5 February 2011
CIMAHI,(GM)-
Meski sempat melontarkan pernyataan mental bertanding pemainnya lemah, namun pelatih Persib Bandung, Daniel Roekito meyakini jika hal itu tidak terjadi pada semua anak asuhnya. Daniel menilai pemain lokal masih memiliki mental dan semangat tinggi.
"Tidak semua pemain saya seperti yang dibayangkan. Saya masih salut dengan pemain lokal. Mereka masih memiliki semangat dan mental bertanding yang bagus," kata Daniel usai memimpin latihan Persib Bandung di Lapangan Pusdikpom, Cimahi, Jumat (4/2).
Daniel mengaku lebih mengetahui hal tersebut dibandingkan pihak lain. Menurutnya, ia sering berdialog dengan para pemain lokal. "Para pemain itu curhatnya ke saya. Jadi saya tahu persis bagaimana mereka. Mereka masih bermain sepenuh hati," tegas mantan pelatih Persiba Balikpapan ini.
Meski secara tegas pernah mengeluhkan kondisi mental para pemain yang lemah, namun Daniel enggan menyebutkan siapa saja yang mengalami hal itu. "Saya tidak ingin menyebutkan nama. Kalau disebut satu, nanti minta satu lagi, dan begitu seterusnya. Saya sebenarnya tidak ingin lagi membicarakan itu," tuturnya.
Seperti diberitakan "GM", Jumat (4/2), Daniel mengakui penampilan buruk pasukannya. Menurutnya, jadwal padat, kelelahan dalam perjalanan, konsentrasi dan mental bertanding menjadi penyebab buruknya performa pasukannya. Namun, pelatih yang mengantarkan Persik menjadi juara LI XII/2006 ini menunjuk faktor mental bertanding sebagai kunci kekalahan besar Eka Ramdani dan kawan-kawan.
"Jika semangat, teknik bermain dan nama besar tidak ditunjang mental bertanding serta semangat yang membara, saya pikir sehebat apa pun tim tersebut, pasti akan kesulitan menghadapi ujian berat," ujar Daniel.
Sejumlah mantan pemain Persib pun mengaku kecewa dengan penampilan Persib. Penampilan Persib yang bermaterikan pemain timnas Indonesia dan Singapura serta sejumlah pemain bintang lainnya, ternyata masih jauh dari yang diharapkan. Bukan hanya pada saat tandang, untuk menang di laga kandang pun Persib sudah mulai sulit. Stadion Siliwangi yang dahulu angker kini sudah sangat bersahabat dengan musuh. (B.98)**
Sumber: Galamedia
By: BP
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment