18 May 2011
BLK. FACTORY,(GM)-
Persib Bandung harus mengambil hikmah dari hasil uji coba melawan tim Pra-PON Nusa Tenggara Barat (NTB) di Stadion 17 Desember Mataram, Minggu (15/5). Salah satunya, Persib tidak boleh lagi menganggap enteng setiap lawan yang akan dihadapinya.
Dalam pertandingan uji coba tersebut, Persib sempat tertinggal dua gol oleh tim Pra-PON NTB. "Persib memang akhirnya menang. Tetapi, Persib sempat tertinggal dua gol lebih dulu oleh lawan. Itu kemungkinan karena Persib menganggap enteng lawan yang dihadapinya," ujar mantan pemain Persib Bandung, Bambang Sukowiyono, Selasa (17/5).
Menurut Sukowiyono, laga yang dilalui Persib di Mataram itu memang hanya uji coba. Namun, bukti Persib sering menganggap enteng lawan telah terjadi beberapa kali. Terakhir yaitu saat Persib harus menyerah 0-1 atas PSPS Pekanbaru di Stadion Si Jalak Harupat, Kab. Bandung, 18 April lalu.
Untuk itu, Sukowiyono berharap, di sisa pertandingan Liga Super Indonesia, Persib tidak lagi melakukan kesalahan serupa. Berdasarkan klasemen sementara LSI, calon lawan yang akan dihadapi memang berada di bawah Persib. "Tetapi setiap pertandingan sebenarnya harus dianggap final. Semua pertandingan harus dihadapi dengan serius," kata Sukowiyono.
Sukowiyono mengatakan, setelah uji coba di Mataram, seharusnya para pemain Persib bisa lebih fresh. Karena jika pertandingan lebih bersifat fun game, bisa menghilangkan kejenuhan para pemain yang selama ini harus fokus pada padatnya jadwal liga. "Kondisi itu harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk laga berikutnya," katanya.
Seperti diketahui, tiga calon lawan Persib di akhir musim ini yaitu Persiba Balikpapan (28/5), Persela Lamongan (16/6), dan Deltras Sidoarjo (19/6). Ketiga tim tersebut memang berada di bawah Persib. Namun, Persiba dan Persela memiliki peluang untuk menyalip Persib. Persiba memiliki nilai 29 dari 23 kali main. Persela memiliki nilai 32 dari 22 kali main. Sedangkan Persib memiliki nilai 33 dari 25 kali main. "Tiga laga sisa tetap penting bagi Persib. Bagaimanapun posisi Persib jangan sampai turun," ujar Sukowiyono.
Menganggap sepele
Sementara itu sebelumnya, pelatih Persib Bandung, Danile Roekito pun mengakui anak asuhnya sempat menganggap remeh lawan saat uji coba lalu. Untungnya, para pemain kembali termotivasi untuk memperoleh kemenangan. Sehingga, Persib mampu mengejar dengan dua gol Hilton Moreira dan Cristian Gonzales.
"Terlalu menganggap sepele, makanya di babak kedua saya kasih motivasi anak-anak. Malu kalau kita sampai kalah. Akhirnya pemain yang masuk di babak dua semuanya punya motivasi," kata Daniel.
Daniel mengatakan, tujuan utama Persib ke Mataram sebenarnya hanya rekreasi saja. Uji coba bukan prioritas utama. Bahkan Persib juga tidak melakukan latihan khusus untuk menghadapi tim perwakilan NTB itu.
"Ya, kita juga ke sini tujuan awalnya hanya rekreasi saja, jadi kita tidak lakukan latihan khusus, saya mau pemain enjoy saja selama di sini. Asal nanti di Bandung harus serius lagi," katanya. (B.98)**
Sumber: Galamedia
By: BP
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment