22 March 2011
STD. SILIWANGI,(GM)-
Ketika kepemimpinannya di lapangan sangat dibutuhkan tim, gelandang Eka Ramdani malah diragukan tampil pada saat Persib menjamu Persiwa Wamena di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kab. Bandung, Kamis (24/3).
Kondisi meragukan itu terjadi setelah Eka mengalami cedera pinggang pada saat melakukan latihan individual di Stadion Persib, Jln. A. Yani Bandung, Senin (21/3) pagi.
Akibat cedera yang dialaminya, Eka tidak bisa bergabung dengan para pemain Persib lainnya pada sesi latihan di Stadion Siliwangi Bandung pada sore harinya. Dari pinggir lapangan, gelandang tim nasional Indonesia ini hanya menyaksikan rekan-rekannya berlatih.
Ditemui usai latihan, Eka tidak bisa memastikan apakah dirinya bisa main lawan Persiwa atau tidak. "Soal bisa main atau tidak, saya belum tahu. Tapi mudah-mudahan besok (hari ini, red) saya sudah bisa latihan lagi," katanya.
Dokter tim Persib, dr. Rafi Ghani mengatakan, Eka membutuhkan terapi untuk mempercepat pemulihan cederanya. " Dengan terapi, Eka diharapkan bisa pulih dan main," kata Rafi.
Krisis pemimpin
Cederanya Eka membuat pelatih Persib, Daniel Roekito menyimpan kekhawatiran. Pasalnya, mantan pelatih Persiba Balikpapan sangat membutuhkan kepemimpinan Eka di lapangan. Karena itu, Daniel sangat berharap cedera Eka bisa pulih sebelum laga melawan Persiwa.
"Tidak ada pemain lain di Persib yang memiliki jiwa kepemimpinan seperti Eka. Tanpa Eka, komunikasi para pemain di tengah lapangan seperti menghadapi kendala. Itulah yang saya butuhkan dari seorang Eka. Karena itu, saya sangat berharap Eka tetap bisa main," kata Daniel.
Menurutnya, sebelum mengalami cedera pinggang, ia juga tidak bisa memaksimalkan peran Eka dalam tiga laga pertama di putaran kedua Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011 karena cedera lain yang dialami gelandang yang akrab disapa Ebol ini. Dalam tiga pertandingan itu, Eka selalu dimasukkan Daniel di babak kedua. (B.82)**
Sumber: Galamedia
By: BP
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment