Spekulasi kalau Persib Bandung bakal ditangani pelatih anyar pada musim depan semakin menguat. Karena merasa gagal mengangkat prestasi tim kebanggaan bobotoh ini, Daniel pun menyatakan siap jika manajemen tim Persib mendepaknya pada Liga Super Indonesia (LSI) 2011/2012.
"Meskipun sudah berusaha memberikan yang terbaik, saya merasa tidak bisa membawa tim ini menjadi lebih baik. Jadi, apa pun keputusan manajemen, termasuk jika akhirnya saya didepak, saya tidak akan sakit hati," kata Daniel usai memimpin sesi latihan pagi di Stadion Siliwangi Bandung, Jumat (10/6).
Sebelumnya, pelatih yang mengantarkan Persik Kediri menjuarai Liga Indonesia (LI) XII/2006 ini sempat mengungkapkan, dirinya merasa gagal di Persib. Menurutnya, kegagalan yang dialaminya bukan dalam hal perbaikan sisi teknis, melainkan segi fundamental pemain yaitu menyangkut mental dan kedisiplinan pemain.
"Kalau soal teknis, para pemain Persib di atas rata-rata nilai 7. Tapi, ada persoalan mental yang gagal saya perbaiki," kata mantan pelatih Persiba Balikpapan ini.
Daniel mencontohkan, pada saat latihan, hampir semua pemain bisa menjalankan instruksinya dengan baik. Para pemain, katanya, juga bisa tampil dengan sepenuh hati. "Tapi, pada saat pertandingan, semuanya bisa berbeda. Para pemain harus terus diingatkan sepanjang pertandingan. Persoalan mental ini akan menjadi salah satu isi laporan saya nanti kepada manajemen," katanya.
Berdasarkan catatan "GM", Daniel yang datang menggantikan pelatih Jovo Cuckovic dibebani tugas berat mengangkat prestasi tim yang saat itu tengah berada di posisi juru kunci. Seperti pernah dituturkannya, tugas paling berat yang harus diembannya adalah menyembuhkan penyakit yang sudah lama menjangkiti para pemain Persib, yaitu menyangkut spirit bertanding, kedisiplinan, dan hal-hal lain terkait persoalan mental.
Lebih baik
Hingga menyisakan dua laga, Daniel sudah memimpin Persib dalam 21 laga dengan rekor 8 kali menang, 5 seri, dan 8 kalah. Kalau dipersentasekan, raihan poin 29 selama dipimpin Daniel hanya berada di angka 46,03 dari total nilai 63. Namun, dibandingkan persentase raihan poin dalam 5 laga di bawah pimpinan Jovo, persentase raihan poin Daniel mengalami peningkatan. Sebab, dari lima laga yang dipimpinnya, Jovo hanya meraup nilai 4 atau berada di angka 26,67%.
Tanda-tanda bakal perginya Daniel ini telah memunculkan spekulasi baru tentang sosok pelatih yang bakal menangani Persib pada musim depan. Sejauh ini, meski mengaku sudah mengantongi sejumlah kandidat, manajemen tim Persib masih merahasiakan daftar kandidat pelatih musim depan. "Tunggu saja nanti setelah kompetisi selesai," kata Manajer Persib, H. Umuh Muchtar. (B.82)**
Sumber: Galamedia
By: BP
0 comments:
Post a Comment