Persib Bandung mengakhiri Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011 dengan menempati peringkat ketujuh, setelah pada laga pamungkasnya mengalahkan Deltras Sidoarjo 4-0 (2-0) di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kab. Bandung, Minggu (19/6).
Meskipun gagal memenuhi target juara seperti yang dicanangkan manajemen di awal musim, puluhan ribu bobotoh tetap berpesta menyambut kemenangan di pengujung kompetisi ini.
Empat gol kemenangan Persib yang bersarang ke gawang Deltras yang dikawal Usman Pribadi ini, disumbangkan Rachmat Afandi pada menit 21, Airlangga menit ke-31 dan 85, dan Cristian Gonzales menit ke-60. Dengan tambahan tiga poin itu, Persib berada di peringkat ketujuh klasemen akhir dengan mengumpulkan nilai 39, hasil 11 kali menang, 6 seri, dan 11 kali kalah.
Pesta kemenangan bobotoh langsung meledak begitu wasit Armando Pribadi (Sleman) meniupkan peluit panjang tanda laga berakhir. Selain menyanyikan yel-yel kemenangan serta menyalakan kembang api, ribuan bobotoh pun bersorak, berjingkrak, dan ada juga yang menyerbu ke tengah lapangan. Sadar akan adanya serbuan bobotoh, para pemain dan ofisial tim langsung berlari mengamankan diri menuju ruang ganti pemain. Ribuan bobotoh pun dihalau aparat keamanan.
Di ruang konferensi pers, pelatih Daniel Roekito mengaku sangat bersyukur bisa memenuhi janjinya untuk memberikan kemenangan kepada bobotoh di laga pamungkasnya. "Saya sangat bersyukur atas kemenangan ini. Terima kasih atas dukungan bobotoh yang sangat luar biasa," katanya.
Dari kubu Deltras, pelatih Nus Yadera mengatakan, sebelum pertandingan para pemainnya sempat mengancam akan mogok bertanding. "Tapi setelah dijanjikan pengurus kalau gaji mereka selama 10 bulan akan dibayar pada hari Senin (20/6) atau paling lambat Selasa (21/6), para pemain akhirnya mau bertanding. Meskipun demikian, saya lihat pertandingan tetap berjalan dalam tempo cepat. Persib lebih beruntung karena bisa memanfaatkan peluang," katanya.
Seperti yang sudah dijanjikannya, Daniel menurunkan formasi berbeda dari biasanya. Penjaga gawang Markus Horison Rihihina dan Isnan Ali tidak masuk line-up. Cristian Gonzales, Matsunaga Shohei , dan Hilton Moreira pun hanya duduk di bangku cadangan.
Setelah lebih banyak melakukan ball position, Persib membuka keunggulan melalui gol yang diciptakan Rachmat Afandi pada menit 21. Untuk menaklukkan penjaga gawang Deltras Usman Pribadi, Fandi harus berjibaku dan melakukan dua kali tendangan jarak dekat.
Pacu adrenalin
Gol Fandi ini cukup memacu adrenalin Eka Ramdani dan kawan-kawan. Hasilnya, pada menit 31, Airlangga menggandakan keunggulan Persib. Seperti halnya Fandi, Airlangga pun harus jatuh bangun untuk mencetak gol yang berawal dari tendangan bebas tidak langsung Miljan Radovic ini.
Empat menit sebelum turun minum, Airlangga nyaris menambah keunggulan Persib, andai saja sontekannya tidak melebar. Di pengujung babak pertama, Deltras mendapatkan satu-satunya peluang matang melalui tendangan Satyo Husodo. Tapi tendangan Satyo bisa dihalau penjaga gawang Cecep Supriyatna.
Di awal babak kedua, Daniel menarik Yudi Khoerudin untuk digantikan Gonzales. Dampaknya, formasi berubah dari 3-5-2 menjadi 4-4-2. Pada menit ke-53, pemain muda kedua, Dias Angga Putra yang ditarik digantikan Gilang Angga Kusumah.
Meski skema permainan sempat sedikit kacau, Persib berhasil menambah keunggulan lewat tandukan Gonzales, memanfaatkan tendangan bebas Radovic dari sektor kiri pertahanan Deltras pada menit 60.
Belum puas dengan keunggulan 3-0, Daniel memasukkan Matsunaga menggantikan Fandi pada menit 65. Menit ke-70, Gonzales nyaris mencetak gol keduanya jika sontekannya tidak membentur tiang gawang.
Lima menit berselang, tendangan keras Radovic masih bisa diselamatkan Usman. Persib akhirnya menggandakan keunggulan menjadi 4-0 melalui gol Airlangga menit ke-85. (B.82/B.98)**
Sumber: Galamedia
By: BP
0 comments:
Post a Comment