21 June 2011
MESKI telah memasuki usia 35 tahun, namun penjaga gawang Persib Bandung, Cecep Supriatna ternyata belum berniat untuk gantung sepatu. Pemain paling senior di Persib ini mengaku akan terus bermain di Liga Super Indonesia (LSI).
Di LSI 2010-2011 yang baru berakhir Minggu (19/6), Cecep pun mengaku cukup puas dengan penampilannya. Meski hanya menjadi kiper kedua setelah Markus Horison, Cecep memperoleh kepercayaan lebih banyak dibandingkan musim sebelumnya. Pada musim ini, Cecep sempat berlaga di 8 pertandingan atau selama 745 menit. "Dibandingkan musim lalu, musim ini saya memang lebih banyak bermain. Ini cukup menggembirakan untuk saya," kata Cecep.
Di beberapa musim terakhir, Cecep memang memiliki saingan yang cukup berat. Pada musim LSI 2009-2010, Cecep harus bersaing dengan penjaga gawang Thailand, Sinthaweechai "Kosin" Hathairattanakool.
Namun setelah masa pinjam Kosin habis, Cecep kembali hanya bersaing dengan penjaga gawang utama timnas Indonesia, Markus Horison. Akibat persaingan ketat, Cecep pun sulit untuk mengulang puncak kariernya yang terjadi pada LI XI/2005. Ketika itu, Cecep mencatat rekor tak tergantikan dalam 25 laga yang dimainkan Persib sepanjang musim itu.
Cecep mengaku belum mengetahui di tim mana ia akan bermain pada musim depan. Namun, Cecep berharap bisa tetap membela Persib. Bahkan Cecep berharap bisa mengakhiri karier sepak bolanya di Persib. "Mudah-mudahan bisa terus di Persib. Jika manajemen ingin saya terus berada di Persib, saya akan sangat senang," katanya.
Satu hal yang membuat Cecep merasa betah di Persib yaitu dukungan dari para bobotoh. Baginya, kehadiran bobotoh sangat memberikan semangat baginya untuk tampil prima di setiap laga.
Untuk itu, Cecep pun mengaku berterima kasih kepada bobotoh yang telah mendukungnya selama ini. "Saya ucapkan terima kasih kepada bobotoh yang sudah mendukung meskipun Persib tidak dapat memenuhi target juara," ujar "Si Gegep", sebutan Cecep.
Khusus di laga pamungkas di LSI 2010-2011, Cecep juga mengaku sangat gembira karena diberi kepercayaan untuk menjadi palang pintu terakhir Persib. Terlebih pada laga kemarin, gawangnya tidak kebobolan oleh lawan.
Tetapi, Cecep pun mengaku sempat khawatir di pertandingan melawan Deltras Sidoarjo di Stadion Si Jalak Harupat Kab. Bandung, Minggu (19/6) lalu. Pasalnya, di laga tersebut ia jarang memperoleh tekanan dari pemain Deltras. "Justru yang saya takutkan adalah saya jarang mendapat bola, tapi sekalinya dapat bola, kebobolan. Untungnya itu tidak teradi," katanya.
Semoga saja Cecep terus bisa mempertahankan stamina dan penampilannya. Sehingga, keinginannya untuk tampil kembali bersama Persib musim depan bisa terlaksana. (brilliant awal/"GM")**
Sumber: Galamedia
By: BP
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment