7 March 2011
BLK. FACTORY,(GM)-
Terlepas dari kepemimpinan wasit Armando Pribadi yang dinilai merugikan, Persib Bandung harus memperbaiki konsentrasi para pemainnya. Gol balasan Semen Padang di waktu injury time, diduga akibat kosentrasi pemain yang menurun.
"Jika konsentrasi pemain tidak terganggu, gol balasan tersebut seharusnya tidak perlu terjadi. Ini yang harus diperbaiki Persib," ujar mantan pemain Persib Bandung, Nandang Kurnaedi kepada "GM", Minggu (6/3).
Diungkapkan Nandang, harus diakui wasit yang memimpin laga Semen Padang kontra Persib memang telah menggangu konsentrasi para pemain. Tambahan waktu 6 menit merupakan hal tak lazim. Selain itu, permainan keras Semen Padang juga turut membuat konsentrasi pemain pecah.
"Hal ini yang tidak boleh terulang. Pemain harus mampu berkonsentrasi sejak awal hingga akhir pertandingan," tuturnya.
Hal itu juga terkait mental para pemain. Diakui Nandang, mental para pemain Persib memang telah mengalami peningkatan dibanding pertandingan sebelumnya. Suntikan tiga pemain baru ternyata membawa dampak positif.
"Tetapi mental pemain Persib terlihat sedikit menurun di menit-menit akhir. Padahal itu merupakan masa kritis bagi tim yang tengah memimpin. Ini juga harus kembali diingatkan oleh pelatih," ujar Nandang.
Oleh karenanya, Nandang meminta agar wasit tidak terlalu dijadikan alasan. "Kita semua tahu kualitas wasit Liga Super Indonesia. Oleh karenanya kita harus siap dan tidak menjadikannya sebagai alasan," tegasnya.
Kendati demikian, hadirnya tiga pemain baru, Abanda Herman, Matsunaga Shoei, dan Miljan Radovic mampu membawa Persib ke posisi yang lebih baik.
"Kini tinggal perlu ditingkatkan kerja sama antarpemain. Matsunaga sudah sangat menonjol. Itu memberikan dampak positif bagi tim. Jika bisa lebih ditingkatkan maka Pesib akan lebih baik lagi," tukasnya. (B.98)**
Sumber: Galamedia
By: BP
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment