SHAHRIL IZIN KE SINGAPURA, EKA DAN RAHMAT MASIH SAKIT
PARA pemain Persib berlatih mengontrol bola seusai menjalani pemanasan pada latihan pagi di Stadion Persib Jln. Ahmad Yani Bandung, Kamis (23/9). Beberapa pemain inti kemungkinan tidak akan bisa bertanding saat Persib menghadapi laga perdana melawan tuan rumah Persela Lamongan, Selasa (28/9) nanti.* ANDRI GURNITA/"PR"
BANDUNG, (PR).-
Beberapa pemain inti kemungkinan tidak akan bisa bertanding saat Persib menghadapi laga perdana Djarum Liga Super Indonesia melawan tuan rumah Persela Lamongan, Selasa (28/9) nanti. Ada tiga pemain yang diragukan bisa tampil pada laga perdana tersebut.
Asisten Pelatih Persib, Robby Darwis menjelaskan, pemain asal Singapura yang dikontrak terakhir, Shahril Ishak dipastikan tidak bisa tampil karena tengah mengurus surat-surat ke Singapura. Eka Ramdani dan Rachmat Afandi masih terus dipantau kesehatannya hingga sehari menjelang pertandingan, yaitu Senin (27/9) ini.
"Inginnya latihan terakhir kemarin itu kan coba untuk starter, tetapi kondisinya ada yang sakit. Jadi, untuk saat ini komposisi starter masih diubah-ubah. Nanti pada latihan Senin, kita lihat bagaimana perkembangan mereka," kata Robby sebelum bertolak ke Surabaya di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Minggu (26/9).
Persib bertolak ke Surabaya menggunakan Sriwijaya Air pukul 10.00 WIB, Minggu (26/9). Persib akan menghadapi Persela Lamongan, Selasa (28/9), dan Deltras Sidoarjo Sabtu (2/10).
"Dia (Shahril) pulang dulu dan berjanji akan menyusul ke Surabaya Senin. Dengan kondisi tersebut, rasanya sulit untuk memainkan dia. Shahril baru akan merumput pada pertandingan kedua Persib melawan Deltras Sidoarjo," ujar Robby.
Robby juga menjelaskan bahwa secara kesehatan Eka memang sudah tidak ada masalah, tetapi masih dalam masa peningkatan stamina. Sementara Rahmat Afandi masih masa pemulihan cedera otot kaki ringan.
Ditemui terpisah, Eka mengatakan, dia tidak masalah jika tidak dimainkan sebagai starter. "Memang kemarin sengaja enggak di tim rompi dulu, tetapi di tim pelapis. Soalnya secara fisik saya belum kembali (pulih) lagi, belum seperti temen-temen yang lain," katanya.
Eka berharap, pada latihan Senin ini dapat meningkatkan kualitas fisiknya. "Kalau masalah pertandingan Selasa nanti, itu terserah pelatih. Main enggak main, saya siap," katanya.
Siapkan mental
Memiliki catatan pertandingan yang kurang baik melawan Persela Lamongan pada musim sebelumnya tidak lantas membuat "Maung Bandung" patah arang. Namun, menurut Eka, Persib harus berjuang semaksimal mungkin untuk memberikan hasil yang terbaik.
"Jangan hanya mengharapkan bisa draw (imbang) di sana, atau hanya bisa menang satu kali. Jangan mengharapkan seperti itu. Kita harus menargetkan lebih. Kata-kata berupaya maksimal itu adalah untuk meningkatkan motivasi dan mental pemain," katanya.
Pelatih Persib Jovo Cuckovic mengatakan bahwa mentalitas pemain Persib memang perlu ditingkatkan. "Saya tidak mengatakan bahwa mental mereka jelek, tetapi memang perlu ditingkatkan," ujarnya.
Dia membenarkan bahwa dengan memiliki target tinggi pada kompetisi nanti dapat menjadi motivasi yang baik bagi pemain.
Jovo menyayangkan kendala tidak adanya pertandingan persahabatan yang dilakukan Persib selama persiapan menghadapi kompetisi. "Sebelum kompetisi itu baiknya melakukan sekitar delapan kali pertandingan uji coba. Akan tetapi, Persib sama sekali tidak. Turnamen di Palembang sebetulnya kesempatan, tetapi kurang maksimal karena pemain belum lengkap," tutur pria berusia 61 tahun itu.
Selain kendala uji coba, Jovo juga mengkritisi banyaknya perombakan pemain yang dilakukan tim. "Tidak hanya Persib, tetapi semua klub mengubah komposisi pemain. Itu tidak bagus untuk kekompakan tim. Di Eropa, pemain itu dikontrak empat musim," katanya.
Namun, di luar kendala tersebut, Jovo meyakinkan bahwa dirinya bersama tim pelatih selalu memberikan motivasi bagi semua pemain. (A-197)***
Sumber: PR
By: BP
0 comments:
Post a Comment