Pelatih Jovo Cuckovic yang baru beberapa hari menggantikan Darko-Daniel Janackovic memproyeksikannya untuk menempati posisi fullback di sektor kanan. Pertimbangannya, Baihakki bisa membantu serangan lewat sisirannya di sektor sayap kanan.
Meskipun demikian, seperti dituturkan asisten pelatih Robby Darwis, Baihakki termasuk pemain serbabisa. Di belakang, anggota skuad tim nasional Singapura ini pun bisa ditempatkan di posisi center back. "Bahkan, dalam keadaan memaksa, Baihakki bisa didorong ke depan menjadi gelandang bertahan," kata Robby.
Baihakki mengawali karir sepak bola profesionalnya bersama klub S-League, Geylang United pada tahun 2003. Bakat besarnya membawa dia langsung bisa menembus tim nasional, karena pada bulan Agustus 2003, Baihakki sudah memulai debut internasionalnya bersama tim Singapura ketika menghadapi Hong Kong dalam sebuah laga persahabatan.
Semusim bersama Geylang United, Baihakki hijrah ke Young Lions. Setelah kembali ke Geylang pada tahun 2008, Baihakki mencoba peruntungannya di Indonesia bergabung dengan Persija Jakarta. Meski gagal mengantarkan Persija juara, Baihakki tampil konsisten sepanjang musim. Ia tampil dalam 30 laga Persija sepanjang musim itu.
Penampilan Baihakki di Persija memikat pelatih Persib asal Prancis, Darko-Daniel Janackovic. Tanpa ragu, pelatih yang kini sudah diganti Jovo Cuckovic itu merekomendasikannya untuk direkrut manajemen klub. Baihakki berharap, tahun keduanya berkiprah di Liga Super Indonesia (LSI) bisa menghadirkan prestasi buat tim yang dibelanya, Persib Bandung. (endan suhendra/"GM")**
Sumber: Galamedia
By: BP
0 comments:
Post a Comment