 klub. Selain karena membebani anggaran, jumlah peserta liga yang terlalu banyak bisa membuat mutunya menurun. Apalagi 6 tim tambahan sebelumnya tidak mengikuti Liga Super Indonesia.
"Klub tambahan itu tidak jelas. Kasihan tim-tim yang telah berjuang untuk tetap bertahan di liga, juga tim Divisi Utama yang telah berjuang habis-habisan untuk bisa naik kasta," kata Umuh.
Sumber: Galamedia
By: BP
0 comments:
Post a Comment