BANGKITKAN MOTIVASI PEMAIN

25 October 2010

BAIHAKKI DIPASTIKAN ABSEN SAAT HADAPI PERSIJA

PENYERANG Persib Bandung, Pablo Frances, dikawal ketat pemain belakang PSM Makassar, Jayusman Triasdi, pada pertandingan Liga Super Indonesia di Stadion Siliwangi Bandung, Sabtu (23/10). Pelatih Persib Jovo Cuckovic menilai, kekurangan pemainnya adalah penyelesaian akhir.* ANDRI GURNITA/"PR"

BANDUNG, (PR).-
Membangkitkan kembali motivasi pemain adalah langkah pertama yang akan dilakukan Pelatih Persib Bandung, Jovo Cuckovic, pascalaga kandang Persib kontra PSM Makassar di Stadion Siliwangi Bandung, Sabtu (23/10) lalu. Jovo mengatakan bahwa membangkitkan kembali motivasi pemain menjadi hal yang sangat penting untuk mengembalikan mental bermain anak asuhnya.

"Saya sangat memahami bahwa kekalahan ini sedikit banyak membuat mereka terpukul dan cukup memengaruhi mental para pemain. Untuk itu, saat ini yang harus saya lakukan adalah mengembalikan motivasi mereka," ujarnya, Sabtu (23/10).

Dengan membangkitkan motivasi pemain, menurut Jovo, kepercayaan diri juga akan kembali terbangun untuk menghadapi laga selanjutnya. Mengenai kesalahan-kesalahan yang dilakukan pemainnya saat menghadapi PSM, Jovo menuturkan bahwa dirinya akan terus membenahi kekurangan tersebut. Jovo menilai, kekurangan pemainnya adalah penyelesaian akhir.

Dia menuturkan, pemain masih berada di posisi yang salah sehingga umpan-umpan kurang bisa dimanfaatkan dengan baik. "Hal-hal seperti umpan satu-dua sentuhan sudah mereka lakukan dengan baik, tetapi penyelesaian akhir masih kurang karena posisi mereka dalam penyelesaian akhir kurang tepat," ujarnya.

Selain itu, menurut Jovo, kekurangan lainnya yang masih harus dibenahi adalah masalah taktik penyerangan dan bertahan. "Yang saya inginkan adalah ketika melakukan serangan semua pemain membantu. Namun, begitu lawan berbalik menyerang, semua pemain segera kembali, jangan sampai terlambat kembali ke barisan pertahanan. Tidak bisa hanya dengan satu atau dua pemain yang menyerang atau bertahan," tuturnya.

Dia menjelaskan bahwa hal tersebut selalu ditekankannya kepada pemain selama latihan. Namun, hal tersebut rupanya belum diterapkan dengan baik.

Selain itu, Jovo berharap, dalam kurun waktu satu minggu sebelum pertandingan tandang melawan Persija Sabtu (30/10), pemainnya tidak lagi dalam kondisi tidak komplet. "Sudah cukup dibuktikan dengan dua kali kekalahan karena pemain yang tidak komplet saat latihan," katanya.

Mengenai pertandingan melawan Persija nanti, Jovo mengatakan, tidak ada pertandingan yang mudah. "Semua pertandingan sama sulitnya, tidak ada perbedaan. Memang laga yang akan kita hadapi nanti adalah laga tandang. Saya hanya ingin pemain bermain dengan baik, dan tentunya selalu optimistis untuk menang," ujar pelatih berusia 61 tahun itu.

Pada laga nanti, pemain belakang Baihakki Khaizan dipastikan tidak dapat tampil. Namun, Jovo tidak menjadikannya suatu masalah. Menurut Jovo, dia masih memiliki pemain lain yang mampu menggantikan posisi pemain asal Singapura itu. "Saya tidak mengatakan siapa yang akan menggantikannya, tetapi perubahan komposisi pasti terjadi. Yang jelas saya akan melihat selama latihan nanti. Tentunya, pemain yang siap yang akan diturunkan," ujarnya.

Sementara itu, Baihakki tidak menyembunyikan kekecewaannya tidak dapat bertandingan melawan klub yang sempat diperkuatnya musim lalu. Namun, dia mengaku berpikir positif dan profesional. "Yang penting saya sudah bermain dengan maksimal dan sudah memberi yang terbaik. Selain itu, liga masih panjang," katanya. (A-197/A-176)***

Sumber: PR

By: BP

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger