9 October 2011
BANDUNG – Nahkoda Maung Bandung – julukan Persib – Drago Mamic menginginkan agar para pemain sayap bermain lebih agresif. Pasca ujicoba menghadapi klub lokal Saint Prima, Sabtu (8/10), Drago mengaku masih menghadapi situasi yang kurang menyenangkan. Dia menginginkan para pemain menuruti pola permainan yang diterapkannya.
“Bisa dilihat bagaimana saya hanya memposisikan pemain sebagaimana posisinya. Dengan pertandingan ini bisa melihat pemain yang bisa beradaptasi dan mengikuti instruksi. Saya ingin menentukan pola permainan, bukan pemain yang memilih pola permainan,” tutur Drago ditemui wartawan di Lobi Apartemen Braga Bandung. Pada laga tersebut Persib menang 4-0 atas tim akademi sepakbola tersebut.
Meski tidak diperkuat lima pilar Persib yang memperkuat tim nasional, Drago mengaku hal itu bukan masalah penting. “Justu jadi kelebihan untuk pemain yang ada sekarang. Ketika memasukan pemain di babak kedua pola permainan sudah terlihat. Saya mengubah (Miljan) Radovic ke sayap dan Dudi (Sunardi) ke tengah. Pemain mungkin tidak sadar. Tapi itulah konsep yang saya inginkan,” papar pelatih berpaspor Kroasia.
Dari pantauan wartawan, memang sang pelatih menerapkan konsep bermain dengan mengandalkan gelandang sayap. Atep mengisi di sayap kanan sedangkan Dudi masih perlu berganti posisinya dengan pemain lain. “Dua gelandang cukup bagus hari ini,” terangnya.
Namun dia mencermati gelandang Budiawan kurang optimal bermain. “Dia masih perlu beradaptasi dan kerap kehilangan bola. Kesalahan teknis yang dibuat Budiawan tidak perlu. Pada permainan tadi dia kehilangan 9 bola dari 10 kali percobaan mengumpan,” bebernya.
Sebelum pertandingan, Drago sudah mengingatkan agar pemainnya tersebut tidak memberi bola paralel. “Budiawan tidak boleh turun ke bawah karena posisinya sebagai pemain tengah. Kenapa dia harus turun kepada Maman? Seharusnya tinggal meminta bola saja. Pemain muda itu bersemangat tapi terlalu bersemangat akhirnya kurang baik,” tukasnya dengan rawut wajah kecewa.
Menurutnya, saat menentukan pemain untuk laga resmi, dia akan menyiapkan 18 pemain terpilih untuk mengikuti pertandingan persahabatan. Hal itu dilakukan karena petimbangan teknis menghadapi kompetisi. Selanjutnya, dia membutuhkan lawan tanding sekali dalam untuk mengasah skuad utamanya.
Menyoal emosi para pemain, Drago memuji sekaligus memperingatkan pasukannya. “Anda bisa melihat tadi ada pemain lawan yang menyulut tim kami dan dia diberi kartu merah. Saya minta pemain jangan bereaksi berlebihan. Bermain emosional akan merugikan diri sendiri dan tim secara keseluruhan,” jelasnya.
Saat ditanya soal persiapan untuk selama satu minggu ke depan sebelum pertandingan perdana, Drago memberikan bocoran. Dia mengaku masih mematangkan taktik para pemain Pangeran Biru. “Saya harus bekerja keras untuk mengolah taktik. Apalagi kehadiran pemain timnas yang baru memperkuat tim baru bisa menyusul pekan depan,” tutupnya.
Sumber: OkeZone
By: BP
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment