INDRA THOHIR, "MANFAATKAN SISA WAKTU SEEFEKTIF MUNGKIN"
GELANDANG Persib Bandung Hariono (atas) melakukan pelemasan bersama para pemain lain seusai mengikuti latihan di Lapangan Sepak Bola UPI, Bandung, beberapa waktu lalu. Setelah Pelatih Daniel Janackovic terpilih, masalah baru mengenai pemain yang akan mengisi kekuatan Persib musim ini, kini kerap menjadi bahan spekulasi publik.* HARRY SURJANA/"PR"
BANDUNG, (PR).-
Pelatih Daniel Darko Janackovic melakukan pertemuan dengan manajemen Persib di salah satu hotel di Bandung, Selasa (3/8) malam. Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas program Persib menghadapi kompetisi 2010-2011. Topik pembahasan program, di antaranya soal pemain yang akan direkrut, dipertahankan, dan kontraknya tidak diperpanjang.
Nama-nama yang bakal dipertahankan sebelumnya telah muncul dalam pemberitaan media, di antaranya Atep, Eka Ramdani, Nova Arianto, Maman Abdurahman, Wildansyah, Markus Haris Maulana, Munadi, Hariono, dan Airlangga. Hingga pukul 22.30 WIB, kegiatan yang dihadiri Manajer Persib Umuh Muchtar dan Komisaris PT PBB Zainuri Hasyim masih berlangsung. Pertemuan tersebut juga membahas rencana program pemusatan latihan Persib.
Sementara itu, Persib Bandung saat ini dinilai masih belum lepas dari masa transisi sokongan APBD Kota Bandung menjadi perusahaan independen. Hal itu terlihat dari sejumlah persoalan yang timbul di tubuh Persib beberapa waktu terakhir, seperti pemilihan pelatih. Panglima Viking Ayi Beutik menuturkan hal itu ketika dihubungi "PR" melalui telefon selulernya, Selasa (3/8).
Menurut Ayi, setelah Pelatih Daniel Darko Janackovic terpilih, masalah baru mengenai siapa saja pemain yang akan mengisi kekuatan tim musim ini kini kerap menjadi bahan perdebatan sehingga muncul ke media.
Ia menilai, antara manajemen dan konsorsium Persib belum sepenuhnya beradaptasi menjadi perusahaan dengan dana yang tak terbatas. Akibatnya, timbul permasalahan seperti perbedaan pendapat mengenai pelatih meskipun pada akhirnya Janackovic yang terpilih.
"Dulu, ketika Persib lepas dari APBD menjadi perusahaan, ribetnya bukan main mengenai pemilihan pelatih hingga pemain. Musim kompetisi tahun kedua, antara manajemen dan konsorsiumnya terlihat masih kaget. Ya, saya lihat ini semua dalam tahap transisi. Semua ini proses dan saya cukup memahami dan memakluminya," ucap Ayi.
Menurut dia, masa transisi tersebut perlu segera distabilkan. Apabila tidak, kapan Persib akan menjadi lebih baik lagi. Padahal, dari segi pendanaan, Persib begitu berlimpah dan dipenuhi dengan materi pemain yang berkualitas.
Melihat kinerja konsorsium, Ayi tidak meragukan mereka yang berani menggelontorkan uang mencapai Rp 24 miliar. Dalam memutuskan hal tersebut dipastikan dengan pemikiran yang panjang. PT PBB pasti melakukan hal itu untuk mencapai tujuan yang terbaik juga untuk Persib.
Hal itu termasuk dengan pemilihan Janackovic sebagai arsitek tim musim kompetisi 2010-2011. Ia yakin, konsorsium tidak main-main dalam memutuskan pelatih yang akan menakhodai Persib ke depan. "Saya tidak mau berburuk sangka dengan pelatih yang terpilih. Kita tahu pelatih itu tidak ada tesnya. Kita melihat dari curriculum vitae-nya, Janackovic sempat menangani tim Aljazair. Itu bukan hal yang main-main. Aljazair adalah negara yang berhasil melaju ke Piala Dunia. Saya yakin dia bisa membawa perubahan, memang beda koki beda masakan," katanya.
Ia menambahkan, dengan Persib yang kini sudah dipegang oleh satu perusahaan tetap harus memercayakan salah satu komponennya dipegang oleh orang Bandung, sosok yang begitu memahami dan memiliki idealisme Persib. "Saat ini memang sudah ada, kita lihat minimal sosok seperti Manajer Persib sekarang, dia loyal," katanya.
Efektifkan waktu
Mantan Pelatih Persib yang membawa tim juara pada Liga Indonesia pertama, Indra M. Tohir mengatakan, belum adanya pergerakan pemain yang terpilih oleh Pelatih Persib saat ini merupakan hal yang wajar. Persib kini dipegang oleh perusahaan, masyarakat hanya bisa menunggu.
"Siapa pun itu tidak boleh masuk terlalu dalam dengan pemilihan pemain. Hal itu merupakan hak pelatih. Biar dia bekerja memilih pemain dan melatihnya untuk menghadapi musim kompetisi yang akan dihadapi pada pertengahan September nanti," katanya.
Legenda Pelatih Persib itu mengharapkan dengan sisa waktu jelang kompetisi, Janackovic bisa memanfaatkan waktu tersebut untuk mengompakkan tim. Sisa waktu tersebut harus diisi dengan latihan yang lebih efektif. Waktu tersebut dinilai normal atau cukup untuk mematangkan sebuah tim yang mengombinasikan pemain lama dan pemain baru pilihan pelatih. "Sepertinya dia (Janackovic) sudah tahu Persib, banyak informasi yang dia terima tentang Persib," ucapnya. (A-183)***
Sumber: PR
By: BP
0 comments:
Post a Comment