Umuh Dipaksa Mundur dari Dirut Persib

23 March 2011 STD. SILIWANGI,(GM)-
Terhitung sejak 25 Mei 2011, H. Umuh Muchtar sudah tidak menjabat lagi sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Persib Bandung Bermartabat (PBB). Sebab, Umuh ternyata sudah menandatangani surat pengunduran diri, yang disodorkan komisaris dan pemegang saham mayoritas PT PBB pada pekan lalu.

Hal tersebut diumumkan secara langsung oleh Umuh kepada wartawan, usai sesi latihan pagi di Stadion Siliwangi Bandung, Selasa (22/3). "Saya sudah tidak lagi menjadi Direktur Persib. Tapi mulai tanggal 25 Mei nanti. Saya sudah menandatangani surat pengunduran diri yang mereka sodorkan, pada saat perayaan ulang tahun Persib yang ke-78 (15 Maret 2011, red)," kata Umuh.

Dikatakan Umuh, ia terpaksa menandatangani surat pengunduran diri yang disodorkan kepadanya, karena ada ultimatum dari pihak pemegang saham mengenai dana talangan yang sudah dikucurkannya untuk Persib dalam lima bulan terakhir.

"Mereka bilang, dana pribadi yang sudah saya keluarkan untuk menalangi kebutuhan Persib selama ini akan diganti, apabila saya mau menandatangani surat pengunduran diri. Jika tidak, uang itu tidak akan diganti. Saya kecewa, karena merasa dipaksa untuk mundur," katanya.

Dana talangan

Dijelaskan Umuh, dana talangan yang sudah ia keluarkan untuk berbagai kebutuhan Persib, termasuk gaji bulanan pemain mencapai Rp 5,7 miliar. "Saya terpaksa tanda tangan karena ingin uang saya kembali. Selain dana Rp 2 miliar dari sponsor yang sudah saya ambil, dana sisanya sudah dibayar setelah saya tanda tangani surat pengunduran diri itu," katanya.

Yang membuat Umuh kecewa dan merasa dipaksa lagi adalah sudah adanya tanda tangan komisaris, sebelum ia menandatangani surat pengunduran diri yang disodorkan kepadanya. "Harusnya 'kan yang menandatangani itu yang mengundurkan diri dulu, baru disetujui komisaris. Tapi, ini malah sebaliknya," tegasnya.

Mengenai posisinya sebagai manajer tim Persib, Umuh mengaku belum tahu apakah masih akan dijabatnya atau tidak. "Soal manajer tim, saya juga belum tahu," tegasnya.

Tentang kepemilikan saham mayoritas, Umuh mengatakan, pihak konsorsium masih menguasai sebesar 70 persen. "Namun, yang juga saya baru tahu, kepemilikan saham sebesar 70 persen itu pun sudah berpindah tangan. Dulu, yang saya tahu hanya Pak Glen (Sugito), ternyata sekarang ada pemegang saham baru," kata Umuh lagi.

Ketika ditanya dari mana hitung-hitungan hingga muncul komposisi saham 70-30 persen itu, Umuh pun mengaku tidak terlalu mengerti. "Sejak awal, mereka itu hanya ingin membantu. Tapi, saya tidak tahu kenapa mereka jadi menguasai saham 70 persen. Padahal, Persib itu tidak ada nilainya," kata Umuh.

Ketika dikonfirmasikan, salah seorang komisaris PT PBB, Kuswara S. Taryono, S.H., M.H. mengaku bisa memahami penjelasan yang sudah diungkapkan Umuh. Namun, untuk penjelasan resmi secara detail dari PT PBB terkait pengunduran diri Umuh ini, Kuswara mengatakan, hal itu akan diagendakan secara khusus.

"Untuk saat ini, kita masih ingin fokus menghadapi pertandingan melawan Persiwa dan Persipura. Untuk penjelasan secara detail, mungkin kita akan memilih timing yang pas nanti," katanya. (B.82)**

Sumber: Galamedia
By: BP

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger